Langsung ke konten utama

Pengajian PCM Dau; Hakikat Puasa adalah Menahan

Drs. M. Nurul Humaidi, M.Ag saat memberikan taushiyah pada pengajian rutin PCM Dau, Ahad (28/04/2019)

Malangmu.or.id -- "Ramadhan, Bulan Perbaikan Diri" menjadi tema pengajian rutin Pimpinan Cabang Muhammadiyah Dau dalam rangka sambut bulan suci Ramadhan 1440H. Kegiatan yang bertempat di Cafe Pan Java Mulyoagung, Ahad 28 April 2019 menghadirkan Drs. M. Nurul Humaidi, M.Ag sebagai pemateri.

Tempat kegiatan yang tidak seperti biasanya di masjid-masjid se-kecamatan Dau menjadi daya tarik warga Muhammadiyah. Lebih dari 200 peserta pengajian memadati ruang Cafe Pan Java yang tidak lama dibangun ini.

"Esensi Puasa pada hakikatnya terkandung dalam kata puasa itu sendiri", kata Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang ini. Puasa berasal dari kata Sanskerta yang bermakna menahan. Jadi, puasa itu berarti menahan, ngempet (bahasa jawa). Sehingga, kalau boleh dikatakan, rukun Islam keempat adalah ngempet, tegasnya, yang disambut geer (tertawa) hadirin.

Bulan Ramadhan adalah wahana ltihan ngempet. Kalau bapak-ibu semua ngempet berarti puasa. Ada orang yang tidak makan dan minum, tapi tidak dikatakan berpuasa, kerena tidak bisa menahan. Tegas Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malang ini. Oleh karenanya, berpuasa itu menahan, menjaga lisan dan perbuatan dari hal-hal yang telah dilarang Allah SWT.

Suasana Pengajian PCM Dau di Cafe Pan Java Mulyoagung, Ahad (28/04/2019)

Dengan berpuasa, manusia menjadi mulia. Semakin besar kekuatan manusia untuk menahan, maka semakin mulia seseorang. Terangnya. Adam dan Hawa terkena rayuan iblis, yang mengakibatkan dikeluarkannya dari surga. Ada sifat serakah, tidak bisa menahan nafsunya. Ingin mendapatkan sesuatu yang lebih. Lanjutnya.

Nah, ketidakpuasan, tidak bisa ngempet  inilah yang kemudian menyebabkan seseorang jatuh, sengsara, turun derajatnya. Maka, kita sebagai manusia yang memiliki potensi tidak bisa menahan, diberikan pelatihan atau pendidikan yang bernama shaum (puasa).

Mari kita introspeksi, ajak Kyai yang humoris ini, kita sudah berapa kali melanggar aturan Allah? Adam hanya sekali melanggar sudah dihukum. Oleh karenanya, beribadah puasa hanya berharap ridla Allah SWT, bukan dikarenakan hal-hal lain yang menyebabkan gugur pahala puasa. (Hil)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muhammadiyah Malang Buka Pesantren Putri

Malangmu.or.id -- Lembaga pendidikan pesantren yang dinanti-nanti oleh warga Muhammadiyah Malang kini telah hadir. Berlokasi di Kepanjen, Pesantren Muhammadiyah Al-Amin Putri mulai beroperasional. Tahun ajaran baru ini 2018/2019 dibuka pendaftaran dengan kuota yang terbatas.

Kelas terbatas, hanya 20 santriwati yang bakal menjadi santri perdana di pesantren ini. Didesain Program khusus yang bekerjasama dengan SMP Muhammadiyah 03 dan SMA Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan dalam program ini, yakni:
1) Semua kegiatan pembelajaran terpadu dan terintegrasi di Pesantren.
2) Kurikulum nya mengikuti Sisdiknas dan KMI (Pondok modern).
3) Bahasa yang digunakan dalam kesehariannya adalah Inggris dan Arab.
4) Qiroatul Kutub (membaca kitab).
5) Tahfidz Qur'an.
6) Tahsin Al-quran.
7) Pengajar dan mentor alumnus pondok pesantren modern.


Adapun kegiatan ekstra kurikulernya adalah sebagai berikut:
1) Ketangkasan; memanah
2) Bela diri; tapak suci
3) Kepanduan; Hizbul Wat…

Bazar Meriahkan Pengajian Halalbihalal PDM di Kromengan

Malangmu.or.id -KROMENGAN- Mengawali syawalan 1440 H, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang menggelar pengajian dwi bulanan sekalgus Halal-bihalal di Cabang Kromengan (23/6). Salah satu Cabang Muhammadiyah yang terletak di penghujung perbatasan kabupaten Blitar ini, dipilih sebagai tempat pengajian, tepatnya di Masjid Al Ikhlas desa Kromengan kec. Kromengan. Kromengan adalah salah satu kecamatan di kabupaten Malang yang dikelilingi desa yang banyak non Muslim.

Seperti lumrahnya, pengajian daerah ini selalu dimeriahkan oleh Bazar Produk usaha Muhammadiyah yang dikoordinir oleh Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM. Beberapa aneka produk usaha seperti busana muslim, es puter cak rozi, makanan olahan, kecapmu, helm dan lain sebagainya ikut menghiasai stand stand bazar. Menurut Bahtiar, Ketua Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM Kab. Malang, event Bazar produk usaha Muhammadiyah selalu hadir dalam acara seperti pengajian daerah. Disamping untuk memberikan kesempatan kepada p…

Pengajian PDA Kabupaten Malang Wilker Barat Berlangsung di Masjid "Tajmahal" Malang

Malangmu.or.id -- Ahad, 04 Februari 2018, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) kabupaten Malang menggelar acara rutin tiga bulanan, yaitu "Pengajian Wilayah Kerja (wilker) Barat" yang bertempat di masjid terindah di kecamatan Dau yakni masjid Salman Alfarisi di Karangwidoro, yang terkenal dengan masjid "Tajmahal" Malang.

Pengajian Wilker Barat yang beranggotakan lima Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) yakni Dau, Karangploso, Pujon, Ngantang dan Kasembon memiliki agenda rutin. Penyampaian profil masing masing-masing PCA, sejarah berdirinya, perkembangan dan tantangan yang sedang dihadapi serta keunikan dan keunggulan.

Sebagai penyelenggara, PCA Dau mengemas acara tersebut dengan Wisata Religi. Menyuguhkan kemasan acara yang berbeda dari biasanya, sekaligus menjadikan moment special bagi berdirinya PRA baru Karangwidoro yang ditempati sebagai tuan rumah.

Dalam acara ini, dilangsungkan Pelantikan PRA oleh PDA Kab.Malang, Ibu Dra.Hj.Siti Asmah, M.Pd. "PRA adalah penggerak …