Langsung ke konten utama

Bikin Masalah Kreatif dan Inovatif, Demi Kemajuan Muhammadiyah

Ketua PWM Jatim (foto kedua dari kiri) dalam acara Musypimda kab. Malang, Ahad (09/09/18)
Malangmu.or.id -- Pada acara Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) Muhammadiyah Kabupaten Malang di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah, Ahad 08/09/18, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Dr. Sa'ad Ibrahim hadir memberikan orientasi atau arahan.

Dalam paparannya, Sa'ad mengatakan bahwa kita tidak terlalu sadar akan karunia Allah SWT kepada kita yakni Muhammadiyah. Muhammadiyah yang besar, yang sudah berjalan satu abad lebih ini, memiliki kekayaan yang luar biasa. Ini merupakan karunia tersendiri yang diberikan kepada kita. Oleh karenanya, demi meraih karunia yang lebih besar lagi, Muhammadiyah harus dijaga, dirawat dan terus dikembangkan agar mampu meraih tujuannya, yang salah satunya adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Republik Muhammadiyah itu jauh lebih hebat dari Republik Indonesia. Tentu, Republik Indonesia ini sebagai daarul ahdi wa syahadah yang sudah digariskan Persyarikatan kita. Indonesia sebagai Daarul Ahdi wa Syahadah ini sudah tidak perly lagi dipertanyakan tentang NKRI nya, “katanya yang  kemudian disambut geer Musyawirin.  

Sebagai contoh kehebatan Muhammadiyah adalah  jika Muhammadiyah mendapat bantuan dana dari siapapun, misal sebesar 500 juta. Maka akan jadi aset atau bangunan yang nilainya 1,5 Milyar.

Sa'ad kemudian berpesan pada  peserta yang hadir, dalam mengembangkan Muhammadiyah ini harus sering-sering bikin masalah dalam tanda kutip. Nabi Muhammad SAW ketika berdakwah di Mekkah  selalu "bikin masalah"? "Bikin masalah" hingga bisa menguasai Mekkah ketika itu. Demikian juga di Muhammadiyah, jika tidak ada masalah sama sekali maka Muhammadiyah tidak akan bisa berkembang.

Selain "bikin masalah", pesan Sa'ad selanjutnya adalah pengurus atau pimpinan harus kreatif dan inovatif. Daya kreasi dan invovasi ini menjadi kewajiban bagi semua pimpinan di manapun organisasinya. Tanpa daya kreasi dan inovasi, organisasi itu akan stagnan. (hil)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muhammadiyah Malang Buka Pesantren Putri

Malangmu.or.id -- Lembaga pendidikan pesantren yang dinanti-nanti oleh warga Muhammadiyah Malang kini telah hadir. Berlokasi di Kepanjen, Pesantren Muhammadiyah Al-Amin Putri mulai beroperasional. Tahun ajaran baru ini 2018/2019 dibuka pendaftaran dengan kuota yang terbatas.

Kelas terbatas, hanya 20 santriwati yang bakal menjadi santri perdana di pesantren ini. Didesain Program khusus yang bekerjasama dengan SMP Muhammadiyah 03 dan SMA Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan dalam program ini, yakni:
1) Semua kegiatan pembelajaran terpadu dan terintegrasi di Pesantren.
2) Kurikulum nya mengikuti Sisdiknas dan KMI (Pondok modern).
3) Bahasa yang digunakan dalam kesehariannya adalah Inggris dan Arab.
4) Qiroatul Kutub (membaca kitab).
5) Tahfidz Qur'an.
6) Tahsin Al-quran.
7) Pengajar dan mentor alumnus pondok pesantren modern.


Adapun kegiatan ekstra kurikulernya adalah sebagai berikut:
1) Ketangkasan; memanah
2) Bela diri; tapak suci
3) Kepanduan; Hizbul Wat…

Reuni Veteran Pemuda Muhammadiyah, Bangkitkan Semangat Ber-Muhammadiyah

Bazar Meriahkan Pengajian Halalbihalal PDM di Kromengan

Malangmu.or.id -KROMENGAN- Mengawali syawalan 1440 H, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang menggelar pengajian dwi bulanan sekalgus Halal-bihalal di Cabang Kromengan (23/6). Salah satu Cabang Muhammadiyah yang terletak di penghujung perbatasan kabupaten Blitar ini, dipilih sebagai tempat pengajian, tepatnya di Masjid Al Ikhlas desa Kromengan kec. Kromengan. Kromengan adalah salah satu kecamatan di kabupaten Malang yang dikelilingi desa yang banyak non Muslim.

Seperti lumrahnya, pengajian daerah ini selalu dimeriahkan oleh Bazar Produk usaha Muhammadiyah yang dikoordinir oleh Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM. Beberapa aneka produk usaha seperti busana muslim, es puter cak rozi, makanan olahan, kecapmu, helm dan lain sebagainya ikut menghiasai stand stand bazar. Menurut Bahtiar, Ketua Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM Kab. Malang, event Bazar produk usaha Muhammadiyah selalu hadir dalam acara seperti pengajian daerah. Disamping untuk memberikan kesempatan kepada p…