Senin, 04 Juni 2018

Posted by Ridlo Posted on Juni 04, 2018 | 1 comment

Berita Fatwa Ulama tidak Begitu Disukai

Peserta Bedah Buku dari kalangan anggota dewan,  KPU,  Parpol,  mahasiswa dan dosen berpose bersama penulis dan pembicara

Malangmu.or.id - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)  menggelar seminar dan bedah buku berjudul: Media Politik, Politik Media karya Direktur Jawa Pos Radar Malang Kurniawan Muhammad di Aula BAU,  Senin (4/6).

Bedah buku ini dihadiri pengamat komunikasi politik, Dr Suko Widodo dosen Universitas Airlangga dan  Dr. Rinikso Kartono M,Si pengamat politik sekaligus Dekan FISIP UMM.

Buku ini berisi tentang bagaimana memahami perilaku memilih, apa saja yang memengaruhi faktor memilih, dan sejauh mana media massa bisa memengaruhi perilaku memilih. Menariknya,  Kurniawan juga mengungkapkan beberapa data-data terkait bacaan yang paling disukai pembaca. 



“Ternyata yang paling disukai adalah berita tentang tokoh atau pemimpin parpol, perbandingannya itu cukup ekstrim. 70,2 persen menyukai berita parpol dan rubrik yang paling banyak tidak disukai adalah fatwa ulama 22,5 persen,” terangnya.

Fatwa ulama yang dimaksud seperti berita-berita yang menginformasikan untuk memilih orang tertentu. “Itulah malah yang tidak disukai pembaca,” lanjutnya.

Kepala Pusat Kajian Sosial Politik (KPKSP), Nurudin mengatakan bahwa buku tersebut bisa menjadi literatur mahasiswa. Selain itu, buku ini berisikan penjelasan tentang pengaruh tingkat keterbacaan rubrik khusus di harian Jawa Pos terhadap perilaku memilih konsumen media dalam pemilu 2009.

“Penulis memang menginginkan launching buku Media Politik, Politik Media ini di kampus-kampus. Dan UMM mendapat kesempatan pertama untuk tempat launching,” pungkas Nurudin.(Nrd)
Categories:

1 komentar: