Selasa, 05 Juni 2018

Posted by hilmi Posted on Juni 05, 2018 | No comments

Gandeng Pemain Arema FC, KLL Jabung Berbagi Kebahagiaan


Malangmu.or.id -- Kantor Layanan Lazismu (KLL) Jabung mengadakan bakti sosial untuk warga Desa kemantren, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang,  Minggu (3/5/2018). Bertempat di Masjid Aisiyah Radhiyallahu ‘Anha, acara tersebut berlangsung mulai pukul 15.30 hingga 18.00.

Agar lebih semarak, KLL Jabung menggandeng pemain Arema FC untuk mensupport kegiatan ini. Acara yang juga dihadiri oleh jajaran Polsek, Babinsa, dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jabung membagikan sebanyak 60 amplop santunan untuk anak yatim dan dhuafa di sekitar desa kemantren.

Ketua KLL Jabung, Roni merasa bersyukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya keberlangsungan acara ini tak lepas dari kerja sama dari semua pihak. “Alhamdulillah, ramadhan tahun ini kami bisa berbagi untuk warga yang kurang beruntung di desa kemantren. Terimakasih, kepada semua pihak yang telah membantu acara ini diantaranya PCM Jabung, teman – teman Banser, warga dan simpatisan Muhammadiyah Jabung, dan tentunya pemain Arema FC yang telah memberikan donasinya sehingga kegiatan ini bisa dilaksanakan”. Ucapnya penuh rasa syukur.

Sementara itu, Dendi Santoso mewakili pemain Arema FC merasa bahagia dapat berbagi kepada warga yang kurang beruntung di Desa Kemantren. Dia berharap, acara seperti ini bisa diadakan tiap tahunnya. Dendi juga meminta do’a dan dukungan dari peserta untuk kebaikan Arema FC. “Mohon do’a dan dukungannya agar kami bisa keluar dari zona degradasi dan bisa bangkit pada musim ini”. Ujar pemain yang berposisi gelandang tersebut.

Acara ini juga di isi dengan tausiyah untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwa’an peserta. Ustad Arifin, sebagai pentausiyah mengajak seluruh hadirin untuk menjaga ukhuwah dan meningkatkan persatuan antar sesama muslim. “Umat muslim itu saudara bagi muslim yang lain, dan sebaik- baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya yaitu salah satunya dengan ringan bershodaqoh dan saling berbagi”. Terang Pria asal Batu itu.

Senin, 04 Juni 2018

Posted by Ridlo Posted on Juni 04, 2018 | 1 comment

Berita Fatwa Ulama tidak Begitu Disukai

Peserta Bedah Buku dari kalangan anggota dewan,  KPU,  Parpol,  mahasiswa dan dosen berpose bersama penulis dan pembicara

Malangmu.or.id - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)  menggelar seminar dan bedah buku berjudul: Media Politik, Politik Media karya Direktur Jawa Pos Radar Malang Kurniawan Muhammad di Aula BAU,  Senin (4/6).

Bedah buku ini dihadiri pengamat komunikasi politik, Dr Suko Widodo dosen Universitas Airlangga dan  Dr. Rinikso Kartono M,Si pengamat politik sekaligus Dekan FISIP UMM.

Buku ini berisi tentang bagaimana memahami perilaku memilih, apa saja yang memengaruhi faktor memilih, dan sejauh mana media massa bisa memengaruhi perilaku memilih. Menariknya,  Kurniawan juga mengungkapkan beberapa data-data terkait bacaan yang paling disukai pembaca. 



“Ternyata yang paling disukai adalah berita tentang tokoh atau pemimpin parpol, perbandingannya itu cukup ekstrim. 70,2 persen menyukai berita parpol dan rubrik yang paling banyak tidak disukai adalah fatwa ulama 22,5 persen,” terangnya.

Fatwa ulama yang dimaksud seperti berita-berita yang menginformasikan untuk memilih orang tertentu. “Itulah malah yang tidak disukai pembaca,” lanjutnya.

Kepala Pusat Kajian Sosial Politik (KPKSP), Nurudin mengatakan bahwa buku tersebut bisa menjadi literatur mahasiswa. Selain itu, buku ini berisikan penjelasan tentang pengaruh tingkat keterbacaan rubrik khusus di harian Jawa Pos terhadap perilaku memilih konsumen media dalam pemilu 2009.

“Penulis memang menginginkan launching buku Media Politik, Politik Media ini di kampus-kampus. Dan UMM mendapat kesempatan pertama untuk tempat launching,” pungkas Nurudin.(Nrd)

Jumat, 01 Juni 2018

Posted by hilmi Posted on Juni 01, 2018 | 1 comment

Padepokan HW Malang Gelar Ma'arij Camp I 2018

Acara Pembukaan Ma'arij Camp di Padepokan HW Malang, Jumat (01/06/18)

Malangmu.or.id -- Jum'at, 01 Juni 2018 menjadi hari pertama pelaksanaan Pondok Ramadhan yang diselenggarakan oleh Padepokan Hizbul Wathan Malang. Acara yang dikemas dengan tema "Ramadhan Moment Meng-upgrade Kapasitas Diri" ini mengkaji secara mendalam Qur'an surat Al-Ma'arij.

"Dikarenakan kajian utama dalam pondok Ramadhan ini Q.S. Al-Ma'arij, maka kami menamakan kegiatan ini dengan Ma'arij Camp." Demikian kata ketua pelaksana, Muklis Ahmad. Anak-anak didik dalam kegiatan ini diajak memahami secara mendalam dan juga sekaligus menghafalkan surat Al-Ma'arij ini. Lanjutnya.

Acara yang dihelat selama 3 hari, Jum'at - Ahad, 01 - 03 Juni 2018 didesain se-menarik mungkin. Hal ini dikarenakan peserta terdiri dari beragam usia, mulai siswa kelas 5 SD hingga kelas 11 SMA. Sekitar 50 peseta didik yang mayoritas anak-anak Muhammadiyah mengikiti acara ini, maka pendekatan atau metode pendidikan juga bervariasi. Kata Direktur Padepokan HW Malang, Sukma Jaya. Diharapkan, melalui Ma'arij Camp ini, peserta dapat meningkatkan kualitas diri, mulai pengetahuan hingga membekas dalam ahlaknya. Jelasnya ditengah-tengah memberikan sambutan pembukaan acara.

Selain kompleks Padepokan HW yang beralamat di Jl. Terusan Mulyodadi 118 Mulyoagung Dau Malang, sebagai lokasi acara selama tiga hari ke depan adalah masjid Salman Al-Farisi Karangwidoro Dau Malang. Masjid yang terkenal dengan "Tajmahal" Malang ini menjadi wahana edukasi peserta Ma'arij Camp. Rencananya, kegiatan ini akan digelar setiap Ramadhan. (hil)