Langsung ke konten utama

Presensi Digital Mudahkan Peserta Kajian PWM





Malangmu.or.id - Kajian Ramadhan yang diselenggarakan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur tahun ini sangat berbeda.  Kajian yang dikuti oleh 2500 peserta itu meningkat setiap tahun. Acara yang diselenggarakan di UMM Dome  (19-20 Mei 2018)   merupakan bukti bahwa animo jamaah Muhammadiyah Jawa Timur sangat besar untuk bisa menyemarakkan kajian tahunan ini.

Peningkatan jesarnya jumlah peserta itu, membuat panitia lokal UMM harus kerja ekstra untuk menyiapkan segala hal; mulai penyiapan sarana dan prasarana, proses registrasi, konsumsi dan penyelenggaraan acara. Pada tahun ini , UMM telah menyiapkan kartu id card yang telah dilengkapi dengan tanda barcode untuk memudahkan presensi peserta. Dengan begitu, peserta dan panitia bisa mudah mendeteksi jumlah peserta dengan model online digital ini.

Ir. Suyatno, MP, Wakil koordinator Seksi Kesekretariatan dari panitia lokal UMM mengungkapkan untuk memberikan kemudahan dan kecekatan serta ketepatan proses presensi peserta, diperlukan presensi digital dengan menggunakan barcode.

”Semoga ini akan mempermudah panitia PWM dan UMM untuk memasukkan data registrasi peserta yang jumlahnya lebih banyak ini. Tim kami telah menyiapkan peralatan yang mendukung guna memudahkan dan mempercepat proses deteksi peserta. Semoga ini menjadi langkah awal yang berkemajuan untuk mensukseskan kegiatan ini” tutur Yatno.

Jadi, peserta hanya menunjukkan  barcode reader untuk registrasi dan presensi di dome. Barcode akan dipakai presensi. Panitia akan bisa mengetahui real time jumlah peserta yang sudah memasuki tempat acara.  Tiap ID Card sdh dikasih nomor peserta sekaligus ada barcode yang dapat dibaca sistem melalui barcode reader. Sementara itu, persiapan presensi berbasis barcode sudah siap di Pintu B MM Dome, kampus 3 UMM.

Sesuai dengan jadwal yang sudah beredar, kajian PWM akan berlangsung mulai hari ini (19/5) sampai besok Ahad (20/5) akan dihadiri oleh pembicara antara lain Anggota Dewan Penasehat Presiden Prof. HA. Malik Fadjar, MSc., Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof Dr Muhadjir Effendy, M.AP., Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama dan Peradaban Prof Din Syamsuddin, MA., Gubernur Jawa Timur Dr. Soekarwo, M.Hum, Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Gus Ipul dan tentunya Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. Haedar Nasir, Dr. Abd Mu’ti, Hajriyanto Y Thohari akan juga mewarnai pembicara di acara ini. (rid)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muhammadiyah Malang Buka Pesantren Putri

Malangmu.or.id -- Lembaga pendidikan pesantren yang dinanti-nanti oleh warga Muhammadiyah Malang kini telah hadir. Berlokasi di Kepanjen, Pesantren Muhammadiyah Al-Amin Putri mulai beroperasional. Tahun ajaran baru ini 2018/2019 dibuka pendaftaran dengan kuota yang terbatas.

Kelas terbatas, hanya 20 santriwati yang bakal menjadi santri perdana di pesantren ini. Didesain Program khusus yang bekerjasama dengan SMP Muhammadiyah 03 dan SMA Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan dalam program ini, yakni:
1) Semua kegiatan pembelajaran terpadu dan terintegrasi di Pesantren.
2) Kurikulum nya mengikuti Sisdiknas dan KMI (Pondok modern).
3) Bahasa yang digunakan dalam kesehariannya adalah Inggris dan Arab.
4) Qiroatul Kutub (membaca kitab).
5) Tahfidz Qur'an.
6) Tahsin Al-quran.
7) Pengajar dan mentor alumnus pondok pesantren modern.


Adapun kegiatan ekstra kurikulernya adalah sebagai berikut:
1) Ketangkasan; memanah
2) Bela diri; tapak suci
3) Kepanduan; Hizbul Wat…

Reuni Veteran Pemuda Muhammadiyah, Bangkitkan Semangat Ber-Muhammadiyah

Bazar Meriahkan Pengajian Halalbihalal PDM di Kromengan

Malangmu.or.id -KROMENGAN- Mengawali syawalan 1440 H, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang menggelar pengajian dwi bulanan sekalgus Halal-bihalal di Cabang Kromengan (23/6). Salah satu Cabang Muhammadiyah yang terletak di penghujung perbatasan kabupaten Blitar ini, dipilih sebagai tempat pengajian, tepatnya di Masjid Al Ikhlas desa Kromengan kec. Kromengan. Kromengan adalah salah satu kecamatan di kabupaten Malang yang dikelilingi desa yang banyak non Muslim.

Seperti lumrahnya, pengajian daerah ini selalu dimeriahkan oleh Bazar Produk usaha Muhammadiyah yang dikoordinir oleh Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM. Beberapa aneka produk usaha seperti busana muslim, es puter cak rozi, makanan olahan, kecapmu, helm dan lain sebagainya ikut menghiasai stand stand bazar. Menurut Bahtiar, Ketua Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM Kab. Malang, event Bazar produk usaha Muhammadiyah selalu hadir dalam acara seperti pengajian daerah. Disamping untuk memberikan kesempatan kepada p…