Minggu, 27 Mei 2018

Ketua PWM Jatim, Saad Ibrahim (di mimbar) dalam Kajian Ramadhan 1439H PDM kab. Malang, Ahad 27/05/18 (foto: Aqib)
Malangmu.or.id -- Islam memiliki sejarah sangat panjang hingga menuju puncak kejayaannya. Peran dan keteladanan Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya begitu besar pengaruhnya terhadap kejayaan Islam yang diperjuangkannya.

"Muhammadiyah adalah pengikut Nabi Muhammad SAW. Karenanya, pemimpin harus meneladani semangat dan keinginan Rasul seperti saat ingin menaklukkan Mekkah," kata Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Dr. Saad Ibrahim, di sela Kajian Ramadhan ke-26 PDM Kabupaten Malang di aula SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Ahad (27/5) pagi.

Kyai Saad lalu berpesan, pimpinan Muhammadiyah harus selalu punya iradath (kemauan kuat) dan proyeksi dalam dakwah dan perjuangan. Dengan kemauan dan berpikir proyektif ini, tegasnya, maka Muhammadiyah bisa eksis dan semakin besar sehingga bisa terus mensiarkan keislaman.

Dalam kajian ramadhan yang diikuti sekitar hampir seribu jamaah warga Muhammadiyah ini, Saad Ibrahim banyak menyinggung sirah perjuangan Nabi dan kejayaan Islam hingga keruntuhannya. Dikatakan, Nabi Muhammad SAW dengan pengikutnya yang hanya sejumlah 300 mukminin mampu mengalahkan kaum quraisy.

Saad mengatakan, pada 631 Masehi, Nabi akhirnya menguasai Makkah (fathu Makkah). Sebelumnya, pada 622 M Nabi Muhammadi hijrah, serta mendirikan baitul aqabah dan menguasai Yatsrib (Madinah).

"Saat memimpin kaum muslimin yang jumlahnya masih sangat kecil, Nabi Muhammad SAW sudah berproyeksi bakal bisa menguasai Madinah. Beberapa saat sebelum wafat, Nabi melangsungkan Haji Wadda' bersama 124 ribu muslimin di Makkah saat itu," imbuhnya. (amin)
Categories:

0 komentar:

Posting Komentar