Sabtu, 19 Mei 2018

Posted by hilmi Posted on Mei 19, 2018 | No comments

Bazar, Ramaikan Kajian Ramadhan PWM Jatim

 Peserta antusias ikut meramaikan Bazar Kajian Ramadhan PWM Jatim
Malangmu.or.id -  Kajian Ramadhan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur (Jatim) terasa semarak dengan adanya bazar di luar ruangan penyelenggaraan acara di hall UMM Dome (19-20/5). Sebanyak 2500 peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.

Ada berbagai bazar yang digelar. Antara lain; pakaian, buku, makanan, minuman, dan souvenir bagi peserta Kajian Ramadhan 2018. Bazar ini untuk memberdayakan lembaga di lingkup Muhammadiyah. Panitia menyediakan gratis tempat. Peserta dari berbagai wilayah Jatim tinggal menyempatkan membawa barang-barang dari daerahnya.


 Saat ditemui reporter malangmu, Subhan salah satu penjaga bazar dari Malang mengatakan bahwa bazar memberikan kesempatan masyarakat untuk menyemarakkan Kajian Ramadhan di kampus UMM ini.


“Tadi ramai sekali saat habis acara. Peserta sangat antusias. Buku-buku kami juga laku keras. Ini yang menjual adik-adik dari IMM Surabaya. Sementara panitia tidak menjual tempat bazar ini. Kita tinggal menyiapkan barangnya. Kita senang, peserta juga gembira, “tegasnya.


 Ada dagangan yang berasal dari  Situbondo. Bahkan Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Situbondo, Munawar ikut berada di depan. Standnya dijaga oleh putra kembarnya yang sedang kuliah di Jurusan Tarbiyah Fakultas Agama Islam di UMM, yaitu Ridho dan Rodhi.


Stand ini menyediakan madu asli lebah liar yang berasal dari Taman Nasional Baluran Situbondo. Madu asli sebotol ukuran 250 ml cukup ditukar dengan Rp 60 ribu saja. “Untuk pembelian online, bisa melalui FB Harmoni Oprandini,” katanya berpromosi.


Ada juga, Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting PWM Jatim juga membuka stand di acara rutin Muhammadiyah Jatim ini. Dengan dipimpin oleh  Wakil Ketuanya, Nugraha Hadi Kusuma, stand ini ramai dikunjungi peserta karena menyediakan baju batik Muhammadiyah, buku-buku Islam dan Muhammadiyah, serta beberapa camilan khas Malang.


Lalu, dijual pula kurma dari Tapak Suci Bangil Pasuruan yang dipimpin oleh   Kholid. Stand ini  menyediakan kurma berbagai kualitas. Untuk kurma Tunisia 250 gram cukup merogoh kocek Rp 25 ribu. Sedangkan kurma Mesir lebih murah lagi, Rp 20 ribu per 400 gram (nrd).
Categories:

0 komentar:

Posting Komentar