Minggu, 28 Januari 2018

Posted by hilmi Posted on Januari 28, 2018 | No comments

MPS Gandeng UMM untuk Pengelolaan Panti yang Berkemajuan


Malangmu.or.id -- Bertempat di kediaman ketua Majelis Pelayanan Sosial (MPS) Pimpinan Daerah Muhammadiya (PDM) Kabupaten Malang, ibu Ai Mulyani Azzahra, Ahad 28 Januari 2018, fikiran-fikiran berkemajuan untuk Panti Asuhan Muhammadiyah teralirkan. Dalam agenda koordinasi rutin bulanan kali ini, MPS membahas perkembangan Panti Asuhan Muhammadiyah (PAM) se-Kabupaten Malang dan sosialisasi hasil koordinasi dengan MPS Wilayah Jawa Timur bidang kewirausahaan.

Dr. Fauzik Lendriyono selaku koordinator divisi Panti dan pesantren, yang juga kepala Laboratorium Jurusan Kesejahteraan Sosial FISIP UMM hadir dalam acara koordinasi ini. Beliau menyampaikan perihal profesionalisme pengasuh panti. Menurutnya, kedepan perlu adanya pengasuh panti yang profesional yang diimbangi dengan kesejahteraan yang layak.

Di kabupaten Malang saja, Muhammadiyah memiliki 9 panti asuhan yaitu PAM Lawang, PAM Ulil Absor, PA Aisyiah Riverside, PA Aisyiah Sengkaling, PAM Gondang legi, PAM Kepanjen putra-putri, PAM Perharsia dan PAM Pakisaji.

Beberapa hal yang disepakati dalam pertemuan  MPS ini, diantaranya adalah merencanakan atau mengadakan MoU dengan Psikologi UMM, Program Pendidikan Ulama Tarjih (PPUT) FAI UMM dan jurusan Kesejahteraan Sosial UMM terkait pendampingan pengasuh dan anak di panti. Tujuannya adalah memaksimalkan kinerja pengasuh terkait keterampilan kepengasuhan dan ketertiban administrasi di panti asuhan.

MPS juga berharap semua panti asuhan Muhammadiyah yang ada di kabupaten Malang memiliki unit bisnis untuk kemandirian panti. Karena itu, tim MPS divisi kewirausahaan akan melakukan pemetaan potensi dari masing-masing panti untuk selanjutnya dilakukan pendampingan, agar usaha yang akan/ sedang dikembangkan oleh panti dapat berkembang dengan maksimal.
*Nur Rohman Sekertaris MPS kab. Malang

Sabtu, 27 Januari 2018

Alfi Nur Hidayat MT Wakil Sekretaris PDM Kabupaten Malang.
Malangmu.or.id -- Sangkaling - Ahad (28/1) Dalam Sarasehan Majelis Pendidikan Kader PD Muhammadiyah Kabupaten Malang dengan tajuk "Ortom Bertanya PDM Menjawab" yang dihadiri Pimpinan Organisasi Otonom tingkat Kabupaten Malang yakni Aisyiyah, Hizbul Wathan, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Alfi Nur Hidayat MT pemateri kedua menyampaikan paparan tentang Revitalisasi Kader.

"Revitalisasi kader Muhammadiyah meliputi revitalisasi misi dan visi, pemikiran dan cita-cita, organisasi, kepemimpinan dan aktualisasi aksi. Revitalisasi misi dan visi menyangkut ikhtiar merekonstruksi kembali eksistensi kader Muhammadiyah dalam membangkitkan semangat ortom yang memiliki jiwa kemandirian, entrepreneurship, keterampilan yang berdaya saing dan berkualitas", demikian Wakil Sekretaris PDM Kabupaten Malang ini memulai.

Revitalisasi aksi menyangkut pengembangan model-model kegiatan atau aktivitas kader Muhammadiyah yang secara langsung dapat menyentuh kepentingan umat dengan pemberdayaan ekonomi, advokasi kaum marjinal dan tertindas, memperkuat potensi dan peran serta masyarakat madani, pelestarian lingkungan hidup, resolusi konflik yang pada akhirnya melakukan pencerahan nurani untuk sebuah soliditas organisasi dan pergerakkan yang teguh. Oleh karena itu konsekuensi sebuah perkaderan maka semua ini haruslah dijalani", imbuh pria asal Pagak ini.

Ada sebuah peribahasa “Patah Tumbuh, Hilang Berganti”, tetapi karena ini adalah Ortom Muhammadiyah maka akan berbunyi “Sebelum Patah Telah Tumbuh, Sebelum Hilang Telah Berganti”. Akhirnya. “Jangan pernah merasa terbaik, tetapi selalu berjuanglah untuk menjadi lebih baik”. (San)
Posted by hilmi Posted on Januari 27, 2018 | No comments

Gelar Sarasehan MPK PDM Kabupaten Malang Undang Seluruh Ortom

Sarasehan MPK PDM Kabupaten Malang pada Ahad (28/1/18).
Malangmu.or.id -- Sangkaling, Ahad (28/2) Majelis Pendidikan Kader PD Muhammadiyah Kabupaten Malang menggelar Sarasehan dengan tajuk "Ortom Bertanya PDM Menjawab". Mengundang Pimpinan Organisasi Otonom tingkat Kabupaten Malang yakni Aisyiyah, Hizbul Wathan, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah, agenda ini digelar di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah PDM Kabupaten Malang. Drs Ridwan Djoharmawan MSi dan Alfi Nur Hidayat MT dua Pimpinan Daerah Muhammadiyah berkesempatan menjadi Narasumber pada agenda ini dengan paparan RevitalisasiKader Muhammadiyah.

Ketua MPK PDM Kabupaten Malang Ahad Abdul Jalil yang memandu agenda Sarasehan ini menegaskan bahwa, "Organisasi harus digerakkan secara masif dan sistematis. Jika ini tidak dilakukan maka pergerakan kita akan tertinggal oleh organisasi lain. Lihat QS. Al-Baqarah ayat 249", tegas Ahad Abdul Jalil.

Sarasehan MPK bersama seluruh Ortom ini diagendakan guna mengetahui dinamika dan pergerakan dakwah Persyarikatan di lingkungan Ortom serta menyusun Daftar Inventarisasi Masalah yang harus segera disikapi dan mendapatkan solusi. (San)

Rabu, 24 Januari 2018

Posted by Ridlo Posted on Januari 24, 2018 | No comments

Siswa SMK Mutu Diburu Perusahaan Kosmetik

Ratusan siswa SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang saat mengikuti Rekrutmen PT Paragon (24/1)

Malangmu.or.id - SMK MUTU. PT Paragon Technology and Innovation dengan produk andalan Kosmetik Wardah, Rabu (24/1) mengadakan rekrutmen karyawan di SMK Muhammadiyah 7 (Mutu)  Gondanglegi Malang.

Kosmetik kebanggaan wanita muslimah "jaman now" ini, memberi kesempatan pada siswa SMK Rujukan Nasional ini,  untuk bergabung dengan perusahaan-nya.  Posisi yang ditawarkan; tenaga administratif,  logistik,  sales representatif, field controller,  beauty advisor dan beauty promotor.

Khusus posisi beauty advisor dan beauty promotor, persyaratannya selain lulus administrasi,  psikotes dan wawancara juga memiliki wajah menarik,  tinggi minimal 162 cm dan berat badan proporsional.

Siswa yang dinyatakan lulus akan di tempatkan di seluruh area Indonesia,  khususnya Jawa Timur (Malang, Pasuruan dan sekitarnya).  Insentif yang akan diterima, minimal empat juta per-bulan ditambah bonus prestasi.

Manajer Rekrutmen PT Paragon,  Lidia Rahmawati,  S.Psi., mengatakan jumlah karyawan yang akan diterima tergantung pada hasil psikotes. "Jika ada 75 dari 150 peserta  memenuhi kualifikasi perusahaan, tentu 75 siswa itu akan kita terima, "Ucap Lia yang datang langsung dari Jakarta saat ditanya berapa kuota calon karyawan yang akan diterima.

Kepala SMK Mutu Gondanglegi,  H Pahri SAg MM., mengapresiasi kehadiran beberapa perusahaan nasional  ke sekolahnya untuk melakukan rekrutmen secara langsung.  "Ini wujud konkrit kerjasama yang terbangun selama ini. Suatu kemitraan yang saling menguntungkan, baik bagi sekolah maupun industri, "papar pria tiga anak asal kota Garam Madura ini penuh semangat.

Tes rekrutmen berlangsung di Auditorium SMK Mutu Gondanglegi.  Diikuti siswa dari Jurusan Perbankan,  Farmasi,  Teknik Komputer dan Jaringan,  Keperawatan, Perhotelan dan Adminstrasi Perkantoran.

Selamat semoga sukses.  Cepat bekerja sebelum hasil Ujian Nasional diumumkan. (Han).

Senin, 22 Januari 2018

Posted by Ridlo Posted on Januari 22, 2018 | No comments

BTPN Syariah Rekrut 125 Siswa SMK Mutu, Target 86 Persen Jitu

 Dua ratus siswa saat mengikuti proses rekrutmen BTPN Syariah di Auditorium SMK Muh 7 Gondanglegi.

Malangmu.or.id - SMK MUTU. SMK Muhammadiyah 7 (Mutu) Gondanglegi terus menjamin lulusanya pasti kerja.  Berbagai upaya untuk memperkuat jaringan terus dilakukan,  baik lingkup nasional maupun internasional.  Tak heran jika,  lulusan SMK Rujukan Nasional ini, menjadi primadona dan incaran banyak industri, baik regional maupun nasional.

Beberapa hari lalu PT Optik Internasional melakukan rekrutmen, hari ini Senin (22/1) giliran BTPN Syari'ah melakukan tes terhadap 200 siswa. Rekrutmen berlangsung di Auditorium SMK dengan 13 Kompetensi Keahlian.

Siswa yang mengikuti seleksi Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Syari'ah berasal dari jurusan;  Perbankan,  Administrasi Perkantoran dan Teknik Komputer dan Jaringan. Materi tes terdiri dari; persyaratan administratif,  psikotest, dan wawancara. Peserta yang dinyatakan  lulus, wajib mengikuti Pusdiklat BTPN Syariah. Semua pembiayaan Pusdiklat ditanggung perusahaan.

Manajer Rekrutmen BTPN Syariah,  Pandu Okaisar S.Psi., menyatakan bila memenuhi syarat,  BTPN Syariah akan menerima 125 karyawan yang akan ditugaskan di wilayah Jawa Timur,  Madura dan sekitarnya.  Mereka akan menempati posisi sebagai administrasi dan marketing.

Pandu, demikian ia dipanggil,  menjanjikan fasilitas yang akan disediakan BTPN Syariah kepada  karyawan berupa; pendapatan tetap,  tunjangan hari raya,  kesehatan,  pelatihan,  jenjang karir,  tempat tinggal,  kendaraan dan beasiswa.

Kepala SMK Mutu Gondanglegi, H Pahri SAg MM mengapresiasi kepercayaan industri terhadap lembaganya. "Ini peluang dan kesempatan berharga, harus ditangkap dengan baik oleh peserta didik untuk berkarir di BTPN Syari'ah, "pesan Pahri kepada siswa kelas 12 saat memberi kata sambutan.

Perlu diketahui target tahun ini, peserta didik SMK yang tahun lalu dikunjungi Presiden RI H. Joko Widodo ini,  bekerja sebelum lulus 86 persen. Menurut data yang ada pada Direktur BKK Drs Handoko Suyitno,  sampai akhir Januari 2018 ini,  siswa yang diterima kerja sebanyak 461 orang.  Sedangkan lebihnya,  300 siswa  dalam proses rekrutmen,  wirausaha dan melanjutkan ke perguruan tinggi.

Mudah-mudahan target 86 persen tersebut tercapai dan lulusan SMK Mutu bermanfaat bagi bangsa dan negara. (Han).

Minggu, 21 Januari 2018

Posted by Ridlo Posted on Januari 21, 2018 | No comments

Inti Pergerakan Muhammadiyah adalah Pengajian, Mengapa?

Prof Dr Syafiq Mughni, MA ketika memberikan tausiyah kepada warga di simpatisan Muhammadiyah kabupaten Malang.

Malangmu.or.id - PONCOKUSUMO. Demikian pernyataan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Syafiq Muqhni di hadapan warga dan simpatisan Muhammadiyah di Poncokusumo kabupaten Malang (21/1). Beliau menjelaskan bahwa kalau diperas bahwa inti dari pergerakan persyarikatan ini adalah pengajian.

"Pengajian adalah urat nadi nya bermuhamadiyah. Melalui pengajian, warga muhammadiyah bisa membangun sekolah, membangun panti asuhan, membantu fuqoro wal masakin, dan hal lain yang bermanfaat bagi umat," ungkap profesor dari kampus IAIN Sunan Ampel Surabaya ini.

Syafiq menambahkan bahwa pengajian adalah roh penyemangat dalam menghadirkan pola pikir berkemajuan tidak hanya untuk personal tapi juga komunal persyarikatan. Pengajian akan menumbuhkan semangat perjuangan untuk mengembangkan dan memajukan persyarikatan, imbuhnya.

"Jadi kalau diperas, inti dari pergerakan Muhammadiyah adalah pengajian. Demikian juga kalau inti dari agama Islam diperas, maka itu adalah Tauhid," tegas Syafiq.

Guru besar IAIN Surabaya ini meras kagum terhadap perkembangan Muhammadiyah di kabupaten Malang. Dilihat dari animo warga untuk menghadiri pengajian daerah begitu pesat. "Saya tidak mengira yang akan hadir sebanyak ini. Dua tahun yang lalu saya diundang ke malang belum semeriah ini", katanya sambil senyum gembira. Syafiq mendoakan semoga Muhammadiyah di Kabupaten Malang akan berkembang pesat sepesat animo jamaah pengajian ini.

Acara pengajian daerah Muhammadiyah kab Malang ini dihadiri seribuan lebih peserta yang berlokasi di lapangan Poncokusumo. Meski mendung dan sedikit gerimis, namun semangat dan ghiroh bermuhammadiyah warga dan simpatisan persyarikatan sangat tinggi untuk mengikuti pengajian sampai selesai. (rid)

Sabtu, 20 Januari 2018

Posted by Ridlo Posted on Januari 20, 2018 | No comments

Pemberian Wakaf Bentuk Kepercayaan Warga kepada Muhammadiyah

Prosesi penyerahan tanah dan rumah wakaf untuk PCM Bululawang.


Malangmu.or.id - PONCOKUSUMO. PCM Bululawang Terima Wakaf Rumah dan Tanah seluas 675m2. Hal demikian dikatakan Dr. H. Mursidi, MM,  Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM)  Kabupaten Malang dalam  sambutan pengajian Daerah Muhammadiyah di Poncokusumo (21/1).

Waqaf dari Bapak Khoirul Yahya dan Ibu Nurjanah warga Bululawang, diberikan kepada PCM Bululawang. Wakaf berupa rumah dan tanah seluar 675 m2 ini diserahkan secara resmi oleh perwakilan keluarga kepada PCM Bululawang pada acara pengajian dwi bulanan di Poncukusumo.

 “Alhamdulillah, Muhammadiyah semakin dipercaya masyarakat dengan banyaknya wakaf berupa tanah maupun rumah yang terus mengalir untuk persyarikatan. Semoga wakaf ini bisa dimanfaat untuk sarana Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) atau tempat ibadah yang bisa bermanfaat bagi syiar Islam di Bululawang pada khususnya, ” tukas Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMM ini.

Dalam sambutannya itu Mursidi juga menekankan pentingnya positif thinking dikalangan Muhammadiyah.”Hindari sifat Suudzon diantar pimpinan maupun  anggota. Misalnya,  bila ada salah satu pimpinan yang tidak aktif dan tidak pernah hadir bila diundang, kita mestinya harus berhuznuudzon. Dekati mereka dengan baik baik dan beri motivasi agar bisa kembali aktif di persyarikatan”, urainya dihadapan ribuan  peserta pengajian yang memadati tenda utama.

Mursidi juga berharap semoga Muhammadiyah tetap bisa menjadi teladan bagi semua umat. Itu penting dilakukan agar persyarikatan ini semakin dipercaya dan menjadi panutan masyarakat. Pemberian wakaf menjadi salah satu bentuk kepercayaan masyarakat pada persyarikatan Muhammadiyah. (rid/nrd)
Posted by Ridlo Posted on Januari 20, 2018 | No comments

UMM Bakery, Pabrik Roti Bebas Pengawet

Salah satu produk UMM Bakery yang bebas pengawet.


Malangmu.or.id-UMM. Berawal dari lolosnya proposal pengabdian pada masayakat Program Iptek bagi Kreativitas dan Inovasi Kampus (IbKIK) yang didanai oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti),  lahirlah “UMM Bakery”.

Awalnya, ide usaha tersebut datang dari dosen Ilmu Teknologi Pangan (ITP) UMM Dr. Ir. Damat MP yang mengajukan proposal pengabdian pada masyarakat Roti Manis Fungsional pada 2013 silam. Saat itu Damat melihat, tidak hanya mempunyai nilai ekonomi, peluang usaha di bidang bakery juga dapat menjadi media pembelajaran mahasiswa.

“Salah satu alasan Pak Damat mengajukan ke IbKIK adalah agar mahasiswa ITP memiliki wadah untuk praktikum secara langsung, yang mana hasil praktikum tersebut dapat dikembangkan di UMM Bakery,” tutur kepala produksi UMM Bakery sekaligus dosen ITP UMM Desiana Nuriza Putri, STP. MSc.

Tidak disangka, usaha tersebut mendapat sambutan positif. Mempunyai beberapa kelebihan, saat ini UMM Bakery telah berkembang dan memiliki beberapa varian mulai dari roti sosis, roti mini, roti kepang hingga pizza dengan berbagai rasa.

Selain nikmat, ada keunggulan khas yang dimiliki produk UMM Bakery yakni bebas bahan pengawet. Bukan hanya itu, UMM Bakery juga menjual produknya dengan harga terjangkau mulai kisaran Rp. 1.500,- hingga Rp. 4.500,-.

Terus meningkatkan kualitas produknya, saat ini chef UMM Bakery tengah berinovasi. Ia menyiapkan formula baru untuk mengembangkan jenis roti yang lain.

Rencananya bulan Februari ini UMM Bakery akan melaunching varian baru. Lokasi pabrik UMM Bakery berada di UMM Farm belakang UMM Dome kampus 3 UMM.  Pemesanan bisa dilakukan di 081233548447 (humas umm/mpi)
Posted by Ridlo Posted on Januari 20, 2018 | No comments

Asyik, Pengajian dapat Kurma dan Air Zam-Zam Gratis

Makanan dan minuman khas arab disediakan gratis di stand PT Tiga Cahaya Utama.


Kemeriahan pameran produk dalam Jaringan Saudagar Muhammadiyah se-Kabupaten Malang tidak hanya dengan banyaknya stand pameran baik berupa jasa haji, umroh, pakaian dan makanan saja. Peserta pengajian daerah yang diikuti oleh warga dan simpatisan Muhammadiyah se kabupaten Malang juga bisa menikmati secara gratis makanan dan minuman yang disediakan oleh salah satu stand ini.

Demikianlah gambaran kemeriahan Pengajian Pimpinan Daerah (PDM) Muhammadiyah Kabupaten Malang di Lapangan Poncokusumo (21/1). Pembicara inti dalam pengajian tersebut  Prof. Dr. Syafiq A Mughni dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

PT Cahaya Utama Haji Khusus dan Umroh menyediakan makanan khas Arab yang disuguhkan Cuma-Cuma kepada pengunjung. Buah kurma, kacang arab, selai arab, dan minuman zam-zam siap santap bisa bebas diambil oleh semua pengunjung.  Gratisan ini membuat para peserta pengajian tertarik dan ramai ikut menikmati suguhan gratis ala pulang haji ini.

Menurut salah satu petugas stand ini, sajian ini memang sengaja diberikan tanpa bayar untuk lebih mendekatkan antara konsumen dan pengusaha. “Kami sedikan gratis dengan stock yang cukup bagi pengunjung yang hadir disini. Tidak perlu menunggu orang pulang haji, sekarang sudah bisa dinikmati disini, ujarnya dengan senyum manis.

Penyedia jasa Haji khusus dan Umroh ini salah satu dari milik usahawan Muhammadiyah yang bekerjasama dengan KBIH Rumah Sakit Islam Aisyiyah Kota Malang yang memiliki moto “5 Pasti Umroh”. Moto itu memiliki kepanjangan pasti izin menagnya, pasti pesawatnya, pasti hotelnya, pasti visanya dan pasti berangkatnya. (rid/nrd)
Posted by Ridlo Posted on Januari 20, 2018 | No comments

Sinergi dan Kepercayaan Kunci Peningkatan Ekonomi Warga

Salah satu stand produk saudagar Muhammadiyah berupa sari jahe Poncokusumo.

Malangmu.or.id -PONCOKUSUMO. Majelis Ekonomi dan Pemberdayaan (MEK) Pimpinan Daerah (PDM) Muhammadiyah Kabupaten Malang bekerjasama dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Poncosumo bersinergi menggelar Pameran Wirausahawan bagi Saudagar Muhammadiyah se Kabupaten Malang (21/1). Pameran digelar disekitar area pengajian PDM yang berlokasi di Lapangan Poncokusumo. MEK menyediakan belasan stand kuncup yang digunakan untuk pameran usaha. 

Terkumpul dalam jaringan saudagar Muhammadiyah,  yang ikut memeriahkan pameran ini adalah unit usaha PCPM Poncokusumo, Tiga Cahaya Utama Tour Haji dan Umroh, Bank Muamalat, Toko Busur, QMas Air Mineral dan aneka usaha makanan dan minuman.  Tenda bertuliskan Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan dan disejajarkan dengan tenda pegadaian berlogo Muhammadiyah tampak berjajar rapi memberikan tempat bagi stand wirausaha Muhammadiyah.

Ketua MEK PDM Kabupaten Malang Drs. Bahtiar mengungkapkan bahwa jaringan Muhammadiyah di kabupaten Malang sudah terbentuk lama, tinggal menguatkan.  Dia yakin jaringan akan terus berkembang di masa datang.

“Saat ini, total kita sudah memiliki 115 saudagar Muhammadiyah yang sudah mengikuti jaringan Suadagar Muhammadiyah se-kabupaten Malang.  Dan akan terus bertambah seiring dengan perkembangan jaringan yang sudah dijalankan semua usahawan, ”jelas Drs. Bahtiar.

Dijelaskan lebih lanjut, kegiatan pameran MEK yang dibarengkan dengan pengajian Daerah sudah yang kelima ini diadakan.  Bahkan,  pameran ini sudah menjadi program kerja rutin yang dilakukan MEK dalam rangka mengembangkan dan menyebarluaskan produk para warga Muhammadiyah.

Diantara kegiatan MEK yang telah dikembangkan adalah membantu produk usaha susu dan daging. “Dengan adanya jaringan ini, antar pengusaha bisa bersinergi saling membantu dan saling menguntungkan antar pedagang. Saling membutuhkan produk usaha dan kepercayaan salah satu kunci dari sinerginya peningkatan ekonomi usaha antar saudagar. Termasuk juga ekonomi warga, ”ungkap pengusaha percetakan ini.

MEK juga telah bekerjasama dengan beberapa instansi seperti Pegadaian dan BTN dalam pengadaan tenda-tenda pameran dan pengembangan bisnis melalui program CSR. (rid/nrd)
Peserta Pengajian Daerah memasuki area pengajian melewati tenda kuncup pameran saudagar Muhammadiyah di Poncokusumo.


Malangmu.or.id - PONCOKUSUMO. Mengawali tahun baru Miladiyah 2017, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar pengajian dwi bulanan di Kecamatan Poncokusumo  pada Ahad (21/1). Lokasi pengajian berada di Lapangan Poncokusumo Kabupaten Malang, di lereng pegunungan Semeru dan Bromo. Acara pengajian akan diisi oleh Prof. H Syafiq A Mughni (ketua PP Muhammadiyah).

Melengkapi acara, panitia penyelenggara dari  Pimpinan Cabang Muhamamdiyah (PCM) Poncokusumo   telah mempersiapkan tenda besar dan tenda tenda payung  yang disediakan untuk stand pameran produk wirausaha Muhammadiyah. Acara akan dihadiri oleh semua pengurus PDM, PCM, PRM, dan warga Muhamamadiyah se Kabupaten Malang.

Acara pengajian daerah ini terselenggara berkat kerjasama dengan  dengan Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) PDM Kab. Malang. Juga, dimeriahkan dengan pameran wirausaha Saudagar Muhammadiyah se kabupaten Malang.

Drs. Bahtiar, Ketua MEK PDM Kab. Malang menjelaskan bahwa pada even pengajian daerah ini bisa dimanfaatkan untuk mengenalkan, menggelar dan sekaligus berbisnis, juga menjalin jaringan usaha bisnis bagi wirausahawan Muhammadiyah yang terkumpul dalam Saudagar Muhammadiyah se-kabupaten Malang.

“Semoga pameran produk para saudagar Muhammadiyah ini bisa terus berlanjut disemua kegiatan Muhammadiyah. Sehingga akan terjalin kesinambungan ekonomi dan usaha serta memperkuat jaringan antar usahawan. Nantinya akan bisa meningkatkan perekonomian bagi warga Muhammadiyah, semoga”, harap Bahtiar.

Untuk memeriahkan acara, panitia menyuguhkan penampilan kesenian dari siswa-siswa dan warga Muhammadiyah Poncokusumo, diantanya Tari Saman, Tapak Suci dan Lagu-lagu Islami. Ribuan warga, simpatisan Muhammadiyah se-kabupaten Malang yang hadir terlihat menikmati suguhan hiburan pembuka acara sambil menikmati snack yang disediakan oleh panitia.

Acara pengajian juga akan dilengkapi dengan pelantikan   Pimpinan Cabang Aisyiyah, Pemuda, Lazismu Poncokusumo Kabupaten Malang. (Rid/Nrd)

Minggu, 07 Januari 2018

Posted by hilmi Posted on Januari 07, 2018 | No comments

Lazismu Jatim Siapkan Mujahid Literasi Filantropi


drh. Zainul Muslimin (kanan) dan Dr. Syamsudin, M.Ag. (tengah) sesaat setelah ceremonial pembukaan diklat Jurnalistik, 6-7/01/18

Malangmu.or.id -- Gema dan semangat filantropi Lazismu semakin menunjukkan tren positif dan masif di berbagai struktur pimpinan. Begitu juga di amal usaha (AUM), maka system administrasi, pendokumentasian yang baik, akuntabel dan profesional menjadi suatu tuntutan yang harus senantiasa dijalankan dan tingkatkan seiring perkembangan iptek.

Menyadari akan hal tersebut, Lazismu PWM Jawa Timur menyelenggarakan pelatihan (diklat) jurnalistik filantropi bagi pengurus dan anggota kantor layanan Lazismu (KLL) kabupaten & kota se-Jatim pada ahad 6-7 Januari 2018 di kantor PWM Jatim.

Kegiatan yang dimulai tepat pada pukul 09:00 wib. tersebut dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Dr. Syamsudin, M.Ag. selaku wakil ketua PWM Jatim yang membidangi Majelis Tarjih & Tabligh. Dalam sambutannya, Syamsudin mengingatkan kembali akan arti pentingnya profesionalitas di tubuh Lazismu. Hal itu didasarkan pada ghirah keberagamaan dan keislaman kalangan masyarakat menengah-atas. Terutama, dalam hal berderma cenderung mencari lembaga ZIS yang terpercaya, professional, kridibel dan akuntabel.

Pada kesempatan yang sama, drh. Zainul Muslimin, ketua Lazismu PWM Jatim, menegaskan akan pentingnya untuk selalu koordinasi dan komunikasi yang terjalin antar Lazismu propinsi dengan Lazismu di tingkat daerah kabupaten/kota dalam berfastabiqul khoirot. Zainul juga mengatakan, kegiatan diklat kali ini juga bertujuan untuk memberikan bekal atau teknik-teknik dasar penulisan, jurnalistik khususnya bagi pegiat filantropi Lazismu di tingkat kantor-kantor layanan kabupaten/kota yang tersebar diseluruh wilayah Jatim. Nantinya diharapkan lahir kader-kader mujahid literasi filantropi. yang menjadi salahsatu kekuatan pendukung gerakan jihad digital.
Suasana Diklat Jurnalistik Filantropi Lazismu
Diklat kali ini juga menghadirkan para praktisi dan jurnalis profesional, diantaranya Arif Santosayang menjabat sebagai koordinator liputan harian Jawa Pos. Muh. Kholid as. Selaku Pimred majalah Matan. Zainul Muhtadien, praktisi dan konsultan advertising Jakarta.

Kepada malangmu.or.id, Hariadi, S.AP. selaku ketua divisi pengembangan Lazismu PDM kab. Malang) yang sekaligus menjadi salah seorang peserta diklat, mengatakan bahwa suasana diklat sangat interaktif dan aplikatif. Ini merupakan bagian dari upaya panitia agar peserta bisa segera mengimplementasikan di berbagai kegiatan dan aktifitas gerakan di masing-masing daerah. Sekaigus merupakan bagian dari tertib administrasi, dokumentasi, digital dari sebuah persyarikatan atau organisasi berkemajuan. (bP/hil)

Jumat, 05 Januari 2018

Posted by hilmi Posted on Januari 05, 2018 | No comments

Memberi dari Timur Kabupaten Malang


Malangmu.or.id -- PAKIS, KAB.MALANG. Dengan latar belakang jangkauan daerah yang luas yaitu 33 Kecamatan, LAZISMU Kab.Malang harus memiliki Kantor layanan di setiap Kecamatan.  Kantor layanan ini bertujuan untuk mempermudah dalam melaksanakan tugas serta program yang dimilikinya. Salah satunya adalah Kantor Layanan Lazismu yang berada di kecamatan Pakis.

Kantor Layanan Lazismu Pakis terbentuk pada Bulan Mei tahun 2017 lalu . Pada awal mulanya Kantor Layanan ini mengalami pasang surut. Dan setelah 7 bulan berjalan pada awal Desember 2017 Lalu KLL Pakis mendapat semangat baru dalam melaksanakan tugasnya. Semangat tersebut muncul kembali setelah dilaksanakannya worshop yang bertajuk  Peningkatan Program dan Layanan Lazismu sebagai Lembaga Zakat Nasional.

“Sampai saat ini, KLL Pakis masih belum punya tempat atau kantor, jadi saat koordinasi kami memanfaatkan Masjid dan rumah pengurus. Awal mulanya, sejak dibetuk bulan Mei hingga Agustus, kinerjanya masih pasang surut. Namun, alhamdulillah awal desember kami mulai jalan lagi, insyaa Allah akan lebih semangat lagi ”, terang Elmin Nafi’ selaku bendahara KLL Pakis.

Selain menjalankan program Lazismu Kab.Malang  seperti program santunan fakir miskin, santunan pendidikan Save Our School, Santunan kesehatan atau PKU, KLL pakis juga memiliki Program unggulan. Program Unggulan  tersebut adalalah Kajian M2M(dibaca M two M) yaitu kajian Muzakki dan Mustahik , dan program bimbingan belajar.

Susunan pengurus KLL Pakis  terdiri dari Penanggung jawab Lukman hakim, Ketua Farid Rafiuddin, Seketaris Deddi Fredi, Bendahara Elmin Nafi’, dan sebagai Amil Deddi Kurniawan, Heri Supriadi, Ryan Muchlasul Hayyan, Wahid, Imam Nuswantoro serta dibantu oleh perwakilan dari setiap PRM di PCM pakis.

Sejak awal berdiri hingga sekarang  yaitu dalam waktu 6 bulan  KLL Pakis mampu menghimpun dana sebesar Rp. 25 juta, rata rata dalam sebulan mencapai kurang lebih Rp.4 juta.

Model penghimpunan dananya adalah menggunakan 2 cara yaitu dengan Broadcast dengan aplikasi What App dan dengan program celengan dari rumah ke rumah. Ada 500 celengan yang telah disebar oleh KLL pakis akan tetapi yang bisa aktif  masih 156 celengan saja. Keadaan ini dikarenakan masih kurangnya silaturahmi amil kepada Muzakki.

“Ya, diharapkan untuk ke depannya, ditahun yang baru 2018 KLL Pakis bisa meningkatkan penghimpunan dananya. Target kami Rp. 25 Juta per bulan, Insyaa Allah,” tambah Elmin Nafi’.  Semoga  kedepannya KLL pakis bisa meningkatkan silaturahmi kepada para Muzakki sehingga target yang dicanangkan bisa segera terpenuhi. zie/Lazismu_kab.mlg

Kamis, 04 Januari 2018

Posted by hilmi Posted on Januari 04, 2018 | No comments

Temukan Muzakki dan Mustahik Lewat Kajian M2M

Suasana kajian M2M di mushollah Joglo Al-Maun Pakis, 22/12/17
Malangmu.or.id -- PAKIS, KAB.MALANG. Menjadi perwakilan Kantor Layanan Lazismu (KLL) Pakis  juga terus melaksanakan program-program yang dimilikinya. Salah satunya adalah kajian Muzakki dan Mustahik atau yang lebih dikenal dengan nama Kajian M2M (dibaca M two M) . Kajian M2M merupakan salah satu Program Unggulan yang dimiliki KLL Pakis.

Jum’at, 22 Desember 2017 lalu, KLL Pakis melaksanakan Kajian M2M yang pertama. Kajian dilaksanakan di Musholah Joglo Al-Maun itu mengundang 80 Mustahik dan 20 Muzakki  yang berada di dusun Wendit Barat Desa Mangliawan  Kecamatan Pakis.

Rangkaian kajian M2M dimulai dengan sholat Ashar bersama diteruskan pengenalan KLL Pakis, sambutan Lazismu kab.Malang , dan ditutup dengan tausyiah oleh Ust.Arifin dari Malang.

Dalam kajian ini juga dibagikan santunan paket sembako kepada Mustahik. Santunan paket sembako didapat dari Muzakki KLL Pakis serta donatur.

Penggalangan dana dilakukan melalui pesan broadcast Whats App. Paket sembako ini diantaranya beras, daging sapi bantuan dari donatur serta  KornetMu  bantuan dari Lazismu Wilayah Jawa Timur.

"Kajian ini bertujuan untuk mengenalkan Lazismu sebagai lembaga Zakat nasional serta mengenalkan Muhammadiyah kepada Masyarakat desa Mangliawan ini yang notabene belum mengenal Muhammadiyah, apalagi mengenal Lazismu. Maka, kami mengadakan kajian M2M ini serta sekaligus upaya mengumpulkan data base masyarakat yang tergolongang Muzakki dan Mustahik." Ujar Elmin Nafi’ Bendahara KLL Pakis.

Diharapkan dengan adanya kajian M2M ini bisa terus memberikan semangat kepada Muzakki agar terus meningkatkan kepeduliannya kepada sesama. Serta Mustahik bisa meningkatkan taraf hidupnya  serta bisa naik dari Mustahik menjadi Muzakki. (zie/Lazismu_kab.mlg-hil)