Senin, 25 Desember 2017


Malangmu.or.id -- PENGALAMAN begitu bermakna dirasakan dua kader LKSA Aisyiyah Kabupaten Malang, Dela Romadhona dan Eka Widiya Sari. Gegara terampil menulis, keduanya berkesempatan menikmati keindahan pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Tak sekadar menikmati liburan dan pesona pulau Lombok, bagi Eka Widiya Sari, dari LKSA Aisyiyah Reverside Dau, perjalanan ini bahkan akan mengantarkannya untuk meraih salah satu mimpinya.

“Senang sekali, karena di sini Insyaa Allah saya bisa mewujudkan salah satu mimpi saya, yaitu menerbitkan sebuah buku,” katanya.

Dela Romadhona, dari LKSA Aisyiyah Dau seakan tak percaya akan pengalamannya ini. “Saya shok, gak nyangka. Gara-gara nulis, cuma kegiatan curahin pikiran ke bentuk tulisan malah bisa antarkan saya liburan ke Pulau Lombok dan naik pesawat,” kisahnya.

Itulah kalimat dari dua pemenang lomba menulis dengan tema, “Aku Bahagia” yang diselenggarkan oleh Yayasan GSKB (Gerakan Sadar Kebaikan Buku). Eka Widya terpilih sebagainpemenang juara 1, sedangkan Dela Romadhona adalah pemenang juara 2. Dengan kemenangan ini, keduanya berhak mendapatkan hadiah liburan ke Pulau Lombok selama empat hari, dari Senin-Kamis, 18-21 Desember 2017 lalu.

Sebelumnya, karya mereka juga telah dibukukan dengan 20 tulisan adik panti lainnya dan sudah di launching pada pada Ahad, 26 November 2017, di Aula Tazkia Internasional Islamic Boarding School, Malang.

Kegiatan ini kami namakan dengan PMK (Perjalanan Menemukan Karya)#1. Perjalanan yang dilakukan bukan semata liburan, melainkan mengajak keduanya untuk menemukan karya sesungguhnya. Panitia mengajak mereka untuk berani melihat, merasakan langsung, menyapa, hingga mengabadikan ciptaan Allah lewat goresan pena. Sebagaimana dalam QS. Shad 27, Allah menjelaskan jika penciptaan langit dan bumi tidak dengan sia-sia.

Sebelum pemberangkatan, Sabtu (16/12) keduanya mendapatkan pembekalan dasar tentang menulis reportase di koran dan kemampuan berbicara di depan umum yang diampu oleh tim GSKB. Bekal ini tentunya bermanfaat untuk mereka saat mengikuti program perjalanan maupun pascaprogram. Sebab menulis dan berbicara merupakan keahlian dasar yang sebaiknya dimiliki oleh siapa pun.

Panitia Perjalanan Menemukan Karya #1 mengungkapkan, selama di Pulau Lombok peserta diajak rekreasi ke wisata alam, sejarah, religus, dan berburu kuliner. Pihaknya mengajak mereka melihat langsung ciptaan Allah yang ada di laut, yaitu Gili Lampu, Gili Petagan, Gili Kapal, Gili Bidara, dan Gili Kondo. Kemudian ke Desa Sade, melihat kebudayaan dan cantiknya ragam corak kain tenun warga, selanjutnya ke Masjid Raya Hubbul Wathan, serta merasakan ragam kuliner khas Lombok.

Setidaknya ada tiga tujuan dari PMK yaitu, pertama memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi adik-adik. Kedua, memberi apresiasi atas keberanian mereka menuangkan pemikiran dalam bentuk tulisan. Ketiga, memotivasi mereka untuk selalu berkarya. Keempat, membuktikan secara riil jika dengan seseorang menulis, akan mendapatkan manfaat secara psikologis hingga materi.

"Ada dua output kegiatan ini, pertama menghasilkan karya tulis berupa pengalaman selama liburan di Pulau Lombok, kemudian dipublikasikan di website GSKB dan tulisan reportase mereka terbit di media cetak," terang Sandi Iswahyudi. (san/min).
Categories:

0 komentar:

Posting Komentar