Sabtu, 09 Desember 2017

Posted by hilmi Posted on Desember 09, 2017 | No comments

Beberapa Tips menuju Cabang Unggulan

Ketua PCM GKB, M. Jufri (foto tengah) saat memberi mateei acara sarasehan LPCR PDM kab. Malang, Ahad (10/12/17)
Malangmu.or.id -- Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gresik Kota Baru (GKB) bapak Mochammad Jufri memberikan testimoni dalam memimpin Cabang GKB di hadapan peserta Sarasehan LPCR PDM kab. Malang, Ahad, 10/12/17 di Basement RS UMM.

Menurutnya, ada beberapa kunci pokok atau keunggulan yang dijadikan pegangan Cabang GKB dalam menggerakkan roda cabang hingga menjadi cabang unggulan.

Pertama adalah sinergitas program antar majelis. Bekerjasama antarmajelis dalam menjalankan program yang memiliki nilai dan visi yang senada atau searah harus dipadukan. Kedua, keunikan PCM GKB. Maksudnya, pluralitas penduduk GKB yang mayoritas urban adalah nilai tersendiri dari PCM GKB.

Keunggulan ketiga adalah potensi Sumberdaya manusia (SDM). Masyarakat yang menengah ke atas baik secara ekonomi maupun potensi lainnya adalah modal besar bagi GKB.

Keempat adalah sentralisasi manajemen organisasi. Keuangan dan kegiatan apapun terkait pendanaan tertuju pada satu pintu. Hal ini akan lebih memudahkan dalam mengontrol semua.

Ketua PCM GKB juga menjelaskan struktur organisasi yang di pimpinnya. Jika pada umumnya majelis Dikdasmen dan Kader berdiri sendiri (terpisah) maka di PCM GKB, majelis Pendidikan harus membawahi kader juga. Sebab dari anak didik yang ada di AUM itulah diharapkan akan tumbuh kader-kader persyarikatan, sehingga ketua majelis dikdasmen harus mengurusi kader juga.

Majelis tabligh yang biasa mengurusi dakwah keliling ke Ranting-ranting dibebani untuk membina dan pengembangan ranting. Keterlibatan dan kedekatan majelis tabligh inilah sebagai modal dalam usaha pemekaran dan pengembangan ranting. Tegasnya.

Begitu juga majelis ekonomi dan wakaf, pada umumnya terpisah, di PCM GKB ini dijadikan satu majelis yakni Majelis ekonomi, wakaf dan kehartabendaan. Dan satu majelis lagi yang sudah berjalan secara optimal, yakni majelia Infokom, pustaka dan pembinaan ortom. Ini dipimpin satu orang.

Perpaduan majelis-majelis ini dilakukan atas dasar efektifitas, efisiensi dan profesionalitas. Di atas itu semua, kuncinya adalah serius, bersungguh-sungguh dalam mengurus perayarikatan. Man jadda wa jadda. Ungkapnya. (hil)
Categories:

0 komentar:

Posting Komentar