Sabtu, 18 November 2017

Dr. Mursidi, MM ketika memberikan sambutan pada acara pengajian daerah di Wagir, Ahad (19/11/17)
Malangmu.or.id -- Sebagai organisasi keagamaan tertua di Indonesia, Muhammadiyah telah tampil mengawal republik ini dengan tindakan nyata. Tidak hanya berwacana, tetapi langsung memberikan kontribusi positif ke masyarakat dengan program nyata. Tidak hanya berurusan dengan memperkuat basis keagamaan tetapi juga sekaligus memberdayakan masyarakat. Karenanya, Muhammadiyah harus terus dinamis.

Dalam usaha mensyukuri semakin berkembangkan amal usaha Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang menyelenggarakan Pengajian sekaligus peringatan Milad Muhammadiyah yang ke ke 108 H/105 M. Acara diselenggarakan di wilayah  Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wagir, tepatnya di SMK Muhammadiyah 9 Malang.

Dalam sambutannya, Ketua PDM Kabupaten Malang, Dr. Mursidi, MM., menyampaikan bahwa tantangan Muhammadiyah semakin berat. Maka, harus lebih menggiatkan lagi kegiatan-kegiatan dalam persyarikatan. Muhammadiyah harus dinamis, harus bergerak maju. Jangan sampai pimpinan stagnan dalam menjalankan organisasinya. Juga, karena kebutuhan warga persyarikatan semakin meningkat.

“Saya titip kepada semuanya, terutama para muballigh. Jangan sampai ada pernyataan organisasi tidak penting. Yang penting dakwah dan pengajiannya. Ini jelas keliru dan tidak pas. Organisasi penting agar kegiatan dakwah lebih mengenai sasaran yang lebih tepat. Pengajian juga bisa terprogram dan terlaksana dengan baik.  Ini semua, butuh kemampuan organisasi yang dinamis itu, “pesan Mursidi sebelum pengajian inti dimulai.

Tak lupa, PCM juga harus berdaya. PCM di Malang sudah sangat dinamis. Luar biasa tekad menghimpun dana untuk membesarkan persyaritakan. “PCM Kepanjen bisa dijadikan contoh. Ia bersemangat merenovasi masjid di tengah kota. PCM Lawang masih proses penggalian dana sebesar 12 milyar. PCM Pakis memiliki program pembebasan tanah untuk pendirian masjid di sepanjang jalan Wendit. Ini contoh konkrit kerja nyata bermuhammadiyah, “tegas Mursidi.

Sementara itu, Dr. Hery Susanto (ketua PCM Wagir), dalam sambutannya menyatakan bahwa Cabang Wagir telah berdiri tahun 2002, tetapi tanpa ranting.  Lalu, 3 Januari 2004 sudah ada 5  ranting. Kita terus bergerak dan menapak ke depan.  Sebagai ketua PCM, ia memberikan apresiasi pada pelaksanaan acara ini, “Kehadiran bapak/ibu ke Wagir ini merupakan hal yang istimewa bagi kami. Karena memberikan support tersendiri bagi perkembangan Muhammadiyah di daerah ini”.

Pengajian dan Milad Muhammadiyah ini menampilkan pembicara utama dr. H. Agus Taufiqurrahman, SP.S, M.Kes sekalu Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Di usia yang ke 108 ini, Lembaga pendidikan yang dimiliki Muhammadiyah saja mencapai lebih dari 10 ribu lebih (TK/PTQ berjumlah 4623; SD/MI berjumlah 2.604; SMP/MTs berjumlah 1772; SMA/SMK/MA berjumlah 1143, Ponpes berjumlah 67 dan PT berjumlah 172). Itu belum termasuk amal usaha di bidang kesehatan, yatim piatu dan lembaga lain. (hilmi/nrd).
Categories:

0 komentar:

Posting Komentar