Jumat, 27 Oktober 2017

Dari kiri, Ahad Abdul Jalil (Ketua MPK), Alfie Nurhidayat (Wasek PDM) dan Ust. A. Fathoni dalam acara Baitul Arqam AUM (27-28/10/2017)
Malangmu.or.id - Dalam rangka meneguhkan Ideologi Persyarikatan, meningkatkan dan mengembangkan sumberdaya kader, Majelis Pendidikan Kader (MPK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang mengadakan perkaderan formal Baitul Arqom Amal Usaha Muhammadiyah (BA-AUM). Kegiatan untuk kali kedua itu dilaksanakan  selama dua hari yaitu Jumat-Sabtu (27-28/10), bertempat di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Zamzam jln.Cakalang no.209 Polowijen Malang.

Ahad Abdul Jalil SAg MPd, selaku Ketua MPK PDM Kabupaten Malang mengatakan bahwa salah satu program MPK adalah perkaderan AUM tuntas. "Kami bertekad mengadakan Baitul Arqom AUM untuk semua karyawan dan guru", ujarnya saat sambutan pembukaan Baitul Arqom AUM ke 2.

Ahad melanjutkan bahwa kedepan kegiatan ini akan dikoordinasikan  dengan Dikdasmen PDM Kabupaten Malang berkaitan persyaratan untuk jenjang karir di AUM, "Perpanjangan SK atau kenaikan pangkat atau karir karyawan AUM akan diberlakukan wajib menyertakan sertifikat Baitul Arqom AUM", tegasnya.

Oleh karenanya, Ahad mengingatkan seluruh karyawan AUM harus memahami dan menjadi kader Muhammadiyah dengan sebenar-benarnya, "Untuk menjadi karyawan tetap di AUM harus memilikinya NBM, dan untuk memiliki NBM tersebut harus aktif dan mengikuti perkaderan formal di Muhammadiyah", tambahnya.

Selain itu Ahad juga menganjurkan kepada para guru dan karyawan AUM khususnya membuat grup atau jaringan tersendiri diperuntukkan menyikapi persoalan pendidikan dilingkungan Muhammadiyah, "Jaringan guru dan karyawan AUM yang di Dikdasmen Muhammadiyah harus memiliki grup sendiri boleh grup WA untuk membahas tentang persoalan terkait pendidikan di Muhammadiyah", pungkasnya sambil mengingatkan (zudin/hi)
Categories:

0 komentar:

Posting Komentar