Senin, 16 Oktober 2017

Posted by Ridlo Posted on Oktober 16, 2017 | No comments

Anak Indonesia Tak Kalah Hebat dengan Negara Super Power

Penulis Pahri Principal SMKM 7 Gondanglegi (kiri) bersama Kabid SMA-SMK Provinsi Jawa, Timur, Dr.  Hudiyono,  M.Si (kanan)  berlatar Masjid Syeik Zayed Grand Masqoe Abu Dhabi UEA.


Catatan Perjalanan Pahri/Principal SMKM 7 Gondanglegi (1)

Malangmu.or.id - UEA. Kedatangan saya dan 45 Kepala Sekoleh Menengah Kejuruan (SMK) bersama Kepala Bidang SMA-SMK Jawa Timur, Dr.  Hudiyono, MSi., ke Uni Emerat Arab (UEA)  dalam rangka menghadiri undangan World Skill Competition (WSC). Kompetisi dua tahunan ini, bertempat di Abu Dhabi National Exhibition Centre (ADNC). Acara berlangsung 15-18 Oktober 2017.

Kompetisi akbar anak-anak SMK tingkat dunia ini,  diikuti 77 negara.  Satu diantaranya Indonesia.  Negara yang memiliki SMK terbanyak di dunia ini (13 ribu lebih), mengikutsertakan 29 dari 55 cabang lomba yang dipertandingkan.  Tujuh diantara peserta dari Jawa Timur.

Kepala Bidang SMA-SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur,  Dr.  Hudiyono,  MSi., yang turut serta dalam WSC,  berharap anak-anak dari Jawa Timur bisa memberi sumbangan medali untuk Indonesia. Selain itu,  Hudiono, mengingatkan  kepala sekolah yang hadir,  untuk mengambil pelajaran setiap sisi dari pelaksanaan WSC. "Jangan lewatkan even akbar ini.  Kita belajar dan kita evaluasi kekurangan dan kelebihan pendidikan, agar kualitas SMK Jawa Timur dari tahun ke tahun semakin baik, "kata Hudiono yang selalu bersemangat bila diajak bicara dunia SMK.

Berada di tengah-tengah arena WSC Abu Dhabi,  ada rasa bangga sekaligus haru.  Bangga karena anak-anak Indonesia bisa berkompetisi di ajang sekolah vokasi berkelas dunia. Sejajar dengan negara-negara high tekhnologi, seperti:  Jerman,  Swiss,  Amerika, Belanda,  Prancis,  China,  Jepang, India  dan Rusia.

Terharu, karena menghadapi lawan tanding dari negara super power yang dimanja dengan sarana pendidikan,  namun demikian anak-anak Indonesia tidak berkecil hati. Tidak ciut nyali-nya.  Percaya diri mereka  tinggi, sekalipun fisik-nya tidak setinggi kompetitor dari Amerika dan Eropa.  Kontingen Indonesia yakin, di arena ini tak ada negara besar atau kecil.  Semua punya peluang yang sama untuk menjadi The Winner. 

"Sejauh ini,  hampir semua berjalan lancar, anak-anak bertanding dengan penuh semangat, penuh motivasi dan penuh keyakinan. Mudah-mudahan WSC Abu Dhabi 2017 mencapai hasil yang terbaik untuk Indonesia, "kata Kasubdit  Kesiswaan Direktorat PSMK Kemendikbud RI,  Dra.  Nur Widyani,  MM.,  kepada penulis via ponsel-nya di Abu Dhabi USA.

Pertandingan yang berlangsung selama lima hari dari jam 08.00 sd 16.00 waktu setempat terbuka untuk umum.  Masyarakat dunia bisa menonton kebolehan dan kehebatan siswa vokasi.  Mulai dari urusan masak-memasak (tata boga)  sampai pada urusan tekhnologi modern dan mutakhir (IT dan Otomotif). Panitia sangat profesional, gedung mendukung,  alat dan bahan lomba kualitas nomor satu,  lay out arena cantik dan mempesona, ruang yang bersih dan tertata rapi. Pendek kata,  pengunjung dimanja dengan aneka fasilitas WSC.  Abu Dhabi memang Oke.

Selamat bertanding. Selamat berkompetisi. Berikan yang terbaik.  Harumkan Indonesia dengan prestasi.  SMK bisa SMK Hebat (bersambung).

Abu Dhabi National Exhibition Centre (ADNC),  15 Oktober 2017.

0 komentar:

Posting Komentar