Kamis, 21 September 2017

Posted by hilmi Posted on September 21, 2017 | No comments

Tabligh Akbar, Seru Wujudkan Ukhuwah Islamiyah yang Nyata

Penceramah dari Muhammadiyah dalam Tabligh Akbar sambut Tahun Baru Hijriyah 1439, Rabu 29 Dzulhijjah 1438H.
Malangmu.or.id -- "Umat Islam sudah saatnya bangkit, mempimpin ummat manusia, membangun peradaban yang mulia, seperti halnya ketika Nabi Muhammad SAW berada di Yatsrib (Madinah) setelah melakukan perjalanan hijrah dari Mekkah, kemudian membangun masyarakat yang damai di bawah kepemimpinan Rasulullah SAW." Inilah salah satu kesimpulan taushiyah Loch Mahfud yang mewakili Muhammadiyah dalam pengajian Tabligh Akbar.

Lulusan Pondok Modern Gontor ini mengajak kepada seluruh peserta yang hadir, yang memadati area parkir TR Sengkaling UMM ini agar muhasabah diri, "momentum pergantian tahun Hijriyah ini, mari kita gunakan untuk bermuhasabah (introspeksi diri) untuk melangkah menuju kebaikan, membangun sesuatu yang lebih produktif dan bermanfaat untuk ummat", serunya.

MUI, Muhammadiyah, Hidayatullah dan  NU yang telah bergabung dalam Forum Kesatuan Umat Islam Ini, berhasil melaksanakan kegiatan secara bersama-sama berupa Tabligh Akbar kedua dalam rangka menyongsong tahun baru Hijriyah. Kali ini bertema "Dengan Peringatan 1 Muharram, Kita Wujudkan Ukhuwah  Islamiyah, Wathaniyah, Bashariyah dalam Bingkai NKRI.

Tiga pembicara yang mewakili Muhammadiyah, Hidayatullah, NU dan sambutan dari Ketua MUI Dau menyerukan agar, forum bersama umat Islam harus terus digalakkan demi kesatuan dan kekuatan Islam itu sendiri.


"Di tengah suasana yang mencekam ini, karena memang ada upaya-upaya dsri pihak lain untuk memecah belah umat Islam, maka kita harus terus berkomunikasi, menjalin tali silaturrahmi, menjaga keharmonisan untuk tegaknya Islam. Ukhuwah Islamiyah harus bisa diwujudkan secara nyata dalam kehidupan kita sehari-hari. Jangan mudah dipecah belah." Tegas ketua MUI Dau, Drs. Abdul Malik.

Ustdaz Mawardi, S.Ag selaku perwakilan Hidayatullah juga menyeru agar ummat Islam terus memupuk diri, meningkatkan kualitas, dan membangun tatanan masyarakat yang unggul seperti halnya dilakukan Rasulullah SAW di Madinah. (Hilmi)
Categories:

0 komentar:

Posting Komentar