Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

Drs Sulton Amien MM: Muhammadiyah Itu Sangat NKRI, Jangan Ragukan Jiwa Kami

Malangmu.or.id -- Ada keraguan dan pemutarbalikkan fakta sebagian masyarakat terhadap jiwa NKRI Muhammadiyah belakangan ini adalah tidak tepat. Itu  mengingkari sejarah.  Muhammadiyah itu berdiri karena berkobar jiwa NKRI para pendiri Muhammadiyah. KH Ahmad Dahlan tahun 1912 mendirikan Persyarikatan Muhammadiyah, agar masyarakat Indonesia itu pintar, maju dan terbebas dari penjajahan.

Demikian kata Wakil Ketua PWM Jawa Timur,  Drs H Sulton Amin MM,  saat mengisi pengajian rutin PDM Kabupaten Malang di PCM Kecamatan Jabung (24/9/17). Lebih lanjut Sulton mengatakan,    jangan ajari Muhammadiyah itu NKRI.  Muhammadiyah itu sudah sangat NKRI sebelum NKRI ini berdiri.

Sementara itu,  Ketua PDM Kab Malang Dr Mursidi MM., dalam sambuatannya mengatakan,  Muhammadiyah itu sangat mencintai negeri ini,  maka setiap acara formal, Muhammadiyah senantiasa memulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Melihat adanya sebagian masyarakat Jabung yang belum bisa menerima dengan tulus kehadiran Muhamm…

Apresiasi Sekolah Unggul, Abdul Mu'thi: Jadikan Spirit Tradisi Prestasi

Malangmu.or.id -- Ajang Muhammadiyah Education (ME) Award 2017 tak sekadar memunculkan pamor dan prestise sekolah-sekolah unggul Muhammadiyah. Bagi sebagian pelajar dan guru, ME Award 2017 menjadi motivasi dan kebanggaan tersendiri karena mampu menjadi terbaik dengan berbagai prestasi yang diraihnya.

Harapan ini juga ditegaskan Dr Abdul Mu'thi MEd, sekretaris PP Muhammadiyah, yang memberikan sambutan closing statement ME Award di Dome UMM, Sabtu (23/9) malam. Abdul Mu'thi berharap, prestasi yang sudah diraih di ajang ME Award 2017 ini, akan meningkat di kancah lebih besar lagi, hingga level nasional dan internasional.

"Prestasi pada ME Award 2017 ini tentunya bisa menjadi spirit positif untuk membangun tradisi prestasi dan juara, dan bisa menjadi obor bagi kemajuan pendidikan Muhammadiyah," kata Mu'thi.

Lebih dari itu, Abdul Mu'thi mengimbau kompetisi Excellence Education in Muhammadiyah mampu menjadi spirit fastabiqul khoirat dan menjadi yang terbaik.

"…

Panitia Pengajian Daerah Berbagi ke Warga Sekitar

Malangmu.or.id -- Berbagi dan terus berbagi. Inilah salah satu slogan yang dipegang oleh para penggerak Muhammadiyah. "Muhammadiyah itu identik dengan memberi. Memberi dalam bentuk apapun." Ungkap singkat dan tegas Wakil Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah kabupaten Malang, Alfie Nur Hidayat.

Pada acara pengajian daerah Muhammadiyah yang bertempat di Jabung, panitia berhasil mengumpulkan 2000 paket makanan yang terdiri dari nasi kotak dan kue. Jumlah yang besar itu tentu tidak hanya dihabiskan oleh peserta pengajian, tetapi sengaja disiapkan oleh panitia untuk dibagikan ke warga sekitar lokasi acara.

Yayasan Ponpes Al Muhajirin Tebelo, kec. Jabung salah satu tempat tujuan pembagian makanan itu. Hampir seratus bingkisan diterima oleh pengasuh ponpes Al Muhajirin, Gus Imam Mahsun. Lainnya diberikan kepada masyarakat sekitar Kemantren, termasuk Posko Brigif 18 yang bersebelahan dengan lapangan Kemantren, tempat pengajian berlangsung.
Segenap crew panitia, termasuk ibu ibu …

Drs. H.M. Sulthon Amien, MM: Jangan Mati seperti Burung Beo

Malangmu.or.id - JABUNG. Mengawali tausiyahnya, Ustadz Drs. H.M. Sulthon Amien, MM becerita, ada seorang kyai menangis terseduh-seduh ketika burung Beo nya mati. Santrinya bertanya-tanya, kenapa hanya burung saja yang mati itu koq ditangisi? Apa kata Kyainya? Hai murid-muridku, yang aku tangisi itu bukan burungku, tetapi kamu-kamu ini. Jawab kyai kepada muridnya.

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim ini melanjutkan cerita bahwa burungnya hafal yang telah aku ajarkan, dan selalu menyebut assalamualaikum, laailaaha illallah, innaalillahi, astagfirullah, dsb. Tetapi, ketika burung itu diterkam kucing hanya berteriak​ ciat-cet, ciat-ciet. Jelas Kyai yang menangisi burung Bionya mati itu.

Apa pelajaran dari cerita di atas? Tanya Sulthon kepada Jamaah pengajian. Kita ini sudah hafal seluruh kalimat tauhid, tapi sekedar hafal. Ayat-ayat Alquran banyak juga kita hafal, tetapi hanya sekedar hafal, tidak mengerti maknanya. Ajaran Islam  belum masuk ke dalam diri kita, belum menjelma…

Semarak Pengajian Daerah Muhammadiyah di Jabung dengan Gelar Pawai Ta'aruf, Seni Islami dan Bazar

Malangmu.or.id - JABUNG. Pengajian Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malang yang digelar di Lapangan Desa Kematren Kecamatan Jabung, Ahad (24/9), cukup antusias diikuti warga dan jamaah Muhammadiyah. Beberapa saat sebelum pengajian, kegiatan dirangkai dengan semarak kegiatan dalam rangka 1 Muharram 1439 Hijriyah.

Pawai taaruf 1 Muharram 1439 H yang dilakukan para pelajar sekolah Muhammadiyah di wilayah Jabung mengawali penyambutan pengajian PDM Kabupaten Malang ini. Dengan berjalan kaki, peserta pawai taaruf ini berjalan beberapa meter dengan menampilkan kreasi masing-masing. Salah satunya, aksi drumband yang ditampilkan siswa-siswi SD Muhammadiyah Tumpang 3 Tumpang

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Jabung telah menyiapkan tempat yang sangat strategis dan representative yaitu di lapangan Kemantren Jabung. Selain mudah aksesnya, lapangan ini juga sebagai media dakwah terbuka Muhammadiyah dalam rangka syiar ke Islaman kepada masyarakat sekitar maupun warga yang melewati jalan utama sekitar lapa…

PWM Jatim Apresiasi 42 Sekolah Unggul Muhammadiyah, Ini Daftarnya!

Malangmu.or.id -- Sejumlah 42 sekolah Muhammadiyah jenjang SD sampai SMA/MA/SMK di Jawa Timur ditetapkan sebagai Sekolah Unggul 2017 (branded schools). Predikat ini berdasarkan penilaian yang dilakukan Majelis Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen) PWM Jatim.

Sebanyak 42 sekolah ini mendapatkan penghargaan dalam acara Muhammadiyah Education (ME) Award yang digelar di Dome UMM, Sabtu (23/9). Penghargaan diberikan di sela-sela sambutan mantan ketua PP Muhammadiyah Prof Din Syamsuddin.

Dalam sambutannya, Din Syamsuddin mengatakan sangat mengapresiasi sekolah–sekolah Muhammadiyah Jawa Timur yang berpartisipasi di ajang ME Awards 2017 ini. Ia juga sangat bangga pada para sekolah yang telah meraih penghargaan sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur.

Terpisah, ketua Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur DR Arba'iyah MA mengungkapkan, Instrumen Muhammadiyah Branded School dijadikan aspek penilaian terhadap Sekolah Unggul Muhammadiyah ini. Instrumen ini setidakny…

Unik, Tabligh Akbar Sambut Muharram Diawali Apel Pagi

Malangmu.or.id -- Berbeda dengan peringatan tahun baru Hijriyah tahun lalu, kini MUI dan segenap Ormas di Dau (Muhammadiyah, Hidayatullah, NU) mendesain acara peringatan tahun baru Hijriyah 1439 dengan format acara yang kreatif dan atraktif. Jikalau tahun lalu, murni pengajian dari perwakilan semua ormas, kini Tabligh Akbar ini diawali dengan Apel Pagi.

Apel pagi yang biasa dilakukan dalam acara-acara resmi pemerintahan, namun kini ditampilkan dalam acara Pengajian, Tabligh Akbar. Tak ayal, persiapanpun dilakukan secara matang. Sebelum hari H (H-1) diadakah gladi. Pada hari H, sebelum rombongan Muspika hadir dilokasi, juga dilakukan gladi bersih. Segenap petugas apel (upacara) bersiap siaga dan mengatur seluruh anggota (peserta) pengajian mengikuti instruksi. Susunan acara apel hampir mirip dengan upacara pada umumnya, kecuali pengibaran bendera yang tidak ada.

Sekitar pukul 08.45, Camat Dau dan jajaran muspika lain datang. Mereka memasuki lapangan dan menempati panggung kehormatan, …

Tabligh Akbar, Seru Wujudkan Ukhuwah Islamiyah yang Nyata

Malangmu.or.id -- "Umat Islam sudah saatnya bangkit, mempimpin ummat manusia, membangun peradaban yang mulia, seperti halnya ketika Nabi Muhammad SAW berada di Yatsrib (Madinah) setelah melakukan perjalanan hijrah dari Mekkah, kemudian membangun masyarakat yang damai di bawah kepemimpinan Rasulullah SAW." Inilah salah satu kesimpulan taushiyah Loch Mahfud yang mewakili Muhammadiyah dalam pengajian Tabligh Akbar.

Lulusan Pondok Modern Gontor ini mengajak kepada seluruh peserta yang hadir, yang memadati area parkir TR Sengkaling UMM ini agar muhasabah diri, "momentum pergantian tahun Hijriyah ini, mari kita gunakan untuk bermuhasabah (introspeksi diri) untuk melangkah menuju kebaikan, membangun sesuatu yang lebih produktif dan bermanfaat untuk ummat", serunya.

MUI, Muhammadiyah, Hidayatullah dan  NU yang telah bergabung dalam Forum Kesatuan Umat Islam Ini, berhasil melaksanakan kegiatan secara bersama-sama berupa Tabligh Akbar kedua dalam rangka menyongsong tahun ba…

SD dan SMP Muhammadiyah Dau Raih Juara dalam Atraksi Drumband Tabligh Akbar Sambut Tahun Baru Hijriyah

Malangmu.or.id -- Kali kedua, Tabligh Akbar dalam rangka sambut tahun Hijriyah, digelar kembali oleh Muhammadiyah Cabang Dau yang bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Dau juga menggandeng organisasi masyarakat lain, seperti Hidayatullah dan Nahdlatul Ulama. Suasana terasa lebih meriah dan semarak jika dibandingkan dengan Tabligh Akbar tahun lalu.

Sambut tahun baru Hijriyah 1439 kemaren yang dilaksanakan di area parker Taman Rekreasi Sengkaling Universitas Muhammadiyah ini juga menggandeng DInas Pendidikan tingkat Dasar kecamatan Dau. Walhasil, massa yang berkumpul memadati seluruh halaman parkir yang mengarah ke sisi barat dan selatan tersebut. Acara yang dikemas sangat menarik itu, membuat antusiasme peserta sangat tinggi. Siswa siswi dari tingkat dasar (SD) hingga atas (SMA) bersorak sorai gembira melihat tampilan seni drumband dari beberapa sekolah yang ada di kecamatn Dau. Bukan sekedar penampilan biasa, tetapi sekaligus dinilai oleh tim juri yang disiapka…

Sambut Tahun Baru Hijriyah 1439, Seluruh Ormas Dau Bersatu

Dalam rangka sambut tahun baru Hijriyah 1439, Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat kecamatan Dau menggandeng seluruh organisasi masyarakat yang terdiri dari Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan Hidayatullah serta Dinas Pendidikan Dasar menyelenggarakan acara Tabligh Akbar pada hari Rabu 20 September 2017 / 29 Dzulhijjah 1438H.

Acara yang berlokasi di area parkir Taman Rekreasi Sengkaling Universitas Muhammadiyah Malang ini dihadiri oleh seluruh jajaran Muspika Dau. Bertema "Dengan Peringatan 1 Muharam 1439H, Kita Perkuat Ukhuwah Islamiyah, Wathaniyah, Basyariah dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia" acara ini mendapatkan apresiasi yang tinggi dari semua komponen masyarakat di kecamatan Dau. Tak ayal, seluruh ormas mengerahkan massanya untuk menyemarakkan acara tersebut. Termasuk dari Diknas kec. Dau juga mengerahkankan siswa siswi SD & SMP untuk turut meramaikannya.

Lebih dari 7000 peserta pengajian berkostum putih membanjiri area parkir TR Sengkaling yang dig…

Mengimani Sang Khaliq, Kenali Jagad Raya dan Kebesaran Dzat-Nya

Malangmu.or.id -- Kajian ketauhidan dan kebesaran Allah SWT banyak ditanamkan pada jamaah Masjid Nurul Hidayah PCM Kepanjen, Kamis (21/9) pagi. Kajian dalam rangka 1 Muharam 1438 Hijriyah ini disampaikan H. Agus Mustofa, cendekiawan muslim yang banyak dikenal dengan buku-buku serial Tasawwuf Moderen ini.

Agus Mustofa menyampaikan materi: Mengenal Allah lebih Dekat (pendekatan tasawuf moderen). Ia memulai tausiyahnya dengan menjelaskan kandungan makna surat Al Hajj (22) ayat 74. Menurutnya, Islam substansinya diawali dengan tauhid dan diakhiri dengan tauhid.

"Awal menjadi muslim, harus mengucapkan Syahadatain, begitu meninggalpun hrus dengan syahadat," kata Agus.

Dikatakan, sejumlah 6.236 ayat dalam Alqur'an, kandungan isi intinya ada dalam surat Alfatihah (ummul qur'an). Menurutnya dalam lafadz basmallah mengandung makna bahwa esensi beragama adalah bertauhid kepada kepada kebesaran Allah SWT, bukan pada ibadah. Sejumlah 3.000 ayat lebih dalam Alquran menyebut asma …