Minggu, 06 Agustus 2017

Posted by hilmi Posted on Agustus 06, 2017 | No comments

Empat Makna Qurban menurut Ketua PCM Dau

Pengajian PRM Jetis di masjid Ar-Roudhoh, Sabtu 05/08/17
Malangmu.or.id -- DAU. Hari ini tepat tgl 13 Dzulqo'dah, bulan ke sebelas dalam tahun Hijriyah, adalah hari yang disunnahkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk melaksanakan puasa. Puasa 3 hari dalam setiap pertengahan bulan yang dimulai pada tgl 13 hingga 15 besok. Karenanya, kita sebagai ummat Islam yang mencontoh perilaku nabi Muhammad SAW, hendaknya melaksanakan puasa mulai besok. Demikian pesan dan ajak Ketua PCM Dau dalam mengawali ceramahnya di masjid Ar Roudhoh Jetis, Mulyoagung.

Pengajian rutin yang digelar oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jetis sebulan sekali keliling ke Mushollah dan Masjid se wilayah Jetis ini selalu diramaikan oleh jamaah, anggota dan simpatisan Muhammadiyah ranting Jetis. Adapun tema yang diangkat pada pengajian kali ini adalah Makna Qurban. Tema yang pas karena sebentar lagi ummat Islam akan memasuki bulan Dzulhijjah, yang di dalamnya terdapat rangkaian ibadah Haji dan hari raya Iedul Adha (Iedul Qurban).

Makna yang bisa digali dari ibadah qurban menurut Drs. H. Taufiq Burhan, M.Pd minimal ada empat.  Pertama adalah ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmatNya. Mewujudkan rasa syukur ini bisa berupa rela menjalankan apa yang diperintahkan oleh Allah baik ibadah ritual husus maupun sosial yang umum, karena keduanya memiliki hubungan erat yang tidak bisa dipisahkan.

Makna kedua adalah merupakan sarana untuk berbagi ke sesama. Berbagai dengan orang lain, kepada fakir miskin. Adapun makna ketiga dari qurban adalah sebagai bukti ketundukan kita. Qurban merupakan syariat khusus yang telah ditetapkan kepada ummat Islam untuk dipatuhi.

Makna terakhir yang bisa diambil dari kurban adalah sebagai wujud dari ketaqwaan kita. Seseorang yang benar-benar bertaqwa kepada Allah akan muncul​ ketulusan, keihlasan niat hati dalam menjalankan syariatNya. (Hil)
Categories:

0 komentar:

Posting Komentar