Jumat, 11 Agustus 2017

Peserta Education Short Course  Foto bersama di plasa Yangwoon High School Busan Korea. (Foto: Pahri)


Malangmu.or.id - BUSAN. Hal menarik yang dapat diambil dari misi education short course ke Negeri Korea adalah tradisi melayani dan menghormati tamu yang dengan sepenuh hati. Seperti yang dilakukan Principal Yangwoon High School, Mr.  Choi Man Gong beserta tim.

Sejak masuk pintu gerbang sekolah, Mr.  Choi,  beserta Bpk/Ibu Guru,  Karyawan dan Siswa menyambut kedatangan saya dan rombongan dengan senyum senang dan kehangatan penuh kekeluargaan. Dengan bendera merah putih di tangan, mereka berkata, selamat datang di Yangwoon High School.

Di Auditorium Yangwoon itu, saya, para rektor dan principal disuguhi atraksi budaya dan tradisi asli masyarakat Korea. Dimainkan para siswa yang aktraktif, apik dan penuh improvisasi. Di meja dan tempat duduk sudah disiapkan dan ditata informasi sekolah,  seperti agenda kegiatan, booklet, brosur dan pendampingan.

Setelah dibagi beberapa kelompok education tour, pendampingan dilakukan para siswa. Dengan Bahasa Inggris yang fasih dan lancar, mereka mengajak saya dan grup untuk melihat fasilitas sekolah, seperti laboratorium,  perpustakaan,  kantin, ruang UKS,  ruang belajar dan  IT center. Para siswa ini yang memandu dan memberikan penjelasan. Mereka betul-betul terdidik dan terlatih.

Selepas education tour,  dan sesi foto bersama di plasa kampus, Principal Yangwoon High School beserta guru dan siswa lagi-lagi melepas kepergian saya dan rombongan sampai di pintu gerbang sekolah.  Senyum tulus terpancar dari aura wajah mereka yang good looking.

Team Work Yangwoon High School melayani tamu dengan sepenuh hati, tidak dengan setengah hati. Menyaksikan pelayanan ini,  saya teringat sabda Muhammad Rasulallah yang seringkali saya sampaikan pada Bpk/Ibu Guru SMK Mutu Gondanglegi, saat Morning Spiritual Ghatering (MSG)  di sekolah,  "Barangsiapa yang beriman pada Allah dan Rasul-nya,  maka muliakan tamu-nya".

Tepatlah jika sekolah mereka maju dan tekhnologi Korea terdepan, karena mereka terbiasa dengan memuliakan tamu dan memuaskan  pelanggan. Lantas bagaimana dengan pelayanan dan penghormatan pada tamu dan para pelanggan di sekolah kita ? (Pahri)

Busan Korea, 9 Agustus 2017

0 komentar:

Posting Komentar