Langsung ke konten utama

Rakor Dikdasmen PWM Jatim: Awali Tahun Ajaran 2017 dengan Semangat Berkemajuan




SURABAYA - Memasuki tahun ajaran 2017/2018, Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Sekolah/Madrasah Muhammadiyah se-Jawa Timur. acara diikuti seribu lebih peserta dari unsur Kepala Sekolah/Madrasah,  Majelis Dikdasmen Kabupaten/Kota, dan Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur.

Rapat Koordinasi (Rakor)ini, menghadirkan Dirjen Dikmen Kemdikbud RI, Hamid Muhammad, M. Sc. Ph. D. Pria asal Madura ini mengingatkan para kepala sekolah untuk mewujudkan Sekolah Muhammadiyah yang maju dan unggul.

Sekolah maju dan unggul, Kata Hamid Muhammad, dimulai dari kemajuan pola pikir kepala sekolah. Kepala sekolah yang unggul akan melahirkan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) yang unggul. Demikian pula guru yang unggul akan menghasilkan peserta didik yang unggul dan berkemajuan.

Di tengah ramai isu pendidikan mutakhir,   Dirjen Dikmen berpesan agar kepala sekolah Muhammadiyah rajin membaca Peraturan Pemerintah (PP)\ dan Permendikbud dari sumber asli-nya. Bukan dari koran atau pendapat orang. Belakangan ini marak orang berkomentar di media tentang pendidikan tapi yang bersangkutan belum membaca aturan. "Bahkan Permendikbud saja belum dibuat sudah ramai-ramai menolak, "kelakar Hamid Muhammad mencontohkan.

Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur, Dra Hj Arbaiyyah Yusuf MA,  pada closing ceremony menginstruksikan kepada para Kepala Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Jawa Timur untuk mensukseskan program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dan memulai tahun ajaran baru 2017/2018 dengan semangat baru, prestasi baru dan kemajuan baru. 

Saat diminta pendapat soal acara itu, M Fahri,  Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 7, Gondanglegi,  Malang mengungkapkan bahwa  Rakor awal tahun ini tradisi yang baik. Membiasakan kepala sekolah mendesain dan merancang kegiatan awal tahun.  Menyemangati dan memberi pencerahan serta inspirasi. "Maka dari itu, kepala sekolah harus berpikir maju, optomis dan unggul. Ini perlu sentuhan majelis Dikdasmen  PDM dan PWM", tegasnya kepada malangmu.or.id

Rakor yang berlangsung dari 08.00 sd 16.00 Wib di Auditorium KH Mansur PWM Jawa Timur ini menarik, mencerahkan dan berkemajuan (fahri/nrd).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muhammadiyah Malang Buka Pesantren Putri

Malangmu.or.id -- Lembaga pendidikan pesantren yang dinanti-nanti oleh warga Muhammadiyah Malang kini telah hadir. Berlokasi di Kepanjen, Pesantren Muhammadiyah Al-Amin Putri mulai beroperasional. Tahun ajaran baru ini 2018/2019 dibuka pendaftaran dengan kuota yang terbatas.

Kelas terbatas, hanya 20 santriwati yang bakal menjadi santri perdana di pesantren ini. Didesain Program khusus yang bekerjasama dengan SMP Muhammadiyah 03 dan SMA Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan dalam program ini, yakni:
1) Semua kegiatan pembelajaran terpadu dan terintegrasi di Pesantren.
2) Kurikulum nya mengikuti Sisdiknas dan KMI (Pondok modern).
3) Bahasa yang digunakan dalam kesehariannya adalah Inggris dan Arab.
4) Qiroatul Kutub (membaca kitab).
5) Tahfidz Qur'an.
6) Tahsin Al-quran.
7) Pengajar dan mentor alumnus pondok pesantren modern.


Adapun kegiatan ekstra kurikulernya adalah sebagai berikut:
1) Ketangkasan; memanah
2) Bela diri; tapak suci
3) Kepanduan; Hizbul Wat…

Reuni Veteran Pemuda Muhammadiyah, Bangkitkan Semangat Ber-Muhammadiyah

Bazar Meriahkan Pengajian Halalbihalal PDM di Kromengan

Malangmu.or.id -KROMENGAN- Mengawali syawalan 1440 H, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang menggelar pengajian dwi bulanan sekalgus Halal-bihalal di Cabang Kromengan (23/6). Salah satu Cabang Muhammadiyah yang terletak di penghujung perbatasan kabupaten Blitar ini, dipilih sebagai tempat pengajian, tepatnya di Masjid Al Ikhlas desa Kromengan kec. Kromengan. Kromengan adalah salah satu kecamatan di kabupaten Malang yang dikelilingi desa yang banyak non Muslim.

Seperti lumrahnya, pengajian daerah ini selalu dimeriahkan oleh Bazar Produk usaha Muhammadiyah yang dikoordinir oleh Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM. Beberapa aneka produk usaha seperti busana muslim, es puter cak rozi, makanan olahan, kecapmu, helm dan lain sebagainya ikut menghiasai stand stand bazar. Menurut Bahtiar, Ketua Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM Kab. Malang, event Bazar produk usaha Muhammadiyah selalu hadir dalam acara seperti pengajian daerah. Disamping untuk memberikan kesempatan kepada p…