Sabtu, 17 Juni 2017

Posted by hilmi Posted on Juni 17, 2017 | No comments

Ustadz Iwan: Puasa adalah Saat-saat yang Ijabah

Ustadz Insan Muhtadawan, S.Ag saat memberi Taushiyah pada acara Baksos PCA Kasembon (Ahad, 18/06/17)
Malangmu.or.id -- KASEMBON, "Kita banyak dimudahkan oleh Allah, banyak orang yang suka kepada kita, kita banyak dikasi tempat, ini semua adalah buah dari hati yang tidak mudah dengki". Demikian ungkap ustadz Insan Muhtadawan, S.Ag dalam taushiyahnya pada acara Baksos Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kasembon di masjid Darussalam.

Acara yang diselenggarakan pada Ahad, 18 Juni 2017 mulai pukul 08.30 hingga 11.00 wib itu dihadiri oleh 400 orang undangan yang akan diberi santunan. Sebelum diberi santunan, PCA Kasembon menghadirkan pembicara untuk memberikan siraman ruhani kepada masyarakat yang diundang. Sehingga selain santunan (sembako), masyarakat mendapatkan juga mendapatkan ilmu untuk memantapkan kebaragamaan.

Karenanya, ust. Iwan (panggilan akrabnya) banyak menguraikan hal-hal mendasar yang perlu dipegang teguh oleh masyarakat. Niat yang tulus dalam menjalankan semua kegiatan atau aktivitas. Mengorientasikan semua kegiatannya hanya untuk ibadah krpada Allah hingga mengelelolah hati (manajemen qalbu).

Menurut pengasuh Padepokan Hizbul Wathan Malang ini, Orang yang hatinya selamat (qalbun salim) itu hanya berharap keridloan Allah SWT. Jadi, seluruh ibadah kita itu sebenarnya adalah hanya mencari ridlo Allah SWT. Bukan mengharap pujian manusia, bukan mengharap imbalan dari manusia, dan sebagainya.

Banyak hikmah dan keistimewaan yang bisa dimabil dalam puasa Ramadhan yang kita jalankan ini, salah satunya adalah mendidik kita agar ihlas. Jelasnya. Namun ada yang sangat penting dalam pelaksanaan puasa ini yang harus kita ketahui. Apa itu? Puasa adalah saat-saat yang ijabah, saat dikabulkan segala doa atau permintaan kita. Tegasnya diakhir ceramah. (Hilmi)
Categories:

0 komentar:

Posting Komentar