Langsung ke konten utama

Saad Ibrahim: Muhammadiyah itu Memberi, Memberi dan Memberi

Ketua PWM Jawa Timur Dr. M. Saad Ibrahim ketika memberikan sambutan
di Kajian Ramadhan 1438 H di UMM DOME. (Foto Andi) 

Malangmu.or.id - UMM. Tema Kajian Ramadhan 1438 H PWM Jawa Timur bertema “Memberi itu Indah”. Pemilihan tema ini tentu saja bukan tanpa alasan. Dr. Saat Ibrahim selaku ketua PWM dalam sambutannya menjelaskan secara panjang lebar di UMM Dome (3/6/17) yang dihadiri oleh belasan ribu warga Muhammadiyah Jawa Timur. Acara juga dihadiri presiden Joko Widodo, menteri Agama, menteri Pendidikan dan Kebudayaan, gubernur Jatim, Walikota Malang, Bupati Malang dan beberapa undangan dari agama lain.

Ketua PWM Jawa Timur dalam sambutannya menjelaskan bahwa Muhammadiyah itu amal usaha yang terus memberi. Tidak saja untuk warganya sendiri tetapi juga masyarakat umum bahkan bangsa ini. “Muhammadiyah itu menegakkan, mendorong, menggugah, mempelopori, memberi contoh untuk memberi, memberi dan memberi. Itu semua untuk kesejahteraan umat, bangsa dan kemanusiaan”

Saad kemudian mencontohkan bagaimana kegiatan amal usaha Muhammadiyah di Jatim. Jatim mempunyai 974 sekolah Muhammadiyah, 32 pondok pesantren, 6 universitas, 10 sekolah tinggi, 885 kelompok bermain, 967 taman kanak-kanak, 40 pengasuhan anak dan yatim piatu, 25 rumah sakit, 50 klinik Muhammadiyah dan Aisyiyah.

“Anggarann Belanja Amal usaha Muhammadiyah Jawa Timur tercatat sekitar  5,21 trilian pada tahun 2016. Ini adalah wujud konkrit gerakan Muhammadiyah yang membangun kemanusiaan dan kebangsaan, “kata Saad lebih lanjut.

Dalam kesempatan itu, ketua PWM itu juga mengucapkan banyak terima kasih pada presiden Jokowi yang telah berkenan hadir dan memberikan sambutan. Kehadiran presiden akan menjadi penyemangat Muhammadiyah Jatim untuk terus menjadi gerakan yang berkemajuan (nrd).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muhammadiyah Malang Buka Pesantren Putri

Malangmu.or.id -- Lembaga pendidikan pesantren yang dinanti-nanti oleh warga Muhammadiyah Malang kini telah hadir. Berlokasi di Kepanjen, Pesantren Muhammadiyah Al-Amin Putri mulai beroperasional. Tahun ajaran baru ini 2018/2019 dibuka pendaftaran dengan kuota yang terbatas.

Kelas terbatas, hanya 20 santriwati yang bakal menjadi santri perdana di pesantren ini. Didesain Program khusus yang bekerjasama dengan SMP Muhammadiyah 03 dan SMA Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan dalam program ini, yakni:
1) Semua kegiatan pembelajaran terpadu dan terintegrasi di Pesantren.
2) Kurikulum nya mengikuti Sisdiknas dan KMI (Pondok modern).
3) Bahasa yang digunakan dalam kesehariannya adalah Inggris dan Arab.
4) Qiroatul Kutub (membaca kitab).
5) Tahfidz Qur'an.
6) Tahsin Al-quran.
7) Pengajar dan mentor alumnus pondok pesantren modern.


Adapun kegiatan ekstra kurikulernya adalah sebagai berikut:
1) Ketangkasan; memanah
2) Bela diri; tapak suci
3) Kepanduan; Hizbul Wat…

Reuni Veteran Pemuda Muhammadiyah, Bangkitkan Semangat Ber-Muhammadiyah

Bazar Meriahkan Pengajian Halalbihalal PDM di Kromengan

Malangmu.or.id -KROMENGAN- Mengawali syawalan 1440 H, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang menggelar pengajian dwi bulanan sekalgus Halal-bihalal di Cabang Kromengan (23/6). Salah satu Cabang Muhammadiyah yang terletak di penghujung perbatasan kabupaten Blitar ini, dipilih sebagai tempat pengajian, tepatnya di Masjid Al Ikhlas desa Kromengan kec. Kromengan. Kromengan adalah salah satu kecamatan di kabupaten Malang yang dikelilingi desa yang banyak non Muslim.

Seperti lumrahnya, pengajian daerah ini selalu dimeriahkan oleh Bazar Produk usaha Muhammadiyah yang dikoordinir oleh Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM. Beberapa aneka produk usaha seperti busana muslim, es puter cak rozi, makanan olahan, kecapmu, helm dan lain sebagainya ikut menghiasai stand stand bazar. Menurut Bahtiar, Ketua Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM Kab. Malang, event Bazar produk usaha Muhammadiyah selalu hadir dalam acara seperti pengajian daerah. Disamping untuk memberikan kesempatan kepada p…