Sabtu, 17 Juni 2017

Posted by Ridlo Posted on Juni 17, 2017 | No comments

Puasa Sebagai Wahana Konsolidasi Batiniah

Rektor UMM, Drs. H. Fauzan ketika menyampaikan ceramah di Baitul Arqom UMM, Sabtu (17/6/17) (photo: Humas UMM)

Salah satu makna puasa adalah adanya konsolidasi batiniah manusia terhadap Tuhannya. Ini adalah tahapan fundamental untuk bisa menata kembali, meredesign, bermuhasabah untuk instrospeksi baik personal maupun sosial. Konsolidasi batiniah merupakan tahapan untuk memproses menjadi manusia lebih lebih baik dan bermanfaat bagi sesama.

Begitu penjelasan Rektor UMM, Fauzan, M.Pd dihadapan peserta Baitul Arqom bagi Dosen dan Karyawan Universitas Muhammadiyah Malang di UMM Dome, Sabtu (17/6/17). Lebih lanjut, Fauzan memaparkan mengenai puasanya ulat yang mulanya dari makhluq yang menjijikkan menjadi kupu-kupu yang indah dan bermanfaat serta menyenangkan.

 ‘Proses metamorfosa dari ulat, kepompong sampai kupu-kupu yang indah adalah perumpamaan puasa ramadhan bagi manusia. Dengan puasa bisa mengantarkan manusia menjadi hamba yang berderajat tinggi di hadapan Allah SWT’, papar Rektor UMM ini.

Makna imsya’, menurut Fauzan, tidak hanya menahan lapar dan minum serta berhubungan suami istri disiang hari, tapi lebih dalam adalah menahan hal-hal negatif yang bisa menyebabkan ketidaknyamanan, instabilitas dan kerugian bagi yang lain. Menahan mulut untuk tidak bicara yang tidak baik dan merugikan juga bagian dari imsya nya orang berpuasa. Disamping itu juga, menahan untuk tidak menulis hal-hal yang bisa menyebabkan kebencian, ketidakstabilan dan tidak bermanfaat seperti era sosial media ini merupakan ihtiar imsyak kita agar puasa kita benar-benar memberikan pahala bagi kita hingga mengantarkan kita menjadi manusia yang berkualitas dihadapan Allah SWT.

Menyimpulkan sambutannya, Fauzan sekali lagi menekankan akan pentingnya konsolidasi batiniyah yang sangat penting agar menjadi hamba yang la’allakum tattaqun dengan berderajat paling tinggi seperti yang Allah janjikan.

 ‘Semoga, sebagai bagian dari civitas akademika Islam, puasa ini benar-benar memberikan andil untuk memberikan ghiroh kerja dan spirit untuk menjadikan kampus UMM lebih maju dan berkembang dan bisa membaggakan baik persyarikatan maupun bangsa,’ pungkasnya (rs/nrd)

0 komentar:

Posting Komentar