Sabtu, 10 Juni 2017

Posted by hilmi Posted on Juni 10, 2017 | No comments

Mursidi: Kesungguhan itu Kunci Pelaksananaan Filantropi


Mursidi ketika memberikan sambutan dalam Kajian Ramadhan 1438H di masjid Ulil Abshar Dau, Ahad (11/06/17)

Malangmu.or.id -- Selama ini, masyarakat sudah punya persepsi positif bahwa Muhammadiyah itu suka beramal. Itu tak lain karena gerakan amal menjadi fokus penting gerakan Muhammadiyah saat berdiri. Semua itu terus dilakukan sampai sekarang dan terus dikembangkan secara modern.

Demikian pesan penting yang dikemukakan Dr. Mursidi, MM ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang. Pesan penting Mursidi itu disampaikan saat memberikan sambutan pada acara kajian yang diselenggarakan  di Kompleks Ulil Abshar, Malang (11/6/17). Hadir dalam Kajian itu seluruh PCM di wilayah kabupaten Malang.

Mursidi kemudian menekankan, Muhammadiyah, termasuk PCM Dau kaya wakaf. Wakaf itu harus ditindaklanjuti  dengan sungguh-sungguh karena  amanah. “Pelaksanaan wakaf secara sungguh-sungguh ini menjadi salah satu gerakan yang selama ini dikenal dengan istilah Filantropi. Mengapa ini penting karena Muhammadiyah sejak awal memang dikenal dengan gerakan amal oleh masyarakat”.

Dalam Kajian Ramadhan PDM Kabupaten Malang yang bertema “Revitalisasi Gerakan Filantropi Muhammadiyah”, Mursidi berpesan filantropi hanya bisa dilaksanakan secara baik kalau warga Muhammadiyah istiqomah. Hal ini penting dilakukan karena juga bisa meningkatkan syiar dan dakwah Muhammadiyah. “Kita berdakwah dengan amal usaha, bukan sekedar wacana. Makan, bersungguh-sungguh dalam melaksanakan filantropi menjadi penting, “tegas doktor ilmu Ekonomi dari Universitas Brawijaya (UB) tersebut.

Mursidi kemudian berpesan agar semangat menggelorakan filantropi terus dilakukan sebagai perilaku kebaikan. Kebaikan yang dilakukan pada akhirnya untuk diri sendiri juga. Untuk itu, Muhammadiyah harus bisa mengelola secara modern dan sebaik mungkin.

Acara yang diselenggarakan di kompleks Ulil Abshar itu dipilih karena PCM Dau memiliki amal usaha. Ulil Abshar yang mempunyai kegiatan Panti Asuhan, Sekolah Dasar Muhammadiyah 8 (SD Mapan), dan KBIH Ulil Abshar dibawah pengelolaan PCM Dau.

Hadir sebagai pembicara dalam Kajian ini antara lain; Prof. Dr. Syafiq A. Mughni (ketua PP Muhammadiyah) yang akan membawakan tema umum dan Dr. dr. Sukadiono (Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya) serta drh. Zainul Muslimin (ketua Lazizmu PWM Jatim) yang mengambil tema Impelemtasi Gerakan Filantropi Muhammadiyah. (nrd/hil/ali).

Categories:

0 komentar:

Posting Komentar