Kamis, 08 Juni 2017

Posted by hilmi Posted on Juni 08, 2017 | No comments

Makna Puasa bagi Mursidi

Suasana saat Mursidi menyampaikan taushiyah di masjid Ulil Abshar Jetis, Selasa (06/06/17)
Malangmu.or.id -- Beragam makna dan keistimewaan puasa Ramadhan yang dijalani umat Islam. Puasa Ramadhan bukan hanya memberikan makna atau pendidikan ruhani bagi diri pribadi saja, melainkan masyarakat sosial secara luas. Demikianlah beberapa pernyataan yang disampaikan oleh Dr. Mursidi saat memberikan taushiyah pada acara Safari Ramadhan di masjid Ulil Abshar Jetis Mulyoagung Dau Selasa (06/06/2017).

Di depan para pimpinan cabang, ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah serta para pelaksana AUM se-cabang Dau, Ketua PDM kabupaten Malang itu mencoba menguraikan makna "PUASA" perhuruf. Menurutnya, huruf "P" yang pertama dalam kata puasa bisa diberi makna  Berpikir positif. "Menjadi manusia yang beriman harus selalu berpikir positif atau khusnudhon, jangan sampai su'udhon," paparnya.  "Mari kita bangkitkan energi positif kita dala.m setiap pergerakan persyarikatan ini," lanjutnya.

Huruf "U" adalah ucapan. 'Ucapan kita hrs mengandung unsur doa. Berbicara selalu yang baik. Berbicara dengan hati. Amalan hati lebih utama daripada amalan badan. Amalan hati adalah amalan yang pokok, sesuatu yg tinggi, dan merupakan buah dari mahabbah ilallah". jelasnya.

Adapun huruf "A" adalah aksi. "Kreatifitas yang penuh inovasi. Tiada hari tanpa aksi, kreasi dan inovasi adalah semboyan yang harus kita miliki". Ajaknya kepads seluruh hadirin.

Huruf "S" bisa dimaknai dengan senyum, sapa dan salam. Sebagaimana Sabda Rasulullulah: Senyum adalah shodaqah. Hadits lain juga memerintahkan kepada umat Islam agar sebarkan salam terhadap sesama manusia.

Adapun huruf "A" dalam kata puasa yang terakhir adslah amal. "Pengajian PWM kemaren pada intinya mengajak kita untuk beramal dengan baik. Gerakan filantropi kini menjadi perhatian di Muhammadiyah." Jelasnya. "Sebenarnya amal itu bukan untuk siapa siapa, tetapi untuk diri kita sendiri. Lihat QS Al-Isra' ayat 7". Urainya lebih lanjut. (Hil)
Categories:

0 komentar:

Posting Komentar