Langsung ke konten utama

Kuliah Kajian Ramadhan PWM, Haedar Nasir Tekankan Ukhuwah Otentik Sesama

Dr. Haedar Nashir, M.Si, Ketua PP Muhammadiyah ketiak memberikan tausiyah pada Kajian Ramadhan 1438 H di UMM

Malangmu.or.id - MALANG. Pesan ukhuwah dan kearifan dalam menghadapi persoalan bangsa mengemuka dalam Kajian Ramadhan 1438 H PW Muhammadiyah Jawa Timur yang dilangsungkan di Dome UMM, Sabtu (3/6) siang. Dalam kajian ini, dihadiri Ketua umum PP Muhammadiyah Prof DR Haedar Nasir dan Presiden RI Joko Widodo yang menjadi keynote speaker memberikan kuliah umum.

Ketua umum PP Muhammadiyah Prof DR Haedar Nasir mengawali sambutan sebelum Presiden Jokowi naik panggung. Dalam sambutannya, Haedar menegaskan perlunya semangat ukhuwah otentik, tanpa kepentingan dalam memajukan dan mengatasi persoalan bangsa. Haedar juga menegaskan, bahwa seluruh komponen bangsa dan penguasa tidak mudah panik dalam menghadapi masalah bangsa.

Haedar Nasir juga mengajak para undangan dan warga Muhammadiyah se Jatim untuk selalu memupuk dan rawat ukhuwah hidup bersama dan mau berkurban.

"Spirit Almaun mengajak kita berbagi. Ciri pemimpin Muhammadiyah, tidak banyak bicara dalam ikut memecahkan persoalan bangsa," demikian Haedar Nasir.

Usai sambutan ketua PP Muhammadiyah langsung dilanjutkan kuliah Presiden Joko Widodo. Sebelum naik panggung memberikan sambutan, Jokowi terlebih dahulu dikenakan almamater Muhammadiyah oleh mantan Rektor UMM Prof Malik Fadjar.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi banyak menyinggung pesatnya perubahan dan persaingan di dunia. Jokowi menyinggung cepatnya perkembangan di bidang teknologi dan informasi .

"Dunia berubah sangat cepat. Saat bangsa kita sudah mulai mengenal internet, sudah ada mobile internet, berikutnya berkembang artificial intelligent. Perkembangan teknologi ini banyak dikuasi negara lain," kata Jokowi, Sabtu (3/6).

Perkembangan dan persaingan di sektor usaha dan perekonomian juga banyak disinggung Jokowi. Menurutnya, jika tahun 1970an Indonesia cukup terkenal dan berjaya dengan BUMN dan infrstruktur, namun semakin lama tertinggal dan kalah cepat dibanding yang dikembangkan negara lain seperti Korea, Malaysia, Singapura, dan Cina. (amn)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muhammadiyah Malang Buka Pesantren Putri

Malangmu.or.id -- Lembaga pendidikan pesantren yang dinanti-nanti oleh warga Muhammadiyah Malang kini telah hadir. Berlokasi di Kepanjen, Pesantren Muhammadiyah Al-Amin Putri mulai beroperasional. Tahun ajaran baru ini 2018/2019 dibuka pendaftaran dengan kuota yang terbatas.

Kelas terbatas, hanya 20 santriwati yang bakal menjadi santri perdana di pesantren ini. Didesain Program khusus yang bekerjasama dengan SMP Muhammadiyah 03 dan SMA Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan dalam program ini, yakni:
1) Semua kegiatan pembelajaran terpadu dan terintegrasi di Pesantren.
2) Kurikulum nya mengikuti Sisdiknas dan KMI (Pondok modern).
3) Bahasa yang digunakan dalam kesehariannya adalah Inggris dan Arab.
4) Qiroatul Kutub (membaca kitab).
5) Tahfidz Qur'an.
6) Tahsin Al-quran.
7) Pengajar dan mentor alumnus pondok pesantren modern.


Adapun kegiatan ekstra kurikulernya adalah sebagai berikut:
1) Ketangkasan; memanah
2) Bela diri; tapak suci
3) Kepanduan; Hizbul Wat…

Reuni Veteran Pemuda Muhammadiyah, Bangkitkan Semangat Ber-Muhammadiyah

Bazar Meriahkan Pengajian Halalbihalal PDM di Kromengan

Malangmu.or.id -KROMENGAN- Mengawali syawalan 1440 H, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang menggelar pengajian dwi bulanan sekalgus Halal-bihalal di Cabang Kromengan (23/6). Salah satu Cabang Muhammadiyah yang terletak di penghujung perbatasan kabupaten Blitar ini, dipilih sebagai tempat pengajian, tepatnya di Masjid Al Ikhlas desa Kromengan kec. Kromengan. Kromengan adalah salah satu kecamatan di kabupaten Malang yang dikelilingi desa yang banyak non Muslim.

Seperti lumrahnya, pengajian daerah ini selalu dimeriahkan oleh Bazar Produk usaha Muhammadiyah yang dikoordinir oleh Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM. Beberapa aneka produk usaha seperti busana muslim, es puter cak rozi, makanan olahan, kecapmu, helm dan lain sebagainya ikut menghiasai stand stand bazar. Menurut Bahtiar, Ketua Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM Kab. Malang, event Bazar produk usaha Muhammadiyah selalu hadir dalam acara seperti pengajian daerah. Disamping untuk memberikan kesempatan kepada p…