Langsung ke konten utama

Jokowi Jadi Keluarga Besar UMM


Presiden Jokowi ketika memakai Jas Merah sebagai tanda bagian dari Keluarga Besar UMM
yang diberikan oleh Prof HA Malik Fadjar Ketua BPH UMM.

Malangmu.or.id - UMM. Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) diangkat menjadi  keluarga besar Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Pengangkatan itu secara simbolik dilakukan oleh Ketua Badan Pembina Harian UMM, Prof. Malik Fadjar, M.Sc. Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres)  memberikan jaket almamater UMM bertuliskan Ir. Joko Widodo pada acara Kajian Ramadhan 1438 H di UMM Dome (3/6/17).

Setelah disematkan jaket “Jas Merah Kampus Putih” Jokowi memberikan sambutan yang dihadiri belasan ribu warga Muhammadiyah se Jawa Timur. Saat Jokowi menyampaikan sambutan dengan tetap memakai jas almamater UMM itu dia bilang sempat cemas. “Saya tadi cemas, jangan-jangan jaketnya enggak cukup. Tadi kok susah dikenakan. Jangan-jangan saya gemuk, ternyata saya masih kurus. Buktinya ini pas, “kata Jokowi sambil melihat jas yang dikenakannya.

Rektor UMM Fauzan, ketika mendampingi Presiden Jokowi yang mengenakan Jas Almamater sebagai tanda bagian dari Keluarga Besar UMM. (Foto Humas UMM)

Jokowi berharap, agar UMM tetap menjadi universitas terkemuka dan ikut mencerdaskan anak bangsa. Saat menyampaikan sambutan Jokowi menyinggung pentingnya peningakatan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Kita harus kejar ketinggalan dengan bangsa lain. SDM dengan peningkatan mutu pendidikan itu salah satu solusi mengatasi ketertinggalan. Perkuat mentalitas, nilai agama, moralitas yang baik, “kata antan Walikota Solo itu.

Selesai memberikan sambutan Jokowi sempat menyalami para peserta sehingga acara sempat terhenti sebentar. Acara Kajian Ramadhan berlangsung sampai  Minggu (4/6/17) (nrd).

Komentar

  1. Redaksional penulisan kurang diperhatikan. Kata antan harusnya di ganti Mantan

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muhammadiyah Malang Buka Pesantren Putri

Malangmu.or.id -- Lembaga pendidikan pesantren yang dinanti-nanti oleh warga Muhammadiyah Malang kini telah hadir. Berlokasi di Kepanjen, Pesantren Muhammadiyah Al-Amin Putri mulai beroperasional. Tahun ajaran baru ini 2018/2019 dibuka pendaftaran dengan kuota yang terbatas.

Kelas terbatas, hanya 20 santriwati yang bakal menjadi santri perdana di pesantren ini. Didesain Program khusus yang bekerjasama dengan SMP Muhammadiyah 03 dan SMA Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan dalam program ini, yakni:
1) Semua kegiatan pembelajaran terpadu dan terintegrasi di Pesantren.
2) Kurikulum nya mengikuti Sisdiknas dan KMI (Pondok modern).
3) Bahasa yang digunakan dalam kesehariannya adalah Inggris dan Arab.
4) Qiroatul Kutub (membaca kitab).
5) Tahfidz Qur'an.
6) Tahsin Al-quran.
7) Pengajar dan mentor alumnus pondok pesantren modern.


Adapun kegiatan ekstra kurikulernya adalah sebagai berikut:
1) Ketangkasan; memanah
2) Bela diri; tapak suci
3) Kepanduan; Hizbul Wat…

Reuni Veteran Pemuda Muhammadiyah, Bangkitkan Semangat Ber-Muhammadiyah

Bazar Meriahkan Pengajian Halalbihalal PDM di Kromengan

Malangmu.or.id -KROMENGAN- Mengawali syawalan 1440 H, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang menggelar pengajian dwi bulanan sekalgus Halal-bihalal di Cabang Kromengan (23/6). Salah satu Cabang Muhammadiyah yang terletak di penghujung perbatasan kabupaten Blitar ini, dipilih sebagai tempat pengajian, tepatnya di Masjid Al Ikhlas desa Kromengan kec. Kromengan. Kromengan adalah salah satu kecamatan di kabupaten Malang yang dikelilingi desa yang banyak non Muslim.

Seperti lumrahnya, pengajian daerah ini selalu dimeriahkan oleh Bazar Produk usaha Muhammadiyah yang dikoordinir oleh Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM. Beberapa aneka produk usaha seperti busana muslim, es puter cak rozi, makanan olahan, kecapmu, helm dan lain sebagainya ikut menghiasai stand stand bazar. Menurut Bahtiar, Ketua Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM Kab. Malang, event Bazar produk usaha Muhammadiyah selalu hadir dalam acara seperti pengajian daerah. Disamping untuk memberikan kesempatan kepada p…