Minggu, 21 Mei 2017

Ketua PWA Jatim ketika berceramah di Milad Aisyiyah ke 100 yang diselenggarakan PCA Dau, Ahad (21/05/17)
Malangmu.or.id -- DAU, Pengajian akbar sebagai puncak acara perayaan Milad Aisyiyah  ke 100 tahun yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Dau sukses digelar di gedung ex Vivi TR. Sengkaling pada Ahad (21/05/17). Sekitar 200 lebih jamaah pengajian yang mayoritas kaum hawa memadati ruangan.

Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur, Dra. Hj. Siti Dalilah Candarawati, M.Ag selaku penceramah menyampaikan, memasuki usia yang ke 100 tahun ini Aisyiyah sudah harus mampu memaksimalkan dakwah dan kiprahnya guna memuliakan martabat umat. Beliau mengutip Q.S An-Nahl ayat 97 yang artinya; "barang siapa mengerjakan kebajikan baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka Allah akan memberikan kehidupan yang lebih baik baginya". Karenanya, melalui wadah persyarikatan Aisyiyah, seluruh kader gerakan harus berlomba dalam kebaikan. Tegasnya.

Aisyiyah adalah gerakan dakwah yang bersumber pada Qur’an dan Sunnah, sehingga baik di bidang sosial, bidang ekonomi ataupun bidang yang lain, semua harus diniatkan untuk berdakwah. ‘’Minimal kegiatan Aisyiyah di tingkat ranting adalah membentuk kelompok pengajian, kalau sudah ditingkat cabang maka harus mampu meneguhkan peran dakwah ke berbagai bidang,’’ paparnya di depan jamaah pengajian yang juga turut hadir di dalamnya adalah Jajaran PDA kab. Malang, Wakil Ketua PCM Dau dan Sekretaris Camat Dau.

Ketua PWA ini pun menyampaikan tentang pesan K.H Ahmad Dahlan kepada warga persyarikatan mengenai peran penting perempuan dalam membangun masyarakat, ditegaskan pula dalam bait syair Mars Aisyiyah yang berbunyi ‘’di telapak kakimu terbentang syurga, di tanganmu lah nasib bangsa’’. Aisyiyah adalah sarana dakwah, sehingga jangan sampai urusan dapur dan karir melalaikan tanggung jawab perempuan dalam berdakwah. izna/hil

Categories:

0 komentar:

Posting Komentar