Langsung ke konten utama

Turba Majelis Tarjih dan Tabligh, Ajang Sosialisasi Paham Keagamaan Muhammadiyah


Wilayah yang luas dan kondisi warga Muhammadiyah yang sangat beragam, menjadi tantangan sekaligus dorongan dakwah yang besar bagi setiap Majelis Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kab. Malang. Atas dasar itulah Majelis Tarjih dan Majelis Tabligh PDM Kab. Malang, melakukan turba ke Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Lebakharjo Cabang Ampelgading, Minggu, 02 April 2017.

Kegiatan turba yang dikemas dengan acara pengajian tersebut, dihadiri oleh beberapa Pimpinan Cabang dan Ranting Muhammadiyah Lebakharjo, serta warga setempat.   Menurut Abdul Wahid, selaku ketua Majelis Tablig PDM Kab. Malang menyebutkan bahwa pelaksanaan turba ke Lebakharjo merupakan salah satu agenda prioritas Mejelis Tabligh. “Lebakharjo selain sebagai daerah terjauh di kawasan dakwah PDM Kab. Malang juga merupakan salah satu Ranting yang baru didirikan, sehingga masih sangat membutuhkan pembinaan,” ujar Wahid.

Pernyataan Ketua Majelis Tablig tersebut dibenarkan oleh ketua PCM Ampelgading, bahwa kondisi warga Muhammadiyah di Lebakharjo selain jumlahnya masih sedikit juga masih sangat membutuhkan bimbingan, baik yang bersifat keorganisasian maupun bimbingan keagamaan. Minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) kader Muhammadiyah di Lebakharjo menjadi salah satu tantangan sekaligus kendala yang sangat berarti dalam pengembangan cabang dan ranting yang ada di kecamatan Ampelgading.

Hal serupa juga disampaikan oleh Siswadi, ketua Majelis Tablig  PCM Ampelgading, dengan sikapnya yang merendah beliau menyampaikan bahwa warga Muhammadiyah di Lebakharjo masih sangat membutuhkan pembinaan keagamaan. “Bimbingan keagamaan yang dibutuhkan, yang sifatnya praktis  sebagai bentuk amalan ibadah harian yang sesuai dengan tuntunan Muhammadiyah,” harap beliau.

Dalam kesempatan yang sama, Soleh Subagja selaku ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Kab. Malang, memberikan pengarahan yang sangat mendasar tentang paham agama di Muhammadiyah. Menurut beliau, di beberapa pelosok yang didominasi muslim tradisionanlis masih ada anggapan bahwa Muhammadiyah merupakan agama baru. “Bagi mereka, dapat dikatakan Islam sudah sesuai dengan keyakinan dan amaliyah yang selama ini mereka lakukan,” paparnya.

Pria asal Garut ini menjelaskan bahwa pemahaman yang sangat mendasar tentang paham agama Islam bagi segenap pimpinan dan warga muhammadiyah suatu keniscayaan mutlak yang harus dikuasai. Kemampuan pemahaman dapat membantu memberikan jawaban sekaligus sebagai pencerahan bagi segelintir orang yang masih “mencibir” Muhammadiyah.

Pemaparan ketua Majelis Tarjih tersebut sekaligus menjadi penghibur bagi  PRM Lebakharjo yang prihatin atas minimnya jumlah warga Muhammadiyah  di daerah tersebut. Menurut ketua PCM Ampelgading, dari sekitar 10.000 penduduknya, tidak lebih dari 50 orang  yang menjadi warga dan terlibat aktif di Muhammadiyah. Namun ia bersyukur bahwa penduduk Lebakharjo masih beragama Islam. (Shl-hil)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muhammadiyah Malang Buka Pesantren Putri

Malangmu.or.id -- Lembaga pendidikan pesantren yang dinanti-nanti oleh warga Muhammadiyah Malang kini telah hadir. Berlokasi di Kepanjen, Pesantren Muhammadiyah Al-Amin Putri mulai beroperasional. Tahun ajaran baru ini 2018/2019 dibuka pendaftaran dengan kuota yang terbatas.

Kelas terbatas, hanya 20 santriwati yang bakal menjadi santri perdana di pesantren ini. Didesain Program khusus yang bekerjasama dengan SMP Muhammadiyah 03 dan SMA Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan dalam program ini, yakni:
1) Semua kegiatan pembelajaran terpadu dan terintegrasi di Pesantren.
2) Kurikulum nya mengikuti Sisdiknas dan KMI (Pondok modern).
3) Bahasa yang digunakan dalam kesehariannya adalah Inggris dan Arab.
4) Qiroatul Kutub (membaca kitab).
5) Tahfidz Qur'an.
6) Tahsin Al-quran.
7) Pengajar dan mentor alumnus pondok pesantren modern.


Adapun kegiatan ekstra kurikulernya adalah sebagai berikut:
1) Ketangkasan; memanah
2) Bela diri; tapak suci
3) Kepanduan; Hizbul Wat…

Reuni Veteran Pemuda Muhammadiyah, Bangkitkan Semangat Ber-Muhammadiyah

Bazar Meriahkan Pengajian Halalbihalal PDM di Kromengan

Malangmu.or.id -KROMENGAN- Mengawali syawalan 1440 H, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang menggelar pengajian dwi bulanan sekalgus Halal-bihalal di Cabang Kromengan (23/6). Salah satu Cabang Muhammadiyah yang terletak di penghujung perbatasan kabupaten Blitar ini, dipilih sebagai tempat pengajian, tepatnya di Masjid Al Ikhlas desa Kromengan kec. Kromengan. Kromengan adalah salah satu kecamatan di kabupaten Malang yang dikelilingi desa yang banyak non Muslim.

Seperti lumrahnya, pengajian daerah ini selalu dimeriahkan oleh Bazar Produk usaha Muhammadiyah yang dikoordinir oleh Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM. Beberapa aneka produk usaha seperti busana muslim, es puter cak rozi, makanan olahan, kecapmu, helm dan lain sebagainya ikut menghiasai stand stand bazar. Menurut Bahtiar, Ketua Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM Kab. Malang, event Bazar produk usaha Muhammadiyah selalu hadir dalam acara seperti pengajian daerah. Disamping untuk memberikan kesempatan kepada p…