Minggu, 02 April 2017

Jumain, S.Pdi saat memaparkan konsep Perkaderan Pemuda Muhammadiyah di Aula PDM Bojonegoro, Ahad (02/04/17)

Bojonegoro, Ahad (2/4) pagi pukul 10.00 WIB Perwakilan Pimpinan Daerah Pemudauhammadiyah (PDPM) Kabupaten Malang, memaparkan konsep Perkaderan Formal Pemuda Muhammadiyah di Aula Gedung Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro. Kegiatan Semiloka Perkaderan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) itu bertema 'Perkaderan yang Sistematis, Komprehensif, Dinamis Menuju Kohesi Persyarikatan'.

Menurut Jumain S.Pdi, yang juga Sekretaris PDPM Kabupaten Malang ini, perkaderan formal merupakan pondasi dan pokok. Karenanya perkaderan formal ini harus dikuati dan dikokohkan dengan materi-materi ideologi tentang Islam dan Muhammadiyah, dan penyampaiannya dengan runtut dan sistematis, ujarnya dihadapan Pemuda Muhammadiyah se-Jatim peserta Semiloka Perkaderan.

Perkaderan Formal yang dirumuskan ini sasarannya adalah seluruh calon kader yang akan masuk sebagai anggota Pemuda Muhammadiyah terutama di PDPM dan PCPM
 "Karena ini merupakan perkaderan pokok dan ujung tombak perkaderan maka materinya adalah bermuatan ideologis dan keorganisasian serta karakteristik kepemudaan dalam Muhammadiyah", lanjutnya.

Jumain juga mengatakan bahwa, "perekrutan kader Pemuda Muhammadiyah ini juga bisa dikonsep sesuai kondisi lokal daerah masing-masing. Untuk mengukur seberapa jauh keberhasilan proses perkaderan di Pemuda Muhammadiyah, maka ada pembacaan awal - proses - akhir/rencana tindak lanjutnya", lanjutnya sambil menjelaskan proses perekrutan dan tindak lanjutnya.

Harapannya, dari paparan konsep Perkaderan Formal Pemuda Muhammadiyah ini adalah semoga Pemuda Muhammadiyah mampu membentuk kader yang memiliki ideologi yang kuat, militan, progresif, dan loyal terhadap organisasi", pungkasnya. (Izd/hil)
Categories:

0 komentar:

Posting Komentar