Langsung ke konten utama

Ketua Umum PP Muhammadiyah: Khaira Ummah menjadi Agenda Besar Muhammadiyah

Ketua Umum PP Muhammadiyah (tengah) saat memberi taushiyah di Aula BAU UMM, Sabtu (08/04/17)
 malangmu.or.id -- Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Haedar Nashir, M.Si menyampaikan bahwa masih banyak agenda besar yang harus diperjuangkan Muhammadiyah. Salah satunya adalah dalam konteks keislaman. Bagaimana menjadikan umat Islam Indonesia yang mayoritas ini sebagai khaira ummah (umat yang berdaya, terbaik). Berdaya secara ekonomi, politik dan sebagainya. Ungkapnya di Aula BAU Univ. Muhammadiyah Malang (UMM) siang tadi, Sabtu (08/04/17).

Dalam acara Pengajian Umum yang dihadiri oleh seluruh dosen UMM dan sebagian warga Muhammadiyah itu, Haedar juga menyampaikan keprihatinannya melihat realitas kondisi ummat Islam di Indonesia yang menunjukkan ketidakberdayaannya dalam banyak hal, ekonomi dan politik misalnya. Ummat Islam bisa dibilang masih tertinggal berada jauh di bawah, bahkan sebagai minoritas. Panggung politik meski sudah dipegang tetapi belum bisa mengartikulasikannya dengan baik. Begitu juga dalam bidang sains, ilmu pengetahuan. Jelasnya.

Haedar tidak menafikan segala keberhasilan yang telah diraih oleh Muhammadiyah terutama dalam hal pendidikan. Kader-kader Muhammadiyah telah banyak berkecimpung dalam panggung nasional dan juga ada yang mendunia. Keberhasilan itu wujud (hasil nyata) dari proses pendidikan dan mobilitas kader Muhammadiyah sehingga bisa memimpin lembaga-lembaga strategis negara. Bukan karena hasil konspirasi politik. Tegasnya.

Tetapi, lanjut Haedar, ini semua masih belum cukup, kita tidak boleh berhenti disini. Perjuangan Muhammadiyah masih panjang. Bagaimana melalui pendidikan yang digeluti Muhammadiyah ini mampu menciptakan manusia yang berdaya, bermanfaat untuk ummat. Inilah pekerjaan panjang kita. Paparnya dihadapan lebih dari 350 peserta pengajian.

Diakhir taushiyahnya, beliau mengingatkan bahwa folosofi matahari, yang selalu menyinari, memberikan pencerahan harus selalu tertanam dan terejawantahkan dalam semua langkah kader, terutama dosen dan guru. Kita harus tetap optimis, melalui berfikir jernih dan tauladan yang baik akan mampu membentuk karakter bangsa yang berdaya. (Hil)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muhammadiyah Malang Buka Pesantren Putri

Malangmu.or.id -- Lembaga pendidikan pesantren yang dinanti-nanti oleh warga Muhammadiyah Malang kini telah hadir. Berlokasi di Kepanjen, Pesantren Muhammadiyah Al-Amin Putri mulai beroperasional. Tahun ajaran baru ini 2018/2019 dibuka pendaftaran dengan kuota yang terbatas.

Kelas terbatas, hanya 20 santriwati yang bakal menjadi santri perdana di pesantren ini. Didesain Program khusus yang bekerjasama dengan SMP Muhammadiyah 03 dan SMA Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan dalam program ini, yakni:
1) Semua kegiatan pembelajaran terpadu dan terintegrasi di Pesantren.
2) Kurikulum nya mengikuti Sisdiknas dan KMI (Pondok modern).
3) Bahasa yang digunakan dalam kesehariannya adalah Inggris dan Arab.
4) Qiroatul Kutub (membaca kitab).
5) Tahfidz Qur'an.
6) Tahsin Al-quran.
7) Pengajar dan mentor alumnus pondok pesantren modern.


Adapun kegiatan ekstra kurikulernya adalah sebagai berikut:
1) Ketangkasan; memanah
2) Bela diri; tapak suci
3) Kepanduan; Hizbul Wat…

Reuni Veteran Pemuda Muhammadiyah, Bangkitkan Semangat Ber-Muhammadiyah

Bazar Meriahkan Pengajian Halalbihalal PDM di Kromengan

Malangmu.or.id -KROMENGAN- Mengawali syawalan 1440 H, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang menggelar pengajian dwi bulanan sekalgus Halal-bihalal di Cabang Kromengan (23/6). Salah satu Cabang Muhammadiyah yang terletak di penghujung perbatasan kabupaten Blitar ini, dipilih sebagai tempat pengajian, tepatnya di Masjid Al Ikhlas desa Kromengan kec. Kromengan. Kromengan adalah salah satu kecamatan di kabupaten Malang yang dikelilingi desa yang banyak non Muslim.

Seperti lumrahnya, pengajian daerah ini selalu dimeriahkan oleh Bazar Produk usaha Muhammadiyah yang dikoordinir oleh Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM. Beberapa aneka produk usaha seperti busana muslim, es puter cak rozi, makanan olahan, kecapmu, helm dan lain sebagainya ikut menghiasai stand stand bazar. Menurut Bahtiar, Ketua Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM Kab. Malang, event Bazar produk usaha Muhammadiyah selalu hadir dalam acara seperti pengajian daerah. Disamping untuk memberikan kesempatan kepada p…