Kamis, 06 April 2017

Rapat bersama di halaman Panti Asuhan Ulil Abshar, setelah Tim Perencanaan melakukan pengukuran tanah, Kamis (06/04/17)
malangmu.or.id -- Sebagai tindak lanjut dari survey lokasi/lahan yang akan dibangun gedung baru SMP Muhammadiyah 06 Dau sebagai sekolah MBS (Muhammadiyah Boarding School) pada tanggal 30 Maret 2017, tadi siang -sampai berita ini diturunkan-, Kamis 06 April 2017, segenap Tim dari Badan Pengawasan dan Pembangunan Kampus (BP2K) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) hadir di lokasi dalam rangka pengukuran tanah.

“Saat ini, kami melakukan pengukuran memakai alat TS (Total Stationery) yang bertujuan untuk mengetahui luas tanah dan elevasi (ketinggian) tanah. Dari hasil pengukuran akan dibuat perencanaan gambar site plan/ lay out. Nantinya dipakai acuan untuk menentukan letak dan bentuk gedung.” Jelas Sandi Wahyudiono, ST, Kabag. Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan BP2K UMM ini.

Sandi, sebagai ketua Tim perencanaan Pembangunan gedung MBS ini lebih lanjut memaparkan bahwa, selain tujuan yang telah disebutkan di atas juga agar diperoleh hasil yang efektif secara ukuran, efisien sesuai anggaran yang dicroscek dengan kondisi eksisting di lapangan. “Setelah pengukuran, sambil menunggu desain dan perencanaan gambar, akan dilakukan sondir tanah. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kedalaman tanah keras yang dipakai sebagai acuan menentukan pondasi gedung yang akan dibangun, yang direncakan lebih dari 2 lantai.” Jelasnya kepada malangmu.or.id tadi siang dilokasi pengukuran.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Dau, Drs. Taufiq Burhan, M.Pd menyampaikan banyak terimakasih kepada Pimpinan UMM yang telah menugaskan Tim dari BP2K untuk menjadi Tim Perencanaan Pembanguan MBS di Dau ini. “Secara husus, kami sampaikan terima kasih atas bantuan dalam merencanakan pembangunan MBS ini, semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kelancaran,” ucapnya kepada Tim BP2K UMM yang telah melakukan pengukuran.

Dalam musyawarah bersama, yang terdiri dari beberapa pengurus PCM, Pimpinan SMP dan Tim BP2K di halaman Panti Asuhan Ulil Abshar itu, terungkap, direncanakan gedung yang akan dibangun itu mencapai empat lantai. PCM berharap agar maket atau gambar yang dibuat nanti memenuhi standart bangunan Sekolah Boarding School yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Selain ruang kelas, laboratorium, perkantoran dan asrama serta lainnya benar-benar dipresentasikan dan didesign dengan baik pada lahan seluas 5000m2 ini.

Mengenai model bangunan, Panitia Pembangunan, PCM dan segenap tim yang terlibat belum bisa memutuskan. Mereka masih akan melakukan studi banding dan membahas lebih lanjut dan detail dengan tim ahli lainnya dalam beberapa hari ke depan. (Hil)
Categories:

0 komentar:

Posting Komentar