Langsung ke konten utama

Nurul Humaidi, Kokohkan Tauhid Hilangkan TBC

Ustadz Nurul Khumaidi saat menyampaikan materi Tauhid dan sangat interaktif dengan peserta
Malangmu.or.id - MALANG. Dihadapan peserta Baitul Arqam AUM Guru di lingkungan sekolah Muhammadiyah, Ustadz Drs. M. Nurul Humaidi, M.Ag, menegaskan bahwa Muhammadiyah tidak mengenal atau meyakini adanya hari baik dan buruk dalam menentukan acara apapun, termasuk pernikahan. Demikianlah salah satu poin inti materi ketauhidan yang dipaparkannya.

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) kabupaten Malang itu mengungkapkan bawa Tahayul, bid'ah, Curafat (baca: khurfat), dan Syirik itu meyakini sesuatu yabg pada hakekatnya tidak ada, dan jelas itu tidak dibenarnkan oleh agama (Islam). Hal itu memberikan pemahaman yang keliru (salah) di tengah masyarakat, paparnya.

Lebih lanjut beliau menuturkan bahwa bid'ah adalah sesuatu yang diciptakan dan diada-adakan tetapi di dalam ajaran Islam sebenarnya tidak ada. Curafat adalah anggapan bahwa sesuatu yang mempunyai dampak terhadap sesuatu yang lain, padahal tidak demikian, menurutnya. Adapun syirik merupakan persekutuan terhadap Allah SWT, dan tidak diampuni dosanya.

Dosen Fakultas Agama Islam UMM ini menyindir dalam kisah sehari-hari, diantaranya adanya kepercayaan tentang jatuhnya cicak dari dinding atau atap yang dikaitkan dengan malapetaka, musibah atau kejadian yang membahayakan. Menurutnya, hal itu sudah seharusnya ditinggalkan dan diberantas dari diri seorang muslim terutama Muhammadiyah. Beliau berharap agar setelah Baitul Arqam, guru-guru ini bisa menghindarkan diri dari hal-hal yang bertentangan dan merusak akidah dan tauhid dalam kehidupannya.

Demikian pesannya kepada peserta Baitul Arqam AUM yang bertempat di Pusat Kegiatan Bakti Masyarakat (PKBM) Zamzam pada yang dilaksanakan mulai Sabtu-Ahad (4-5 Maret 2017). (Zudin-Hil)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muhammadiyah Malang Buka Pesantren Putri

Malangmu.or.id -- Lembaga pendidikan pesantren yang dinanti-nanti oleh warga Muhammadiyah Malang kini telah hadir. Berlokasi di Kepanjen, Pesantren Muhammadiyah Al-Amin Putri mulai beroperasional. Tahun ajaran baru ini 2018/2019 dibuka pendaftaran dengan kuota yang terbatas.

Kelas terbatas, hanya 20 santriwati yang bakal menjadi santri perdana di pesantren ini. Didesain Program khusus yang bekerjasama dengan SMP Muhammadiyah 03 dan SMA Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan dalam program ini, yakni:
1) Semua kegiatan pembelajaran terpadu dan terintegrasi di Pesantren.
2) Kurikulum nya mengikuti Sisdiknas dan KMI (Pondok modern).
3) Bahasa yang digunakan dalam kesehariannya adalah Inggris dan Arab.
4) Qiroatul Kutub (membaca kitab).
5) Tahfidz Qur'an.
6) Tahsin Al-quran.
7) Pengajar dan mentor alumnus pondok pesantren modern.


Adapun kegiatan ekstra kurikulernya adalah sebagai berikut:
1) Ketangkasan; memanah
2) Bela diri; tapak suci
3) Kepanduan; Hizbul Wat…

Reuni Veteran Pemuda Muhammadiyah, Bangkitkan Semangat Ber-Muhammadiyah

Bazar Meriahkan Pengajian Halalbihalal PDM di Kromengan

Malangmu.or.id -KROMENGAN- Mengawali syawalan 1440 H, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang menggelar pengajian dwi bulanan sekalgus Halal-bihalal di Cabang Kromengan (23/6). Salah satu Cabang Muhammadiyah yang terletak di penghujung perbatasan kabupaten Blitar ini, dipilih sebagai tempat pengajian, tepatnya di Masjid Al Ikhlas desa Kromengan kec. Kromengan. Kromengan adalah salah satu kecamatan di kabupaten Malang yang dikelilingi desa yang banyak non Muslim.

Seperti lumrahnya, pengajian daerah ini selalu dimeriahkan oleh Bazar Produk usaha Muhammadiyah yang dikoordinir oleh Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM. Beberapa aneka produk usaha seperti busana muslim, es puter cak rozi, makanan olahan, kecapmu, helm dan lain sebagainya ikut menghiasai stand stand bazar. Menurut Bahtiar, Ketua Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM Kab. Malang, event Bazar produk usaha Muhammadiyah selalu hadir dalam acara seperti pengajian daerah. Disamping untuk memberikan kesempatan kepada p…