Minggu, 05 Maret 2017

Posted by Ridlo Posted on Maret 05, 2017 | 1 comment

Mimpi Besar PCM Karlos dan Dinamika Cabang


Sam Nanang (Ketua PCM Jabung), Dr. Mangku Purnomo (Ketua PCM Karangploso), Dr. Sasmito Djati (wakil ketua pdm kab. malang)/moderator, M. Ismail, S.Ag. (pcm singosari) dan Drs. Mudzakir, M.Pd. (ketua pcm lawang) saat memaparkan progress report cabang.
Ketua PCM Karlos (Karangploso) Dr, Mangku Purnomo mendapatkan kesempatan pertama di sesi pemaparan dari 4 PCM di turba PDM Kab Malang kelompok F yang terdiri dari Karangploso, Lawang, Singosari, dan Jabung. Dalam paparannya yang menggunakan media power point, PCM Karlos memiliki banyak kegiatan rutin dan agenda besar untuk perkembangan Muhammadiyah. PCM ini memiliki 9 ranting yang menyebar di wilayah kecamatan Karangploso yaitu PRM Tegalgondo, Tegalgondo 2, Ngijo, Kepuharjo, Ampeldento, Bocek, Girimoyo, Donowarih, Tawangargo dan Ngenep.

Kegiatan rutin yang sudah terlaksana, menurut Mangku yaitu berupa pengajian rutin di Masjid Darussalam Tegalgondo, Perumahan Ikip Tegalgondo, Masjid KH Ahmad Dahlan Ngijo dan Mushola Al Biir Ngijo. Disamping itu kegiatan sosial berupa santunan dan subsidi makam untuk seluruh warga Ngijo juga sudah terlaksana dengan baik. Untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat, agenda ramah tamah dan silaturohmi jamaah Jumat juga digelar setiap dua pecan sekali di masjid KH Ahmad Dahlan Ngijo.

Profil 3D Mega Proyek Pesantren Muhammadiyah Ahmad Dahlan di PCM Karangploso

Ada mimpi besar yang sedang disiapkan oleh PCM Karangploso yaitu membangun pusat Amal Usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan mulai TK, SD, SMP dan SMA yang berbasis pesantren vokasi berkemajuan. “Kita sudah melakukan proses pembebasan tanah seluas 4000 m2 yang terletak di desa Ngijo Karangploso. Harganya hanya Rp. 500.000 permeter. Sekarang masih dalam proses pembebasan. Untuk itu kami memohon doa dan bantuan dari berbagai pihak semoga tanah ini bisa segera tuntas dan siap kita mulai bangun”, ungkap Mangku. Mega proyek pusat kegiatan pendidikan Muhammadiyah juga telah dikonsep dan dirancang model bangunan futuristik dan mencermin keislaman. Bahkan model video 3 dimensi juga dipresentasikan dihadapan pimpinan PDM dan seluruh pimpinan PCM/PRM yang hadir di acara Koordinasi dan Konsolidasi PDM Kab Malang ini.

Disesi lainnya, ketua PCM Jabung Sam Nanang menjelaskan prioritas program yaitu pengembangan ranting. Pembangunan Masjid yang sudah mancapai 90% di ranting Muhammadiyah Kemantren Jabung diatas tanah seluas 800 m2 juga dipaparkan olehnya. “Dalam waktu dekat Masjid Al Hadi kemantren siap untuk diresmikan. Semoga akan semakin menyemarakkan kegiatan Muhammadiyah berupa kajian rutin yang bisa dilaksanakan di masjid ini”, jelas Nanang.

Drs. Mudakir, M.Pd, Ketua PCM Lawang juga memaparkan progress report tentang perkembangan Muhammadiyah Lawang. PCM ini teleh memiliki 8 PRM aktif (Lawang, Kalirejo, Sumberporong, Bedali, Mulyoarjo, Ketindan, Sumberngepoh) dan berencana mengembang 4 PRM harapan (Sidodadi, Srigading, Sidoluhur dan Wonorejo. “Doakan kami akan segera mempersiapkan 4 PRM harapan, semoga bisa terlaksana dalam waktu dekat”, ungkap Mudzakir. PRM ini telah memiliki total tanah wakaf, hibah dan AJB 29.632 m2 dengan total nilai Rp. 26 milyar lebih. Memiliki 9 Masjid dan beberapa lembaga pendidikan dari TK sampai SMP serta proyek pesantren Aisyiyah Boarding School Malang.  Beberapa persoalan yang dipaparkan antara lain menegani kurangnya SDM, Kapasitas pendidikan yang kurang memadai, sertifikasi tanah wakaf dan kurangnya pemahaman berorganisasi.

Dr. Sasmito Jati, Wakil ketua PDM Kab Malang yang mendampingi sesi ini menjelaskan beberapa kesimpulan dari paparan 4 PCM yang ada.  Pertama, peta dakwah Muhammadiyah mesti selalu di perkuat untuk pengembangan di berbagai bidang di seluruh kecamatan dan desa di kabupaten Malang. Diharapkan dengan ini, semua potensi PCM telah terpetakan dan dimaksimalkan sesuai kebutuhan. Kedua, keterbatasan SDM adalah masalah klasik di PCM. Perlu digalakkan pengkaderan yang berkelanjutan supaya kuantitas SDM semakin banyak dan terus berkembang. Ketiga, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Muhammadiyah di berbagai level untuk mengamanahkan asset berupa barang dan beberapa lahan investasi (tanah dan bangunan) yang semakin meningkat dan harus senantiasa di awat dan digembirakan dengan berbagai cara yang kreatif, inovatis, mencerahkan dan berkemajuan. “Semoga dakwah seperti ini bisa membuat Muhammadiyah semakin dipercaya dalam ikut mencerdaskan bangsa,” pungkas Dosen UB ini.

Turba PDM Kab Malang kelompok F pada Ahad (5/3) bertempat di SMP Muhammadiyah 4 Singosari dan dihadiri kurang lebih 50 an perwakilan PCM dan PRM di sekitar wilayah kecamatan Karangploso, Singosari , Lawang dan Jabung.  (Hari/Rid)

1 komentar:

  1. semoga segera terlaksana dan terwujudkan, insyaAllah... aamiin...

    BalasHapus