Langsung ke konten utama

Workshop Pembelajaran Berbasis Teaching Factory

Peserta Workshop Pembelajaran SMK Mutu Gondanglegi serius mengikuti paparan pemateri.

Menindaklanjuti Inpres Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Pendidikan Vocation, SMK Muhammadiyah 7 (Mutu) Gondanglegi menggelar Workshop Pembelajaran Berbasis Teaching Factoy (4/2/17).

Pembelajaran ini berorientasi pada proses, produk, kompetensi dan core business. Sehingga pembelajaran di SMK produk dan kompetensi nya  standar dunia usaha dan dunia industri.

Workshop bertempat di Ground The Titanium Building SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi. Diikuti 60 peserta; wakasek, kepala program keahlian, guru produkti dan guru kewirausahaan serta direktur unit-unit kerja.

Kepala SMK Mutu Gondanglegi, H Pahri S.Ag MM.,  dalam sambutannya,  mengatakan guru produktif dan guru kewirausahan harus merubah mindset dalam proses  pembelajaran yang berbasis Teaching Factory. Pembelajaran model ini senantiasa berorientasi pada kultur, tradisi dan etos kerja industri.

Sementara itu, Subdit Kurikulum Sie Pembelajaran Dir PSMK Kemdikbud RI, Widianto, ST MPd., menyampaikan materi tentang  perubahan dan pengembangan SMK  dari masa kemasa. Perubahan itu  bertujuan untuk  meningkatkan karakter dan kompetensi siswa yang standar Industri.                      
                
Lebih lanjut Widiyanto berharap SMK Mutu yang merupakan SMK Rujukan Nasional,  menjadi leader dalam pengembangan Teaching Factory di Indonesia.

Diharap pasca workshop menghasilkan dokumen, model perencanaan, proses pembelajaran dan produk kompetensi yang standar industri.

Selamat. Terus berkarya. Berinovasi dan berprestasi tanpa henti. Menuju SMK Mutu yang Berkemajuan. (Munali)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muhammadiyah Malang Buka Pesantren Putri

Malangmu.or.id -- Lembaga pendidikan pesantren yang dinanti-nanti oleh warga Muhammadiyah Malang kini telah hadir. Berlokasi di Kepanjen, Pesantren Muhammadiyah Al-Amin Putri mulai beroperasional. Tahun ajaran baru ini 2018/2019 dibuka pendaftaran dengan kuota yang terbatas.

Kelas terbatas, hanya 20 santriwati yang bakal menjadi santri perdana di pesantren ini. Didesain Program khusus yang bekerjasama dengan SMP Muhammadiyah 03 dan SMA Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan dalam program ini, yakni:
1) Semua kegiatan pembelajaran terpadu dan terintegrasi di Pesantren.
2) Kurikulum nya mengikuti Sisdiknas dan KMI (Pondok modern).
3) Bahasa yang digunakan dalam kesehariannya adalah Inggris dan Arab.
4) Qiroatul Kutub (membaca kitab).
5) Tahfidz Qur'an.
6) Tahsin Al-quran.
7) Pengajar dan mentor alumnus pondok pesantren modern.


Adapun kegiatan ekstra kurikulernya adalah sebagai berikut:
1) Ketangkasan; memanah
2) Bela diri; tapak suci
3) Kepanduan; Hizbul Wat…

Reuni Veteran Pemuda Muhammadiyah, Bangkitkan Semangat Ber-Muhammadiyah

Bazar Meriahkan Pengajian Halalbihalal PDM di Kromengan

Malangmu.or.id -KROMENGAN- Mengawali syawalan 1440 H, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang menggelar pengajian dwi bulanan sekalgus Halal-bihalal di Cabang Kromengan (23/6). Salah satu Cabang Muhammadiyah yang terletak di penghujung perbatasan kabupaten Blitar ini, dipilih sebagai tempat pengajian, tepatnya di Masjid Al Ikhlas desa Kromengan kec. Kromengan. Kromengan adalah salah satu kecamatan di kabupaten Malang yang dikelilingi desa yang banyak non Muslim.

Seperti lumrahnya, pengajian daerah ini selalu dimeriahkan oleh Bazar Produk usaha Muhammadiyah yang dikoordinir oleh Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM. Beberapa aneka produk usaha seperti busana muslim, es puter cak rozi, makanan olahan, kecapmu, helm dan lain sebagainya ikut menghiasai stand stand bazar. Menurut Bahtiar, Ketua Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM Kab. Malang, event Bazar produk usaha Muhammadiyah selalu hadir dalam acara seperti pengajian daerah. Disamping untuk memberikan kesempatan kepada p…