Minggu, 05 Februari 2017

Posted by hilmi Posted on Februari 05, 2017 | 1 comment

PCM Ngantang akan Dirikan Ponpes Tahfidz Qur'an

Perwakilan Ponpes Al-Fatah ketika memberikan sambutan sesaat sebelum peletakan batu pertama

malangmu.or.id -- Berita tentang rencana Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngantang mendirikan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Qur’an awal kali didengar oleh tim malangmu.or.id dalam acara Turba atau Konsolidasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang dan PCM se-Wilayah A (Kasembon, Ngantang, Pujon dan Dau) yang bertempat di Perguruan Muhammadiyah Dau, Ahad (15/01/2017). Pada kesempatan itu, Pengurus PCM Ngantang, Bapak Wiyarto menyampaikan beberapa program kerjanya. Salah satu program unggulannya adalah mendirikan Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an.

Seusai acara, tim malangmu.or.id mencoba menemui pengurus PCM Ngantang, beliau adalah Bapak Abdul Kholiq yang menjabat sebagai Wakil Ketua bidang ekonomi. Kholiq menjelaskan bahwa rencana pembangunan Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an itu sebenarnya bukan hanya masih di angan-angan atau rencana saja, melainkan sudah dimulai dengan peletakan batu pertama pada 17 Ramadhan 1437H bertepatan dengan Tanggal 22 Juni 2016M
Peletakan batu pertama oleh Pimpinan Ponpes Al-Fatah Sidoarjo dan Pimpinan PCM Ngantang
Tekad bulat PCM Ngantang untuk mendirikan ponpes ini bermodal tanah seluas 800 meter persegi di desa Sumberagung dusun Dermosari RT.19 /RW. 05. Tanah tersebut merupakan tanah wakaf dari seseorang yang tinggal di Kota Batu, beliau adalah Bapak Pamuji.

Pendirian Ponpes itu direncanakan bekerjasama dengan Ponpes Al-Fatah Sidoarjo, yang selama ini sudah kerjasama dengan PCM Ngantang. Kerjasama yang selama ini dilaksanakan adalah dalam bentuk pendidikan. Ngantang menjadi tempat praktek dakwah lapangan para santri AL-Fatah yang rutin dalam bulan ramadhan pada berapa tahun terakhir ini.

Bentuk kerjasama pendirian Ponpes Tahfidz Qur’an dengan Ponpes Al-Fatah Sidoarjo ini adalah pembiayaan proses pembangunan, tetapi tidak full atau 100% sampai selesai, melainkan hanya support awal untuk segera dibangun. Karenanya, Panitia pembangunan yakni Ketua PCM Ngantang juga harus proaktif dalam penggalian dana untuk pembangunan ponpes tersebut.

Kerjasama lainnya adalah dalam bentuk manajemen atau proses pendidikan yang akan berlangsung dalam mencetak santri-santri yang unggul dalam bidang al-Qur’an (Hafidz-hafidzah). Direncanakan, para pengajarnya disupport oleh Ponpes Al-Fatah, demikian keterangan dari Wakil Ketua PCM Ngantang bapak Abdul Kholiq.

Adapun Bendahara PCM Ngantang, Bapak Bintholib menegaskan bahwa target pembangunannya mudah mudahan selesai dalam 2 – 3 tahun ke depan. “Kami berharap kepada seluruh dermawan dan seluruh warga persyarikatan kiranya terlibat berjihad dalam mensukseskan pendirian Ponpes ini”, ujarnya. Semoga dengan terwujudnya Ponpes ini, kader-kader Muhammadiyah yang militan bermunculan di wilayah Malang bagian barat (Ngantang) ini, tambahnya. (Hil)
Categories:

1 komentar:

  1. bismillah.. alhamdulillah.. lahaula wa lakuwwata illa billaahi...

    BalasHapus