Sabtu, 04 Februari 2017

Posted by Ridlo Posted on Februari 04, 2017 | No comments

Ketua MPI: Info Kegiatan PCM Jangan Berhenti di Grup WA Saja

Drs. Nurudin, M.Si, Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PDM Kab Malang.
TUMPANG. Salah satu tantangan terbesar dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang adalah minimnya publikasi kegiatan. Banyak kegiatan dari PDM dan PCM, tetapi publikasi tidak maksimal dilakukan. Agar syiar Muhammadiyah diketahui oleh masyarakat, publikasi wajib dilakukan semua elemen di PDM.

“Buat apa kegiatan mentereng atau banyak kalau tidak ada publikasi? Saya melihat banyak kegiatan di tingkat Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) tetapi hanya berhenti di grup WhatsApp (WA) saja. Mereka banyak mengirim foto-foto kegiatan di group, tetapi hanya berhenti di situ. Yang menbaca juga orang-orang itu. Dampaknya mungkin hanya pada orang-orang itu saja,” tegas Nurudin, ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM kabupaten Malang saat menyampaikan program-programnya di acara Konsolidasi dan Koordinasi PCM wilayah C di SD Muhammadiyah 03 Tumpang (5/2/17).

Dosen FISIP UMM ini berharap, agar semua PCM dan elemen harus berorientasi pada publikasi, tidak lagi hanya kegiatan semata. Ia menekankan bahwa MPI siap membantu publikasi. Semua boleh mengirim bahan-bahan berita, foto-foto kegiatan, sumber berita, tangggal kegiatan, tema kegiatan dan ringkasan acara. Tim MPI akan siap untuk mengolahnya menjadi sumber berita.

Ke depan, Nurudin mengharapkan agar setiap PCM atau majelis mempunyai wakil yang secara khusus bertugas  untuk membuat berita singkat. “Memang tidak mudah membuat berita. Bagi saya yang penting informasi yang pokok-pokok saja. Semua akan dikerjakan oleh tim MPI. Inilah yang dinamakan jihad digital,” tegas Nurudin yang juga dosen Ilmu Komunikasi UMM itu.

Era sekarang adalah era digital. Jadi orientasi pada publikasi digital menjadi sebuah keniscayaan. Semua elemen  di PDM Malang harus siap menyongsong era digital itu. “Kegiatan tidak boleh hanya berhenti di grup WA saja,” tegas Nurudin lebih lanjut.

Acara Konsolidasi dan Koordinasi diikuti oleh semua Pengurus PDM dan PCM kelompok C (Tumpang, Pakis, Poncokusumo, Tajinan). Acara diawali dengan pemaparan problem masing-masing PCM, kemudian ditanggapi oleh PDM. Lalu dilanjutkan dengan pemaparan semua majelis di PDM. Acara yang disebut “Turba” ini berlangsung dari Januari-Maret 2017. (rid)

0 komentar:

Posting Komentar