Langsung ke konten utama

Ketua MPI: Info Kegiatan PCM Jangan Berhenti di Grup WA Saja

Drs. Nurudin, M.Si, Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PDM Kab Malang.
TUMPANG. Salah satu tantangan terbesar dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang adalah minimnya publikasi kegiatan. Banyak kegiatan dari PDM dan PCM, tetapi publikasi tidak maksimal dilakukan. Agar syiar Muhammadiyah diketahui oleh masyarakat, publikasi wajib dilakukan semua elemen di PDM.

“Buat apa kegiatan mentereng atau banyak kalau tidak ada publikasi? Saya melihat banyak kegiatan di tingkat Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) tetapi hanya berhenti di grup WhatsApp (WA) saja. Mereka banyak mengirim foto-foto kegiatan di group, tetapi hanya berhenti di situ. Yang menbaca juga orang-orang itu. Dampaknya mungkin hanya pada orang-orang itu saja,” tegas Nurudin, ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM kabupaten Malang saat menyampaikan program-programnya di acara Konsolidasi dan Koordinasi PCM wilayah C di SD Muhammadiyah 03 Tumpang (5/2/17).

Dosen FISIP UMM ini berharap, agar semua PCM dan elemen harus berorientasi pada publikasi, tidak lagi hanya kegiatan semata. Ia menekankan bahwa MPI siap membantu publikasi. Semua boleh mengirim bahan-bahan berita, foto-foto kegiatan, sumber berita, tangggal kegiatan, tema kegiatan dan ringkasan acara. Tim MPI akan siap untuk mengolahnya menjadi sumber berita.

Ke depan, Nurudin mengharapkan agar setiap PCM atau majelis mempunyai wakil yang secara khusus bertugas  untuk membuat berita singkat. “Memang tidak mudah membuat berita. Bagi saya yang penting informasi yang pokok-pokok saja. Semua akan dikerjakan oleh tim MPI. Inilah yang dinamakan jihad digital,” tegas Nurudin yang juga dosen Ilmu Komunikasi UMM itu.

Era sekarang adalah era digital. Jadi orientasi pada publikasi digital menjadi sebuah keniscayaan. Semua elemen  di PDM Malang harus siap menyongsong era digital itu. “Kegiatan tidak boleh hanya berhenti di grup WA saja,” tegas Nurudin lebih lanjut.

Acara Konsolidasi dan Koordinasi diikuti oleh semua Pengurus PDM dan PCM kelompok C (Tumpang, Pakis, Poncokusumo, Tajinan). Acara diawali dengan pemaparan problem masing-masing PCM, kemudian ditanggapi oleh PDM. Lalu dilanjutkan dengan pemaparan semua majelis di PDM. Acara yang disebut “Turba” ini berlangsung dari Januari-Maret 2017. (rid)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muhammadiyah Malang Buka Pesantren Putri

Malangmu.or.id -- Lembaga pendidikan pesantren yang dinanti-nanti oleh warga Muhammadiyah Malang kini telah hadir. Berlokasi di Kepanjen, Pesantren Muhammadiyah Al-Amin Putri mulai beroperasional. Tahun ajaran baru ini 2018/2019 dibuka pendaftaran dengan kuota yang terbatas.

Kelas terbatas, hanya 20 santriwati yang bakal menjadi santri perdana di pesantren ini. Didesain Program khusus yang bekerjasama dengan SMP Muhammadiyah 03 dan SMA Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan dalam program ini, yakni:
1) Semua kegiatan pembelajaran terpadu dan terintegrasi di Pesantren.
2) Kurikulum nya mengikuti Sisdiknas dan KMI (Pondok modern).
3) Bahasa yang digunakan dalam kesehariannya adalah Inggris dan Arab.
4) Qiroatul Kutub (membaca kitab).
5) Tahfidz Qur'an.
6) Tahsin Al-quran.
7) Pengajar dan mentor alumnus pondok pesantren modern.


Adapun kegiatan ekstra kurikulernya adalah sebagai berikut:
1) Ketangkasan; memanah
2) Bela diri; tapak suci
3) Kepanduan; Hizbul Wat…

Reuni Veteran Pemuda Muhammadiyah, Bangkitkan Semangat Ber-Muhammadiyah

Bazar Meriahkan Pengajian Halalbihalal PDM di Kromengan

Malangmu.or.id -KROMENGAN- Mengawali syawalan 1440 H, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang menggelar pengajian dwi bulanan sekalgus Halal-bihalal di Cabang Kromengan (23/6). Salah satu Cabang Muhammadiyah yang terletak di penghujung perbatasan kabupaten Blitar ini, dipilih sebagai tempat pengajian, tepatnya di Masjid Al Ikhlas desa Kromengan kec. Kromengan. Kromengan adalah salah satu kecamatan di kabupaten Malang yang dikelilingi desa yang banyak non Muslim.

Seperti lumrahnya, pengajian daerah ini selalu dimeriahkan oleh Bazar Produk usaha Muhammadiyah yang dikoordinir oleh Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM. Beberapa aneka produk usaha seperti busana muslim, es puter cak rozi, makanan olahan, kecapmu, helm dan lain sebagainya ikut menghiasai stand stand bazar. Menurut Bahtiar, Ketua Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM Kab. Malang, event Bazar produk usaha Muhammadiyah selalu hadir dalam acara seperti pengajian daerah. Disamping untuk memberikan kesempatan kepada p…