Minggu, 05 Februari 2017



Foto bersama: Pengurus PCM Ngantang dan Pimpinan Ponpes AL-Fatah Sidoarjo saat peletakan batu pertama


Sekilas kisah awal pendirian Ponpes Tahfidz Qur'an
Terkait rencana pendirian Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Qur’an di desa Sumberagung kecamatan Ngantang oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngantang  yang bekerjasama dengan Ponpes Al-Fatah Sidoarjo, tim malangmu.or.id berusaha mengorek lebih jauh perihal ide awal atau pencetusan ide pendirian ponpes itu.

Proses pendirian Ponpes yang sudah dilakukan peletakan batu pertama pada Tanggal 17 Ramadhan 1437H bertepatan dengan Tanggal 22 Juni 2016M itu memiliki kisah yang perlu dijadikan pelajaran bersama. Al-kisah, berawal dari Bpk. Bintolib, kini menjabat sebagai Bendahara PCM, yang menyekolahkan sekaligus memondokan putrinya di Ponpes Al-Fattah Sidoarjo.

Selang beberapa lama, hubungan Bpk. Bintholib semakin dekat dengan pimpinan Ponpes Al-Fatah. Selanjutnya  PCM Ngantang menjalin kerjasama dengan  Ponpes  Al Fattah Sidoarjo dalam bentuk Praktek Dakwah Lapangan dari Santri Ponpes Al-Fattah Sidoarjo tersebut. Kemudian, Ketua PCM Ngantang Bpk. Sugeng Santoso, S.pt. dan Bpk. Bintolib (Bendahara PCM) dan Anggota PCM Ngantang yang lain, bersepakat untuk menjalin kerjasama dengan  Ponpes Al-Fattah Sidoarjo. Kerjasama itu dalam bentuk mendirikan Pondok Tahfidz Qur'an di Wilayah PCM Ngantang.

Di awali dengan silaturahmi PCM Ngantang ke Ponpes Al-Fattah Sidoarjo. Saat itu langsung bertemu dengan Pimpinan Ponpes Al Fattah Sidoarjo yakni  Ustadz. Fauzan,Lc. dan beberapa staf  Ponpes yang lain. Dari pertemuan tersebut akhirnya keinginan PCM Ngantang untuk menjalin Kerjasama dengan Ponpes Al Fattah Sidoarjo di setujui.

Dibutuhkan uluran tangan dari dermawan
Saat ini, meskipun sudah di laksanakan Peletakan Batu Pertama, proses Pembangunan belum di lanjutkan, namun masih dalam bentuk pengumpulan material sedikit demi sedikit di lokasi yang akan di bangun Pondok Pesantren Tahfidz Qur'an. Di samping itu, saat ini panitia sedang menggalakkan penggalangan dana dari semua elemen atau unsur masyarakat untuk menutupi anggaran yng telah dibuat.

Sementara ini, dana untuk pembangunan masih dari Ponpes Al Fattah Sidoarjo. Adapun biaya yang sudah dikeluarkan selama proses peletakan batu pertama dan pengumpulan material diperkirakan mencapai Rp. -+ 10.000.000,-. Sedangkan dana yang sudah terkumpul  hingga berita ini dibuat, baru sejumlah Rp. -+ 15.000.000,.

Dalam perhitungan panitia, biaya pembangunan Ponpes itu akan menghabiskan dana sebesar 1 Milyar lebih. Rencana anggaran yang sudah dibuat adalah Rp. 1.033.860.000,- (satu miliar tiga puluh tiga juta delapan ratus enampuluh ribu rupiah).

Tahap Pertama akan membangun  3 Lokal gedung Asrama dan 1 dapur, sekaligus Kantor dan Tempat Pengasuh Ponpes. Direncanakan,  bangunan tersebut akan terdiri dari 3 tingkat yang digunakan untuk ruang belajar dan asrama serta lainnya.


Karenanya, panitia mengharapkan kerjasamanya dari warga Muhammadiyah, khususnya, dan masyarakat secara luas untuk berpartisipasi dalam pembangunan Ponpes ini. Nama dan nomor kontak person yang bisa dihubungi adalah Bpk. Bintholib (081334534575), Bpk. Wiyarto (081399921594) dan Bpk. Abdul Kholiq (082132419969). Adapun bagi donator yang mau menyumbangkan dananya, beramal jariyah secara langsung bisa transfer ke rekening Bank BRI: 6382-01-019205-536 atas nama Bpk. BINTOLIB . (Hil)

1 komentar:

  1. moment dimulainya sebuah proyek pembangunan tempat/sarana ibadah, sekolah/ponpes, panti dan lain-lain. kiat-kiat lazismu pdm kab. malang sangat efektif. silahkan coba!..

    BalasHapus