Selasa, 03 Januari 2017

Ananda Mifta Rahmawati, Juara 1 English story telling ME Confest.a.

GONDANGLEGI - Kemampuan berbahasa Inggris bisa dikuasai siapapun. Menjadi siswa pendidikan kejuruan (SMK), bukan berarti tidak bisa berkompetisi di bidang kemampuan bahasa asing ini. Nurul Faiza dan Ananda Mifta Rahmawati, menjadi siswi yang terbukti mumpuni dalam berbahasa Inggris tersebut.

Dua siswi SMK Muhammadiyah 7 (Mutu) Gondanglegi ini telah berhasil menunjukkan kemampuan bahasa Inggrisnya lebih unggul di ajang ME Confest (Muhammadiyah Education Conference and Festival) 2016 yang digelar di SMAMDA dan UMSIDA Sidoarjo, 20 Desember 2016 lalu.

Nurul Faiza mendapatkan penilaian terbaik dan juara 1 bidang English Speech Contest di ajang tersebut. Sementara itu, tropi juara 1 yang di ajang yang sama yang diraih Ananda Mifta Rahmawati adalah dari bidang English story telling. Di bidang lomba ini, siswi jurusan Keperawatan SMK Mutu Gondanglegi mengungguli kemampuan 58 peserta lainnya.

Nurul Faiza, Juara 1 English Speech ME Confest (Muhammadiyah Education Conference and Festival) 2016 bersama guru pendampingnya
Nurul Faiza mengungkapkan, dalam lomba speech in English yang diikutinya ini ia bersaing dengan setidaknya 80 partisipan se Jawa Timur. Peserta lomba ini didominasi siswa SMA dan MA yang notabene siswa dari jurusan bahasa. Karena itu pula, tentunya banyak partisipan dan pembina lain yang mungkin merasa lebih bagus kemampuan Inggrisnya dibanding ia yang hanya siswa SMK.

Menariknya, hal itulah yang justru memotivasinya untuk bertekad menunjukkan kepada semua orang bahwa almamaternya yang hanya SMK swasta sama sekali tidak mempengaruhi kualitas seseorang.

"Setiap lomba saya anggap ajang menggali ilmu dan menakar sebenarnya sejauh mana kemampuan yang saya miliki. Namun, saya juga meyakini bahwa selain kemampuan, semua  bergantung kemauan dan doa," kata siswi kelas XI jurusan Perbankan ini.

Ia menambahkan, praktis waktu latihan efektif hanya sekitar lima hari.
Itu pun teks pidato harus direvisi lagi sehingga menjadi orisinil buatannya. Beruntung, kemampuan bahasa Inggrisnya selama ini tergolong sangat bagus di atas rata-rata teman seuaianya. Sekitar 900 kata bisa disusunnya menjadi teks. Tetapi, katanya, saat tampil lomba, panjang naskah pidatonya berlebih karena ia bisa improvisasi. (amin)

0 komentar:

Posting Komentar