Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2017

Meriahkan Tanwir, PDM Kabupaten Malang Sediakan File Siap Cetak Spanduk

Sesuai dengan instruksi PP Muhammadiyah tentang Syiar Tanwir di Ambon pada 24 - 26 Februari 2017, maka Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malang melalui Majelis Pustaka dan Informasi telah membuat design spanduk tanwir. Hal ini dilakukan untuk mempermudah seluruh warga Muhammmadiyah dari ranting sampai cabang untuk bisa segera mencetak sesuai standar logo yang sudah ditetapkan.

Sekretaris Umum PDM Kab Malang, Drs. H. Nurul Humaidi, M.Ag menjelaskan bahwa syiar tanwir harus digalakkan di semua tempat dari ranting sampai cabang dalam rangka mendukung dan meramaikan agenda Tanwir Muhammadiyah di Ambon. "File design spanduk sudah disiapkan oleh tim MPI, dan bisa segera didownload via web www.malangmu.or.id. Setelah itu tinggal mencetak dan segera dipasang di tempat-tempat strategis di wilayah masing-masing." imbau Humaidi.

Berikut link file spanduk siap cetak. Beberapa file di spanduk ada space putih yang bisa ditambahi sendiri dari ranting, cabang atau sekolah muhammadiyah…

SMK Muh Wanasari Brebes Belajar ke SMK Rujukan Nasional

GONDANGLEGI (31/1/2017). Pagi ini, 114 siswa dan 17  PTK SMK Muhammadiyah Wanasari Brebes Jawa Tengah berkunjung ke SMK Muhammadiyah 7 (Mutu) Gondanglegi Malang.

Di SMK Rujukan Nasional ini, mereka belajar tentang:  manajemen sekolah, tata kelola keuangan,  kultur akademik, tata kelola kepegawaian, dan tradisi mental petarung.

Kepala SMK Muhammadiyah Wanasari, Fathuri, S.Ag., dalam sambutannya mengatakan kunjungan ini dalam rangka untuk meningkatkan jumlah murid dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Setelah diterima kepala sekolah dan staf kepemimpinan, rombongan diajak untuk melihat lebih dekat proses belajar di kelas,  lab, dan ruang workshop. Rombongan sangat menikmati keindahan The Titanium Building (TTB). Mereka mengabadikan momen itu dengan ber-selfie ria.

Selamat semoga SMK Muhammadiyah Wanasari Brebes maju melesat. Menjadi yang terbaik. (Fahri)

Otsuka Jepang Rekrut Siswa SMK Mutu Gondanglegi

GONDANGLEGI. Perusahaan Farmasi Terbesar Jepang, OTSUKA, mengadakan rekrutmen tenaga kerja di SMK Muhammadiyah 7 (Mutu) Gondanglegi Malang.
Rekrutmen ini berlangsung selama dua hari,  30 - 31 Januari 2017 diikuti 150 lebih siswa kelas XII. Disamping itu peserta tes juga berasal dari beberapa SMK Jawa Timur.
Seleksi terdiri dari: tes tulis, tes psikologi, wawancara dan tes kesehatan. Siswa yang dinyatakan lulus akan mengikuti program orientasi pengenalan kerja. Jika memenuhi syarat akan langsung dikontrak kerja.
Dibutuhkan sekitar 20-30 orang yang akan ditempatkan di  PT Amerta Indah Otsuka Jawa Barat dan Jawa Timur. "Tergantung pada hasil tes, bila memenuhi syarat, 30 orang akan kita rekrut sebagai karyawan, "kata Head Master HRD Otsuka, Fery Ferdinand yang datang langsung ke SMKM 7 Gondanglegi. Ia ditemani 5 orang Tim Rekrutmen Otsuka Pusat Jakarta. 
Rekrutmen siswa kelas XII oleh Industri di SMK Rujukan Nasional ini,  berlangsung sejak Bulan Nopember tahun lalu. "Mud…

Sebar Bibit Tanaman Produktif, PCM Wagir Geliatkan Dakwah bi al-Hal

WAGIR - Ahad (29/1/2017) Bertempat di Pusat Dakwah Muhammadiyah Wagir, Masjid Thariqul Khair, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wagir menyelenggarakan rapat koordinasi "Sosialiasi Hasil Koordinasi dan Konsolidasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang se-Wilayah B" dilanjutkan dengan konsolidasi PCM Wagir.

Dibuka oleh Sekretaris PCM, Dr. Syahri Rusman, M.Si, rapat ini juga membahas berbagai program PCM. Diantaranya, konsolidasi organisasi dengan mendorong penyelesaian pelaksaan Musyawarah Ranting dan eksekusi program-program Majelis, pengembangan dakwah dengan target pendirian ranting di setiap desa.

"PCM siap bekerja sama dengan seluruh desa di Wagir dengan bentuk kerja sama pemberian bibit tanaman produktif ke setiap desa. Kami siapkan 500 batang bibit produktif dari berbagai varian tanaman untuk setiap desa. Diharapkan dengan bantuan bibit produktif PCM ini, setidaknya ada kontribusi Muhammadiyah bagi masyarakat Wagir dan ada daya tarik tersendiri bagi…

Bonus Minyak Goreng pada Kajian Ahad Pagi PCM Wagir

WAGIR - Ahad (29/01/2017) Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wagir kembali menggelar Kajian Ahad Pagi. Agenda rutin tiap pekan ini dilaksanakan di Masjid Thariqul Khair, masjid yang menjadi pusat dakwah Muhammadiyah PCM Wagir.

Berkesempatan hadir menjadi pemateri dalam Kajian Ahad Pagi ini adalah Ustadz Muhammad Hafidz, M.Pd.I dengan mengangkat tema "Berbuat Baik Pada Orang Tua Adalah Cermin Keimanan dan Keshalihan Seorang Anak". Selama satu jam penuh, Ustadz muda yang tergabung dalam Corps Mubaligh Muhammadiyah Malang ini memberikan tausiah di hadapan para jamaah Muhammadiyah dan Aisyiyah Wagir. "Berbuat baik, hormat sepenuhnya, berbakti hingga mendoakan kebaikan kedua orang tua, adalah cermin kepribadian keimanan dan keshalihan seorang anak", demikian ujar Penceramah yang akrab dipanggil Ustadz Hafidz ini dalam salah satu paparannya.

Ada dua hal yang menarik dari pelaksanaan Kajian Ahad pagi ini. Pertama, setelah selesai kajian, ibu-ibu Aisyiyah…

Sebarkan Berita Hoax, Medsos Jadi Haram

SIDOARJO - Informasi atau kabar yang tidak benar (hoax) tidak hanya menjadi sesuatu yang mudlarat atau tidak bermanfaat. Lebih dari itu, kabar tak benar bahkan bisa menyesatkan dan berdampak luas merugikan khalayak.

Beberapa waktu terakhir, berita dan kabar hoax bermunculan di media sosial (medsos) yang cukup meresahkan masyarakat, baik umat Islam maupun umat non muslim. Kabar hoax ini bisa menyebabkan madlarat besar, seperti fitnah, menghancurkan sendi-sendi kehidupan sosial, dan bahkan disintegrasi bangsa.

Kesimpulan inilah salah satu yang mengemuka dari hasil Kajian Fiqh Media Sosial di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), Sabtu (28/1) siang. Dalam Kajian ini, medsos juga disikapi dari perspektif Etika, Hukum, dan Budaya.

Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim Dr. Moh. Nurhakim, M.Ag menyebutkan, ada empat hal yang dibahas dalam kajian fiqh medsos ini, yakni hukum Islam bermedia sosial, bahaya berita hoax, sikap umat Islam terhadap f…

Memprihatinkan, Ini Kajian Fiqih MTT PWM Jatim Soal Media Sosial

SIDOARJO - Penggunaan media sosial (medsos) yang mulai kebablasan dan kerap merugikan pihak lain, menjadi keprihatinan kalangan Muhammadiyah. Melalui Kajian Fiqh Media Sosial yang diprakarsai Majelis Tarjih dan Tajid (MTT) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, menggunakan medsos bisa menjadi perkara yang diharamkan karena lebih banyak dampak madlaratnya. Loh kok?

Fiqh Medsos ini dikaji bersama para pakar dan praktisi di Aula Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Sabtu 28 Januari 2017. Tidak hanya dari aspek kajian fiqh, cara dan dampak penggunaan medsos ini juga dibedah dari perspektif lain, seperti hukum dan budaya. Pakar yang menjadi penyaji Kajian Fiqh Medsos ini diantaranya, Dr. A. Zuhdi DH,  M.Fil.I (Ketua Divisi Tarjih dan Fatwa MTT PWM Jatim), Dr. M. Najih, SH,  M.Hum (anggota Majlis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah) dan Husnun N. Djuraid,  M.Si  (Redaktur Senior Malang Pos).

Acara di awali sambutan Rektor Umsida, Dr. M. Hidayat, M.Si sekitar pukul 12.30 WIB. Dilanjutk…

Mursidi, KOKAM Harus Siap Kawal NKRI

Kokam sebagai komando kesiapsiagaan angkatan muda Muhammadiyah harus memiliki kemantapan jiwa dan raga yang bermental Muhammadiyah. Untuk itu perlu adanya penggemblengan dan pelatihan untuk meningkatkan roh dan jiwa Muhammadiyah serta peningkatan akhlaqul karimah untuk beramar ma’ruf nahi mungkar. Demikian pernyataan ketua PDM Kabupaten Malang pada sambutannya di acara Diklat KOKAM Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah di Dusun Palsongo, desa Srigonco kecamatan Bantur Kabupaten Malang (27/1/2016).
Lebih lanjut, Mursidi juga menekankan kepada semua peserta Diklat untuk bisa diklat dengan baik dan ikhlas. “Pengawalan akhlak alkarimah kita harus intensif yang tidak pernah berhenti, dalam rangka kesiapsiagaan amar Makruf nahi mungkar harus dengan jiwa dan raga yang sehat",  tegasnya kepada semua peserta.
Menurut Dosen FE UMM ini KOKAM Kabupaten Malang tahun 1998 juga telah sangat berperan dalam mengawal reformasi, sekarang sangat diperlukan untuk pengawalan NKRI. Muhammadiyah mengemb…

Koperasi BUEKA Assakinah PDM Kabupaten Malang Terima Penghargaan dari Bupati

Pengakuan pemerintah sebagai koperasi yang sehat diterima Koperasi BUEKA Bina Usaha Ekonomi Keluarga ‘Aisyiyah Assakinah Kabupaten Malang. Penghargaan ini diberikan bersamaan dengan kunjungan Menteri Koperasi dan UMKM RI Anak Agung Puspayoga saat acara peresmian pasar Sumberoto di desa Donomulyo, Selasa (24/1) lalu. Penghargaan kepada Koperasi BUEKA Assakinah diberikan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Malang dan diserahkan Bupati DR Rendra Kresna. Koperasi BUEKA Assakinah termasuk salah satu koperasi yang dinilai sehat dilihat dari pengelolaan adminstrasi yang sangat baik dan permodalannya sudah mandiri bhkan sdh termasuk kooerasi mandiri. “Koperasi BUEKA Asskinah Kabupaten Malang merupakan amal usaha dari majelis ekonomi dan ketenagakerjaan PD ‘Aisyiyah yang sudah eksis dalam memberdayakan anggotanya. Setiap tanggal 1 Januari, kami rutin melaksanankan rapat anggota tahunan,” terang pemimpin Koperasi BUEKA Asskinah, Khusnul Khotimah, Kamis (26/1). Ditambahkan, Koperasi BUEKA As…

RUWAIBIDHOH, Orang Bodoh Yang Turut Campur Urusan Masyarakat Luas

Teknologi informasi telah menghilang jarak, ruang juga waktu. Semua bisa mendapat dan memberi informasi tanpa batas dengan tidak mengenal status sosial, pendidikan, ekonomi bahkan agama. Semua bisa memberitakan tanpa batasan, sehingga pekerjaan jurnalis pun mengalami reduksi, berita bukan lagi monopoli pekerjaan para jurnalis tapi siapapun bisa melakukannya meski dengan kualitas, etik dan akurasi yang tidak perlu diuji.

Dunia maya: medsos dengan segala perangkatnya telah menjadi dunia baru yang lebih dinamis, sekaligus mengerikan, tidak mengenal ruang juga waktu. Di dunia ini semua menjadi boleh karena aturan longgar dan tidak dibebani tanggungjawab, yang penting bicara dan bercakap sebanyak-sebanyaknya.

Maka tak heran jika sering terjadi diskusi lucu antara seorang profesor dengan seorang juru parkir membahas tentang perang ideologi, atau seorang ekonom alumni Barkley dengan bakul pracangan membahas tentang inflasi dan pertumbuhan ekonomi, Seorang ulama khos alumni pesantren besar h…

Inilah Rangkuman Program Kerja Berkemajuan Majelis Hasil Konsolidasi Organisasi PDM di Kepanjen

Salah satu agenda kegiatan Konsolidasi Organisasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Malang yang kedua di PCM Kepanjen Sosialisasi Program Kerja Majelis dan progress reportnya. Dalam kesempatan tersebut, para ketua Majelis menyampaikan penjelasan singkat dan melaporkan hasil program yang telah dirumuskan dalam raker PDM tahun lalu. Bertempat di Aula KH Mas Mansur SMKM Kepanjen, masing-masing Majelis diberi waktu kurang lebih 3 ment untuk menyampaikan program-program unggulannya.

"Ini adalah program-program berkemajuan majelis untuk perkembangan Muhammadiyah di Kabupaten Malang. Pimpinan sangat antusias dan terus mendorong majelis untuk benar-benar proaktif menjalankan programnya masing-masing untuk kesuksesan dan kemajuan Muhammadiyah", jelas Alfi, Wakil Sekretaris PDM Kab Malang. Pimpinan PDM sangat membutuhkan kinerja majelis karena itu sinergi dan saling mendukung pelaksanaan program sangat diperlukan agar semua berjalan sesuai koridor dan tupoksi pimpinan di lingkungan P…

Dakwah Lewat Komoditas, Cara Lain Tarik Jamaah

KEPANJEN - Ada gejala menarik di lingkungan sosial masyarakat yang tertangkap Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PDM Kabupaten Malang. Konsep dan aksi pemberdayaan melalui kegiatan pelatihan yang diberikan kepada masyarakat terbukti efektif dan manjur menarik mereka menjadi jamaah atau warga persyarikatan.

Gejala ini pun akhir membuat MPM PDM menawar gagasan baru Dakwah Lewat Komoditas. Gagasan ini terlontar pada sesi pemaparan Majelis dan Lembaga saat kegiatan Konsolidasi PDM dan PCM wilayah B di aula KH Mas Mansyur SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Ahad (22/1) kemarin.

Konsep Dakwah Lewat Komoditas ini bukan tanpa alasan. Menurut ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PDM Kabupaten Malang, Dr. Ir. Ahmad Wahyudi, M.Kes, mendapati pengalaman melakukan pemberdayaan warga masyarakat di wilayah Desa Kucur, Kecamatan Dau. Dikatakan, warga jamaah yang awalnya sangat sedikit berangsur-angsur terus bertambah banyak jumlahnya karena mereka juga diberi pelatihan sesuai kebutuhan mereka.

&q…

Amankan Aset, Muhammadiyah Bentuk Klinik Wakaf

KEPANJEN - Berbagai paparan program Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang muncul saat panel pemaparan Majelis dan Lembaga saat Rapat Konsolidasi PDM yang berlangsung di aula KH Mas Mansur SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Ahad (21/1) siang. Dalam acara yang diikuti pengurus PCM Wilayah B ini, banyak informasi baru yang ditelurkan masing-masing pengurus.

Dalam paparan Majelis Wakaf dan Kehartabendaan misalnya, dikenalkan program Dokumentasi Aset Wakaf Muhammadiyah untuk pendataan aset tanah, terutama terkait sertifikat/akta wakaf. Program ini sudah dilakukan percontohan di tiga PCM. Yakni, PCM Karangploso, PCM Dau dan PCM Gondanglegi.

Dikatakan pengurus Majelis Wakaf, program ini juga diperkuat di dalmnya dengan Klinik Sertifikasi Wakaf. Tujuannya, sebagai mediasi/konsultasi terkait perwakafan dan tanah jika ada masalah. Wakaf atau aset, lanjutnya, kalau bisa tetap berorientasi dinamis dan produktif.

Sementara, dari paparan Majelis Kesehatan Umat (MKU) menyampaikan program po…

Menguat, Rencana Kantor PDM Kabupaten Pindah ke Kepanjen

Rencana kepindahan kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah Malang (PDM) Kabupaten Malang semakin menghangat saat pemaparan Pimpinan Cabang Muhmmadiyah (PCM) pada acara Koordinasi dan Konsolidasi PDM di Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah (SMKM) 1 Kepanjen (22/117). Setidaknya itu dikemukakan oleh PCM Kepanjen.

Menanggapi hal demikian, reporter malangmu, Nurudin, bertemu khusus dengan ketua PDM Kab. Malang, Mursidi. Menanggapi keinginan tersebut di atas Mursidi mengatakan bahwa ide itu sudah lama terjadi. “Bahwa keinginan pindah itu sudah lama. Jadi tidak serta merta muncul saat ini saja. Saya juga pengin kantor PDM yang lebih representatif dan bisa memperluas dakwah gerakan Muhammadiyah”.

Ketika diajukan pertanyaan bagaimana kesiapan untuk rencana pindah, mantan Pembantu Rektor II UMM itu mengatakan sebenarnya kita baru sebatas keinginnan. Tanah untuk membuat bangunan juga belum ada. Apalagi dana yang juga belum tersedia. Namun, Mursidi optimis bahwa keinginan itu akan terlaksana. Dia…

Kuatkan Barisan, MT dan MTT PDM Kab Malang Turba ke CMMS Barat

Berbarengan dengan konsolidasi PDM kabupaten Malang di Kepanjen (22/1/17), Majelis Tabligh dan Majelis Tarjih dan Tajdid PDM menggelar turba ke CMM wilayah barat yang meliputi PCM Pujon, Ngantang dan Kasembon. Tujuan dari kegiatan ini, menurut Ketua MT Abdul Wachid, S.Pd, untuk menguatkan dan merapatkan barisan dalam memperkuat dakwah Muhammadiyah khususnya diwilayah barat.

Acara ini dimulai dengan sambutan ketua PCM Ngantang, dilanjutkan dengan pidato iftitah dari ketua Majelis Tabligh. Abdul wachid dalam sambutannya menjelaskan tentang pentingnya penguatan organisasi dalam dawah Muhammadiyah,  harus saling menguatkan satu sama lainnya sebagaimana satu bangunan yg kokoh.
Pada gilirannya muhammadiyah akan memberikan manfaat tidak hanya bagi warga persyarikatan saja tapi juga bisa di rasakan manfaatnya oleh orang di luar Muhammadiyah, ungkap Wachid melanjutkan penjelasannya.

Selanjutnya materi Manhaj Tarjih oleh ketua MTT yang membahas pentingnya istiqomah dalam bermuhammadiyah.
Mater…

Peluang dan Tantangan PCM di Kabupaten Malang Kedepan

Konsolidasi dan Koordinasi Organisasi PDM kabupaten Malang pada periode 2015-2020 yang dilaksanakan di SMKM 1 Kepanjen (22/1/17) sangat berbeda. Tahun ini, semua PCM diberi kesempatan untuk mengemukakan problem dan tantangan organisasinya ke depan. Sementara itu, pada periode sebelumnya hanya PCM yang mempunyai amal usaha yang mendapat perhatian PDM.

Perbedaan itu membuat semua PCM bisa mengemukakan persoalan-persoalan khas di tingkat Cabang untuk bersama-sama disesuaikan dengan program PDM. Secara umum, problem PCM sangat berbeda dan itu tergantung dari ciri khas, kondisi wilayah dan tantangannya. Persamaannya, semua PCM menghadapi masalah berkaitan dengan soal kaderisasi.

Hal itu dikatakan dan dirasakan oleh Budi Santosa (ketua PCM Pakisaji). “Pakisaji terdiri dari 5 ranting. Kita sulit melakukan pembinaan kaderisasi di setiap ranting. Bahkan Amal Usaha ada yang hidup segan, mati tak mau seperti SMP. Di tingkat TK kita mempunyai 2 siswa yang banyak, tetapi terkendala ruang pembelaj…

Mursidi, Salah Persepsi Kalau Muhammadiyah Tidak Cinta NKRI

Beberapa orang salah persepsi dalam memahami Muhammadiyah. Muhammadiyah dianggap hanya mengurusi organisasi saja. Padahal sejak Muhammadiyah ini berdiri bahkan sebelum republik ini berdiri, kiprah Muhammadiyah tidak bisa dianggap remeh. Muhammadiyah jelas sangat cinta NKRI.

Demikian pokok pikiran yang disampaikan Mursidi, ketua Pimpinan Muhammadiyah Malang (PDM) Kabupaten Malang saat menyambut sekaligus membuka acara Koordinasi dan Konsolidasi Organisasi PDM Kab. Malang dengan PCM dan PRM wilayah B (Kepanjen, Ngajum, Sumberpocung, Wagir, Kromengan, Pakisaji). Acara bertempat di aula KH Mas Mansur SMKM 1 Kepanjen, Malang (22/1/17).

Mursidi selanjutnya menekankan bahwa Muhammadiyah kiprahnya dalam republik ini tidak diragukan. “Muhammadiyah itu juga mengembangkan amal usaha, organisasi. Itu semua kan juga tidak hanya untuk warga Muhammadiyah tetapi juga untuk umat manusia, khususnya warga negara Indonesia. Buktinya saat ini, amal usaha juga bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat. in…

SMKM 1 Kepanjen Siap Sambut Peserta Konsolidasi

Melanjutkan Koordinasi dan Konsolidasi organisasi di Wilayah Kabupaten Malang, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) terus malakukan pemantapan organisasi. Pada putaran kedua ini kegiatan dilaksanakan Aula KH Mas Mansur SMK 1 Kepanjen (22/1/2017).

Sebagaimana pada pertemuan pertama (15/1/2017) bertempat di PCM Dau, peserta konsolidasi terdiri dari Ketua dan Anggota PDM Kabupaten Malang, Ketua dan Sekretaris Ortom Daerah serta Ketua dan anggota Majelis/Lembaga. Ditambah lagi dengan Ketua, Sekretaris, bendahara Pimpinan Ranting Muhammadiyah yang tergabung dalam Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se wilayah B (Kepanjen, Ngajum, Sumberpocung, Wagir, Kromengan, Pakisaji).

Konsolidasi penting dilakukan untuk menyamakan persepsi ke depan sebagai langkah PDM konkrit dalam berorganisasi. Sebagai organisasi sosial keagamaan, Muhammadiyah tetap harus memperhatikan warganya. “Untuk itu, kita mencoba mendengar aspirasi PCM di Kabupaten Malang. Apa yang mereka…

UM Malaysia dan Fisip UMM Perkuat Kerjasama Internasional

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip UMM) melakukan terobosan lanjutan dengan menjalin kerjama internasional dengan Faculty of Social and Political Sciences Universiy of Malaya (UM) (16/1/17). Sebelumnya Fisip UMM menjalin kerjasama internasional dengan Kon Khaen University dan Universiti Utara Malaysia (UUM). Kerja sama itu penting dilakukan untuk mewujudkan keinginan fakultas agar go internasional.

Dalam acara tersebut rombongan Fisip UMM terdiri dari Dr. Asep Nurjaman, M,Si (Dekan), Nurudin, M.Si (Wakil Dekan 1), Dra. Juli Astutik, M.Si (Wakil Dekan 2), Zen Amiruddin, M.Med.Kom (Wakil Dekan 3), Gonda Yumitro, MA (Ketua Prodi Ilmu Hubungan Internasional), M Syaprin Zahidi MA (Sekretaris Prodi Ilmu Hubungan Internasional), Dr. Saiman, M.Si, Drs. Abdullah Masmuh, M.Si, Drs. Jainuri, M.Si (wakil dosen Fisip), dan 4 staf tata usaha.

Sementara itu, dari Faculty of Social and Political Sciences Universiy of Malaya (FASS UM) diwakili oleh Prof. Dr. Hanafi bin Hussin (Dekan), Prof.…

PCM Kepanjen Renovasi Masjid Jadi Gedung Dakwah Muhammadiyah Tiga Lantai

KEPANJEN - Ratusan pasang mata warga Muhammadiyah dan pengurus PR Muhammadiyah Kepanjen menjadi saksi peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Hidayah Kepanjen, Ahad (15/1). Prosesi peletakan batu pertama ini sekaligus dirangkai dengan pengajian tabligh akbar yang dilangsungkan di dalam masjid setempat.

Abd. Rouf Azhar, MH, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kepanjen mengungkapkan, Pembangunan Masjid Nurul Hidayah Kepanjen sebenarnya sudah dilaksanakan sejak November 2016 lalu. Namun, peresmian peletakan batu pertama pembangunan dilaksanakan hari ini, bersamaan dengan Pengajian Akbar yang juga dihadiri Prof Dr Thohir Luth MA, pengurus PWM Jatim dan sejumlah pengurus PRM kecamatan setempat.

Bangunan masjid dengan total 3 tingkat berdiri di atas lahan seluas 1.350 meter persegi. Masjid Hidayah awal berdiri tahun 1967, fan sudah pernah beberapa kali mengalami renovasi. Dikatakan, rencananya Masjid Nurul Hidayah dibangun menjadi 3 lantai dengan kebutuhan anggaran biaya sebesar Rp …

Pembangunan Masjid Hidayah Dimulai, Bakal Jadi Gedung Dakwah Muhammadiyah

KEPANJEN - Ratusan pasang mata warga Muhammadiyah dan pengurus PR Muhammadiyah Kepanjen menjadi saksi peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Hidayah Kepanjen, Ahad (15/1). Prosesi peletakan batu pertama ini sekaligus dirangkai dengan pengajian tabligh akbar yang dilangsungkan di dalam masjid setempat.

Abd. Rouf Azhar,  MH, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kepanjen mengungkapkan, Pembangunan Masjid Nurul Hidayah Kepanjen sebenarnya sudah dilaksanakan sejak November 2016 lalu. Namun, peresmian peletakan batu pertama pembangunan dilaksanakan hari ini, bersamaan dengan Pengajian Akbar yang juga dihadiri Prof Dr Thohir Luth MA, pengurus PWM Jatim dan sejumlah pengurus PDM Kabupaten Malang.

"Rencananya Masjid Nurul Hidayah dibangun menjadi 3 lantai dengan Anggaran Biaya sebesar Rp.  4.800.000.000,- Waktu penyelesaian pembangunan diperkirakan membutuhkan 2-3 tahun," terang Rouf beberapa saat sebelum peresmian, (15/1).

Dikatakan, Masjid Nurul Hidayah nantinya menjadi Ged…

Inilah Jadual Resmi Konsolidasi Organisasi PDM dan PCM se Kabupaten Malang

Konsolidasi Organisasi adalah hal penting dalam rangka mensolidkan pergerakan dan mensinergikan program baik daerah maupun cabang. Untuk itulah PDM kab Malang menyelenggarakan acara turba ini yang bertujuan untuk lebih menyamakan visi dan menggali potensi dari cabang-cabang yang ada dalam upaya menyatukan kekuatan dalam menggerakkan roda organisasi sehingga bisa berjalan dengan baik sesuai harapan. PDM Kabupaten Malang telah merilis secara resmi jadual kunjungan ke semua cabang di wilayah kabupaten Malang. Berikut jadualnya yang telah beredar di media sosial.


Mursidi : Maksimalkan Waktu Luang Bermuhammadiyah

Tantangan Muhammadiyah kedepan semakin berat, untuk itu kita harus merapatkan barisan dan bahu membahu serta menyatukan kekuatan untuk bisa menghadapi tantangan tersebut. Inilah salah satu fungsi konsolidasi organisasi yang berfungsi untuk menyolidkan gerakan dalam mengembangkan potensi program kerja baik daerah maupun cabang. Demikian Ketua PDM kabupaten Malang Drs. H. Mursidi, MM mengawali sambutannya pada acara turba PDM ke PCM Dau, Kasembon, Ngantang dan Pujon pada hari Ahad (15/1/2017) yang bertempat di perguruan Muhammadiyah Dau.
Mursidi melanjutkan sambutannya dengan tema sentral tentang Muhammadiyah berkemajuan. Menurutnya sekarng ini ada banyak organisasi baru yang telah berkembang di Indonesia. Banyaknya ormas itu juga merupakan tantangan bagi Muhammadiyah yang usianya sudah  seabad lebih. Tema Muhammadiyah berkemajuan adalah salah satu ciri karakter pergerakan yang menginginkan anggota untuk untuk selelau berpikir kedepan dan mengedepankan amar ma’ruf nahi mungkar. “Kita …

Sinergikan Program, PDM Kab Malang Adakan Konsolidasi Organisasi Perdana di PCM Dau

Untuk lebih mensinergikan kerjasama dan program kerja antara Daerah dan Cabang, PDM Kab. Malang melaksanakan turba ke beberapa cabang di wilayah kabupaten Malang. Berdasarkan jadual turba yang telah dirilis oleh PDM, PCM Dau mendapatkan kesempatan pertama untuk menjadi tuan rumah acara Konsolidasi Organisasi Pimpinan Daerah dan Cabang Muhammadiyah se Kabupaten Malang pada hari Ahad (15/1/2017).

Kelompok yang mengikuti konsolidasi perdana ini meliputi PCM Dau, PCM Kasembon, PCM Pujon dan PCM Ngantang. Drs. Nurul Humaidi, Sekretaris PDM menjelaskan bahwa dipilihnya Dau sebagai tempat konsolidasi yang pertama ini karena Dau adalah cikal bakalnya Muhammadiyah di Kabupaten Malang dan disinilah tokoh-tokoh Muhammadiyah Malang memulai perjuangan menegakkan amar ma'ruf na'hi mungkar dengan mendirikan Muhammadiyah Malang Raya.

Sesuai dengan surat edaran PDM no496/III.0/8/2017, acara ini akan dihadiri oleh ketua dan anggota PDM, Ketua dan Sekretaris Majelis dan Lembaga PDM, Ketua dan S…

Kesantunan Berkomunikasi yang Kian Mahal

Akhir-akhir ini, sejarah peradaban manusia Indonesia tidak mengalami langkah maju ke depan, justru mengalai set back (langkah mundur).  Itu setidaknya bisa disaksikan dari berbagai informasi yang beredar di media sosial yang penuh caci maki, merasa benar sendiri dan informasi yang tidak mengenakkan perasaan.  Suasana harmoni yang sering diklaim sebagai warisan budaya Indonesia seolah “jauh panggang dari api”.

Peristiwa tuduhan penistaan agama oleh seorang kandidat Gubernur, kemudian diikuti oleh demonstrasi damai umat Islam (4/11/16 dan 2/12/16) dituduh menjadi pemicu penting adanya disharmonisasi di masyarakat. Ditengah puncak “kemarahan” tersebut, suasana semakin gaduh setelah informasi yang beredar ditunggangi dengan kepentingan politik.

Kesantunan Berkomunikasi
Mengapa ini semua terjadi? Masalah kesantunan berkomunikasi bisa menjadi titik awal yang harus kita perhatikan secara serius. Mengapa masalah komunikasi?  Mereka yang marah, menahan diri atau melampiaskan kejengkelannya k…

2 Siswi SMK Mutu Raih Juara 1 Lomba Bahasa Inggris ME Confest 2016

GONDANGLEGI - Kemampuan berbahasa Inggris bisa dikuasai siapapun. Menjadi siswa pendidikan kejuruan (SMK), bukan berarti tidak bisa berkompetisi di bidang kemampuan bahasa asing ini. Nurul Faiza dan Ananda Mifta Rahmawati, menjadi siswi yang terbukti mumpuni dalam berbahasa Inggris tersebut.

Dua siswi SMK Muhammadiyah 7 (Mutu) Gondanglegi ini telah berhasil menunjukkan kemampuan bahasa Inggrisnya lebih unggul di ajang ME Confest (Muhammadiyah Education Conference and Festival) 2016 yang digelar di SMAMDA dan UMSIDA Sidoarjo, 20 Desember 2016 lalu.

Nurul Faiza mendapatkan penilaian terbaik dan juara 1 bidang English Speech Contest di ajang tersebut. Sementara itu, tropi juara 1 yang di ajang yang sama yang diraih Ananda Mifta Rahmawati adalah dari bidang English story telling. Di bidang lomba ini, siswi jurusan Keperawatan SMK Mutu Gondanglegi mengungguli kemampuan 58 peserta lainnya.

Nurul Faiza mengungkapkan, dalam lomba speech in English yang diikutinya ini ia bersaing dengan setid…

Bersaing di Ajang Honda Skill Contest, Siswa SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Raih Terbaik

KEPANJEN - Dua siswa SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen menjadi yang terbaik dalam unjuk kompetensi keahlian teknik sepeda motor (TSM) di ajang Honda Technical Skill Contest for Technical High School yang digelar di bengkel Honda SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Rabu (28/12). Mereka memenangi persaingan untuk berkesempatan menjajal kontes serupa tingkat nasional mendatang.

Dua siswa jurusan TSM SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen ini berhasil meraih juara 1 dan 2 ajang tahunan tersebut. Mereka berturut-turut adalah Wahyu Talifatul L dan M Abdul Khafit. Keduanya mengungguli 36 peserta lain pada kontes yang diselenggarakan bekerja sama dengam PT MPM (Mitra Pinastika Mulia) ini.

Aditya Irawan, pelaksana lomba mengungkapkan, para peserta Honda Technical Skill Contest ini berasal dari 12 SMK Malang Raya, Kota dan Kabupaten Blitar dalam wilayah Karisidenan Malang. Menurutnya, seleksi regional Jatim digelar di empat wilayah, meliputi area eks-Karisidenan Madiun, Surabaya, Jember dan Malang.

"Peserta Hond…

3 Ciri Khas Pergerakan Muhammadiyah

"Ta'lim dan pengajian harus menjadi ciri khas gerakan persyarikatan. Ranting harus mempunyai pengajian. Cabangpun dapat dikatakan hidup manakala ada pengajian. Yang kedua, silaturahim dan berjamaah penting sekali didorong menjadi ciri khas gerakan dakwah Muhammadiyah. Ketiga, jaga keseimbangan aktivitas kehidupan dunia dan akhirat. Kita harus adil dalam menjaga keseimbangan dunia dan akhirat", demikian tegas Ustadz Imam Sugandi anggota CMM (Corps Mubaligh Muhammadiyah) Malang ini ketika memberikan tausiah dalam Kajian Ahad Pagi di masjid pusat dakwah Muhammadiyah Thariqul Khair Wagir (1/1/2017).

Program ini telah berjalan lebih dari 12 tahun dan Kajian Ahad Pagi awal tahun 2017 ini tercatat menjadi kajian ke-113 yang telah diselenggarakan Majelis Tabligh PCM Wagir. Pada awalnya format kajian Ahad Pagi dilaksanakan sebulan sekali. Tetapi dengan semakin banyaknya jumlah jamaah dan permintaan jamaah, maka kajian dilaksanakan seminggu sekali dengan jadwal Kajian Umum di pek…