Minggu, 18 Desember 2016

Posted by hilmi Posted on Desember 18, 2016 | No comments

Workshop Enterpreneur Muda Sekaligus Menggagas Properti 212



Momen foto bersama, pemateri dan peserta Workshop, Sabtu (17/12)

Pelatihan Wirausaha atau Workshop enterpreneur yang diadakan oleh Posting ID Institut, sebuah lembaga pelatihan yang dimotori oleh tokoh Bisnis Muda Muhammadiyah yang berada di Malang, dengan tema "We will Help You be Positive", pada Sabtu (17/12) di Aula Auditorium Kampus 2 UMM ini dikemas dengan beberapa rangkaian materi. Materi-materi disampaikan oleh pemateri yang ahli dibidangnya masing-masing, ada motivasi bisnis, pengantar bisnis, teori bisnis, bisnis properti, bisnis kuliner. Penyajian meterinya disampaikan secara diskusi dan tanya jawab. 

Adalah Muhammad Bait Diponegoro, SH. SHi., di dunia properti Malang ia biasa dipanggil dengan Sam Ipong merupakan salah satu pemateri motivasi bisnis. Beliau mengatakan bahwa "dunia bisnis ini sudah saya geluti sejak saya masih sekolah, waktu itu saya jualan layang-layang", kenangnya dihadapan peserta workshop enterpreneur. “Hingga sekarang, saya masih berbisnis tapi sudah bergerak di bidang properti," tambahnya. “Sekarang saya sudah berbisnis di dunia properti bersama Sam Apik dan kawan-kawan yang lain", ujarnya saat memberikan motivasi awal kepada peserta mahasiswa. 

Menurut Sam Ipong, seorang enterpreuner diperlukan suatu kemampuan inovasi yang tinggi. "Hal yang paling mendasar dari hakekat kewirausahaan adalah inovasi", pungkasnya. Pria yang juga aktif di kelompok Wirausaha Muda Muhammadiyah (Wiramuda) itu menambahkan bahwa Workshop Enterpreneur ini diadakan dengan tujuan untuk: 1. Memperdalam dan mengembangkan pengetahuan ilmu kewirausahaan. 2. Memberikan motivasi lebih pada mahasiswa untuk berani berwirausaha. 3. Mengembangkan kemampuan penalaran, konsepsional dan kreativitas. 4. Menularkan virus Enterpreneur. 

Disela-sela kegiatan workshop enterpreuner ini, juga ada gagasan dan komunitas "Properti 212" yang dimotori oleh Ahmad Baits Diponegoro, S.H.,S.H.I dan Apik Syamsul Rijal, S.Sos yang juga pegiat Wirausaha Muda Muhammadiyah (Wiramuda) Malang - Jawa Timur. Menurut Apik "Properti 212" ini muncul selain diinspirasi oleh Aksi Super Damai pada tanggal 2 Desember lalu juga dikarenakan 212 ini sudah melekat pada kisah murid dan guru, guru atau pendekar Sableng dan murid yang Sableng, namun mereka masih berada pada nilai-nilai keadilan, kebenaran, serta konsisten dalam niat tulus hati nurani dalam setiap kisahnya, jelasnya. 

"Kami pakai Properti 212 juga untuk melebarkan sayap bisnis kami dengan gaya 212 dengan mengedepankan prinsip-prinsip nilai kebaikan bukan hanya mengejar untung semata", ungkap Apik. Selain bisnis properti mereka juga menjalankan bisnis kuliner Mie Pangsit Rakyat Indonesia (MPRI) yang berlokasi di jln. Mertojoyo belakang Universitas Islam Negeri (UIN) Malang. "Kami buat bisnis kami selalu up to date dan kekinian dengan produk yang inovatif dan kreatif", pungkas Kang Apik.  (Izuddin/Hil)

0 komentar:

Posting Komentar