Sabtu, 03 Desember 2016

Posted by hilmi Posted on Desember 03, 2016 | No comments

Rektor UMM Ajak Warga Muhammadiyah Optimis Menatap Masa Depan



Drs. Fauzan, M.Pd, ketika memberikan sambutan pada acara Milad Muhammadiyah 107H di Dome UMM, Jumat (02/12)

Muhammadiyah telah mencapai usia yang amat panjang, dalam kiprahnya tersebut Muhammadiyah tetap konsisten menunjukan eksistensinya di muka bangsa. Dalam rangka Milad Muhammadiyah ke 107 tahun, UMM sebagai perguruan tinggi terkemuka di Jawa Timur menyelenggarakan resepsi milad yang diselenggarakan di Basemant Dome, Jumat (02/12). Turut hadir pula Bupati Malang dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Tausiyah umum disampaikan oleh Dr. H. Abdul Mu’ti M.Ed, selaku Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Drs. Fauzan, M.Pd, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang dalam sambutannya  menyampaikan bahwa Milad Muhammadiyah tahun ini sengaja dikonsep seperti moment idul fitri dan halal bi halal, dengan harapan mampu menjadi ajang temu kangen antar warga persyarikatan.

Lebih lanjut ia menerangkan, Acara ini pun sengaja dilaksanakan di Basemant Dome supaya seluruh keluarga besar UMM bisa berkumpul, baik civitas akademika dan seluruh pegawai yang tergabung dalam unit profit center. Suasana terasa sangat hangat dan terbalut semangat persaudaraan karna tak hanya keluarga besar UMM saja yang turut menyemarakkan, namun stake holder di Malang Raya dan jajaran Muspika dari Lowok Waru, Blimbing dan Dau. “Rangkaian acara yang terselenggara adalah dalam rangka untuk meneguhkan niat serta memajukan persyarikatan demi kemajuan bangsa. Jelas Fauzan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua yang membidangi Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PDM kab. Malang.

Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Pembantu Rektor II UMM ini menegaskan; “Konsolidasi dalam sebuah organisasi adalah sebuah keniscayaan dan sangat diperlukan dalam tubuhnya. Lewat jalan konsolidasi maka penguatan ikatan pada diri Muhammadiyah menjadi semakin kuat. Sama halnya dengan Salahuddin al-Ayubi ketika melihat bala tentaranya mengeluh, mereka kemudian melakukan konsolidasi untuk memperkuat dan memperteguh barisannya, imbuhnya. Warga Muhammadiyah pun hendaknya demikian, meskipun kita tak dalam kondisi seperti tentara Salahudin al-Ayubi, namun tetap berkonsolidasi yang dikemas dalam bentuk silaturahmi untuk saling mengenal, jelasnya.

Dengan konsolidasi yang baik akan memiliki nilai yang sangat luar biasa dalam rangka menyusun gerakan-gerakan bermanfaat untuk umat. Lewat kesempatan ini diharapkan seluruh warga Muhammadiyah bisa sama-sama berjuang supaya lebih bermanfaat. “Mari kita sebagai warga Muhammadiyah harus menyambut milad dengan penuh optimis tidak boleh pesimis, karena bangsa bisa besar dengan modal optimisme.  Inilah harapan yang disampaikan Rektor UMM di hadapan lebih dari 1000 peserta Milad. (Izna/Hil)

Baca juga:
Bupati Malang Berharap, UMM Tidak Hanya Melahirkan Menteri, Melainkan Presiden 
Abdul Mu'ti: Kemajuan Suatu Negara itu Bergantung pada Etos Masyarakatnya 
Saad Ibrahim: Muhammadiyah harus Mengambil Peran dalam Menatap Masa Depan 

Categories:

0 komentar:

Posting Komentar