Jumat, 02 Desember 2016

Abdul Mu'ti ketika Memberi Taushiyah pada Acara Milad Muhammadiyah 107H di Dome UMM, Jumat (02/12)

Di hadapan lebih dari 1000 jamaah, peserta perayaan Milad Muhammadiyah ke-107H/104M di DOME Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed memberikan taushiyah kebangsaan. Menurutnya, kamajuan suatu Negara itu tidak bergantung pada usia negara. “Perbedaan kaya dan miskin suatu Negara itu bukan bergantung pada usia negara” ungkapnya. Kalau diukur dari usianya, Mesir dan India itu sudah lebih dari 2000 tahun, tetapi keduanya masih tergolong negara miskin. Di sisi lain seperti Kanada, New Zeland itu masih muda tetapi sudah maju negaranya, jelasnya.

“Kemajuan suatu negara juga bukan pula bergantung pada sumber daya alamnya”, lanjutnya. Tapi, menurut Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini, yang menentukan kemajuan suatu Negara itu adalah perilaku masyarakat atau etos dari masyarakatnya. Meski pernyataan tersebut di atas bukan orisinal dari Mu’ti, melainkan mengutip dari sumber/literatur dalam bahasa Inggris yang tidak disebutkan, tetapi beliau sepakat akan hal itu. Karenanya, beliau melanjutkan mengulas perihal prinsip-prinsip dalam Etos.

Mu’ti memaparkan bahwa Etos itu memiliki beberapa prinsip. Prinsip pertama adalah senantiasa berpegang pada etic (etos), yakni orang yang mempunyai semangat tinggi, spirit untuk melakukan sesuatu dengan sebaik-baiknya. Kedua, Integritas; kalau orang itu bisa dipercaya, sama antara lahir dan batinnya, sama antara lisan dan perbuatannya, inilah yang menjadikan seseorang itu bisa dipercaya dan bisa berprestasi, tuturnya. Ketiga, responsibility; Kalau diberi amanah ia tanggung jawab. Ia selalu memikirkan siang dan malam apa yang menjadi tugasnya. 
Suasa saat menyanyikan lagu Mars Sang Surya
Kemudian ia lanjutkan yang keempat adalah menghormati aturan dan hukum. Kalau masyarakt itu menghormati aturan hukum insyaallah masyarakat itu akan tertib dan damai. Adapaun Kelima adalah kita menghormati orang karena hak-hak yang dimiliki oleh orang  itu.

keenam, suka bekerja. Ketujuh, berusaha untuk hidup hemat, dan suka berinvestasi untuk masa depan. Sedangkan yang kedelapan adalah keinginan yang kuat untuk senantiasa produktif. Dan terahir menurutnya adalah senantiasa tepat waktu.

Semua yang disebutkan di atas merupakan ciri-ciri orang yang berkemajuan. Mudah-mudahan Muhammadiyah terus senantiasa maju. Beribadah dengan sungguh dan terus beramal sholeh untuk membangun masyarakat. Pungkasnya (Hilmi)

Baca juga:
Bupati Malang Berharap, UMM Tidak Hanya Melahirkan Menteri, Melainkan Presiden 
Categories:

0 komentar:

Posting Komentar