Langsung ke konten utama

Berkebutuhan Khusus, Ilyas Rachman Koleksi Puluhan Medali Emas



malangmu.or.id. lyas Rachman Riyandhani, remaja yang merupakan anak berkebutuhan khusus (ABK) siswa SMP Muhammadiyah 2 Kota Malang, menjadi pebulu tangkis berprestasi. Dengan kelemahan tuna rungu yang dialaminya, remaja ini telah mampu memenuhi rumah orang tuanya dengan puluhan medali emas.

"Dari berbagai prestasi juara bulu tangkis yang dimenanginya, Ilyas kini mengoleksi 30 an medali. Medali emas sudah mencapai 20 jumlahnya," demikian Ilyas Rachman dengan bahasa isyarat tangannya didampingi sang Ibu Andriani, Sabtu (17/12) kemarin.

Sejumlah prestasi juara 1 yang diraihnya diantaranya dari ajang Paralympic di Balikpapan saat ia masih duduk di kelas 5 SD. Selanjutnya, di ajang Pekan Paralympic Pelajar Nasional di Jakarta ia meraih medali perak.  Pada 2015 lalu, ia ikut lagi even serupa tingkat nasional di Bandung dan mendapatkan medali emas.

Bahkan, di ajang Paparnas setara PON di Bandung beberapa waktu lalu, ia meraih dua medali emas, dari nomor single dan double berpasangan dengann Andre, pebulu tangkis asal Sidoarjo. Pada 2017 mendatang, Ilyas juga siap bersaing di ajang Paralympic Games di Solo.

Purba Wisata, manajer puslat usia dini PBSI Kabupaten Malang yang turut melatih Ilyas mengungkapkan, saat POR SD 2011 Jatim, ia sudah turun untuk pertama kalinya. Saat itu, ilyas masih finish peringkat 16. Saat kelas 4 ia main di ajang O2SN Jatim dan meraih juara harapan 3. Setahun berikutnya prestasi Ilyas meningkat menjadi juara 3 di ajang yang sama.

Sejak 2015, lanjutnya, Ilyas masuk puslat usia dini KONI Kabupaten Malang, dan tahun ini tetap dimasukkan puslatkab. Ditambahkan, tahun ini Ilyas juga bersaing di even Sirkuit Nasional umum di Kalimantan, dan langsung masuk babak utama tanpa kualifikasi.

Sementara, Andriani, ibunda ABK Ilyas Rachman menuturkan, Ilyas mengenal bulu tangkis sejak berusia sekitar 5,5 tahun. Kala itu ia sering ikut mengantarkan kakak yang juga latihan cabor ini. Sesekali, ia pegangi raket dan memainkan bola di tembok. Kesukaannya pada bulu tangkis pun semakin terlihat saat ia memasuki kelas III SD.

Sadar memiliki potensi, Andriani pun didatangi pelatih perihal kemampuan Ilyas bermain bulu tangkis. Ilyas pun sempat berganti-ganti klub hingga lima kali. Dan, lanjutnya, tiga tahun terakhir kelihatan potensinya, yang ditunjang pertumbuhan postur tinggi yang cepat.

"Keluhan pelatih pasti ada pada komunikasi, apalagi usia emosinya masih labil. Tapi Ilyas termasuk penurut, ia juga bisa latihan sendiri di rumah," lanjut perempuan berjilbab ini.

Selain ketekunan pelatih, katanya, keberhasilan anaknya juga karena kemauannya yang kuat. Ilyas biasa lari untuk tambahan fisik. Padahal, awal-awal latihan ia masih kerap dibujuk, sekarang latihan jadi kebutuhannya.

"Awal bertanding di depan umum, ia sempat minder. Tetapi kami terus support bahwa ia tetap bisa layaknya atlet lainnya," imbuhnya. (amin)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muhammadiyah Malang Buka Pesantren Putri

Malangmu.or.id -- Lembaga pendidikan pesantren yang dinanti-nanti oleh warga Muhammadiyah Malang kini telah hadir. Berlokasi di Kepanjen, Pesantren Muhammadiyah Al-Amin Putri mulai beroperasional. Tahun ajaran baru ini 2018/2019 dibuka pendaftaran dengan kuota yang terbatas.

Kelas terbatas, hanya 20 santriwati yang bakal menjadi santri perdana di pesantren ini. Didesain Program khusus yang bekerjasama dengan SMP Muhammadiyah 03 dan SMA Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan dalam program ini, yakni:
1) Semua kegiatan pembelajaran terpadu dan terintegrasi di Pesantren.
2) Kurikulum nya mengikuti Sisdiknas dan KMI (Pondok modern).
3) Bahasa yang digunakan dalam kesehariannya adalah Inggris dan Arab.
4) Qiroatul Kutub (membaca kitab).
5) Tahfidz Qur'an.
6) Tahsin Al-quran.
7) Pengajar dan mentor alumnus pondok pesantren modern.


Adapun kegiatan ekstra kurikulernya adalah sebagai berikut:
1) Ketangkasan; memanah
2) Bela diri; tapak suci
3) Kepanduan; Hizbul Wat…

Bazar Meriahkan Pengajian Halalbihalal PDM di Kromengan

Malangmu.or.id -KROMENGAN- Mengawali syawalan 1440 H, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang menggelar pengajian dwi bulanan sekalgus Halal-bihalal di Cabang Kromengan (23/6). Salah satu Cabang Muhammadiyah yang terletak di penghujung perbatasan kabupaten Blitar ini, dipilih sebagai tempat pengajian, tepatnya di Masjid Al Ikhlas desa Kromengan kec. Kromengan. Kromengan adalah salah satu kecamatan di kabupaten Malang yang dikelilingi desa yang banyak non Muslim.

Seperti lumrahnya, pengajian daerah ini selalu dimeriahkan oleh Bazar Produk usaha Muhammadiyah yang dikoordinir oleh Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM. Beberapa aneka produk usaha seperti busana muslim, es puter cak rozi, makanan olahan, kecapmu, helm dan lain sebagainya ikut menghiasai stand stand bazar. Menurut Bahtiar, Ketua Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM Kab. Malang, event Bazar produk usaha Muhammadiyah selalu hadir dalam acara seperti pengajian daerah. Disamping untuk memberikan kesempatan kepada p…

Pengajian PDA Kabupaten Malang Wilker Barat Berlangsung di Masjid "Tajmahal" Malang

Malangmu.or.id -- Ahad, 04 Februari 2018, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) kabupaten Malang menggelar acara rutin tiga bulanan, yaitu "Pengajian Wilayah Kerja (wilker) Barat" yang bertempat di masjid terindah di kecamatan Dau yakni masjid Salman Alfarisi di Karangwidoro, yang terkenal dengan masjid "Tajmahal" Malang.

Pengajian Wilker Barat yang beranggotakan lima Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) yakni Dau, Karangploso, Pujon, Ngantang dan Kasembon memiliki agenda rutin. Penyampaian profil masing masing-masing PCA, sejarah berdirinya, perkembangan dan tantangan yang sedang dihadapi serta keunikan dan keunggulan.

Sebagai penyelenggara, PCA Dau mengemas acara tersebut dengan Wisata Religi. Menyuguhkan kemasan acara yang berbeda dari biasanya, sekaligus menjadikan moment special bagi berdirinya PRA baru Karangwidoro yang ditempati sebagai tuan rumah.

Dalam acara ini, dilangsungkan Pelantikan PRA oleh PDA Kab.Malang, Ibu Dra.Hj.Siti Asmah, M.Pd. "PRA adalah penggerak …