Senin, 28 November 2016

Salah satu stand Bazar Batik di Milad Muhammadiyah Bangkalan

BANGKALAN - Sejumlah orang dengan beberapa seragam yang sama nampak berjalan melalui terop yang tak begitu luas yang berada di sisi kanan-kiri pintu masuk VVIP Stadion Gelora Bangkalan. Sesekali mereka sambil melihat pajangan barang-barang yang tertata sedemikian rupa, sebagian lagi berhenti dan terlihat memilah-milahnya.

Begitu lah yang tampak pada dua terop stand bazar yang berukuran lebar hanya lima meter di sela peringatan Milad Muhammadiyah 104 Masehi yang digelar di Bangkalan, Ahad (27/11) lalu. Selain tampak berdesakan, tidak ada sekat dan penutup pada setiap stand yang isi setiap PCA dari masing-masing PD Aisiyah yang turut meramaikan acara milad ini.

Setiap stand pun tampak sibuk menyajikan barang-barang dan menawarkan pada pengunjung. Barang yang di stand mereka tentunya adalah khas yang dibawa dari daerah masing-masing. Lihat saja yang ada di stand PCA Kabupaten Malang. Stand ini banyak menjajakan pernak-pernik kerajinan tangan, sebagian besar diantaranya berlabel Muhammadiyah. Ada batik khas Muhammadiyah dan kaos produksi Toko Muhammadiyah Yogyakarta. Ada juga berbagai suvenir kerajinan seperi gantungan kunci, kipas, bantalan jok mobil dan songkok.

Bu Yuliani dari PCA Dau mengungkapkan, kerajinan payung berlogo Muhammadiyah dan kopyah paling laris dibeli pengunjung dengan kisaran harga Rp 50-75 ribu. Hingga stand ditutup setidaknya lima puluh persen lebih barang laku dengan omzet setengah hari sebesar Rp 9 juta lebih.

"Seneng, bisa berpartisipasi meramaikan Milad Muhammadiyah dan sekaligus dapat untung. Letih selama mempersiapkan bazar terbayar mas," katanya.

Akan tetapi, Yuliani tetap menyayangkan pemberitahuan mendadak kalau ada bazar. Menurutnya, stand terlalu sederhana dan sedemikian rupa membuat barang tidak bisa ditatat display dengan baik. Akses pengunjung stand juga terlalu kecil.

"Kami tidak bisa kreasi display dengan stand yang los tanpa sekat begini. Beruntung tidak ada hujan angin selama bazar," ketusnya. (amin)

0 komentar:

Posting Komentar