Langsung ke konten utama

Mursidi ingin Kader Muhammadiyah itu seperti Gentong



dari kiri, Ahsan Ismail, Ahad AJ, Mursidi dalam acara Baitul Arqam MPK PDM, Minggu (06/11)

“Saya ingin kader Muhammadiyah itu seperti gentong, bagian atasnya kecil, namun tengahnya besar”. Kalimat yang pendek namun tegas dan padat akan makna itu disampaikan oleh Bapak Drs. Mursidi, MM ketika memberikan sambutan pada acara Baitul Arqam yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Kader (MPK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang, Ahad (06/11).

Gentong yang berbentuk kecil atasnya, sedangkan tengah dan bawah berbentuk besar harus menjadi filosofi perkaderan Muhammadiyah. Gentong itu tempat minuman yang memuat banyak air. Artinya, kader itu harus berilmu agar bisa menjaga ideology dan lebih bisa mengambangkan sayap gerakan persyarikatan. Selain itu, dari sisi pergerakan, orang-orang yang diatas, kalangan elit yang pinter-pinter itu hanya sedikit, sedangkan di bagian tengah, banyak komunitas-komunitas tengahan yang secara ekonomi dan pendidikan berada di tengah-tengah harus menjadi pusat perhatian kader Muhammadiyah. Jelas Mursidi kepada seluruh peserta Baitul Arqam, para pengurus PCM se-Kab. Malang yang membidangi kader.

Pada kesempatan ini, Mursidi menegaskan lagi, Jangan seperti pohon pisang, berbuah hanya sekali. Jadilah seperti Apel yang selalu berbuah memberikan manfaat terus menerus kepada ummat. Kader Muhammadiyah itu selalu memupuk diri, baik secara keilmuan maupun skill lainnya. Kader Muhammadiyah itu senantiasa mengembangkan sayapnya. Berkiprah di tengah-tengah ummat. Memberikan sesuatu yang bermanfaat dan terbaik kepada bangsa. Ujar ketua PDM kab. Malang.

Acara bertajuk “Penguatan Kompetensi Kader Menuju Masyarakat Berkemajuan” yang dilaksanakan di Basement Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah itu diikuti sejumlah 70an peserta perwakilan PCM se-Kab Malang. Dalam acara pembukaan, dihadirkan Bapak Ahsan Ismail sebagai pemberi taushiyah. Beliau banyak memberikan semangat/motivasi kepada peserta sebagai lokomotif gerakan kaderisasi di Muhammadiyah. Dihadirkan pula Ketua PDM Batu, Bapak Nurbani Yusuf dan Bapak Ridwan Joharmawan (wakil ketua PDM kab. Malang) sebagai nara sumber dalam acara perkaderan yang berlangsung sampai pukul 17.00wib kemaren. (hilmi)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muhammadiyah Malang Buka Pesantren Putri

Malangmu.or.id -- Lembaga pendidikan pesantren yang dinanti-nanti oleh warga Muhammadiyah Malang kini telah hadir. Berlokasi di Kepanjen, Pesantren Muhammadiyah Al-Amin Putri mulai beroperasional. Tahun ajaran baru ini 2018/2019 dibuka pendaftaran dengan kuota yang terbatas.

Kelas terbatas, hanya 20 santriwati yang bakal menjadi santri perdana di pesantren ini. Didesain Program khusus yang bekerjasama dengan SMP Muhammadiyah 03 dan SMA Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan dalam program ini, yakni:
1) Semua kegiatan pembelajaran terpadu dan terintegrasi di Pesantren.
2) Kurikulum nya mengikuti Sisdiknas dan KMI (Pondok modern).
3) Bahasa yang digunakan dalam kesehariannya adalah Inggris dan Arab.
4) Qiroatul Kutub (membaca kitab).
5) Tahfidz Qur'an.
6) Tahsin Al-quran.
7) Pengajar dan mentor alumnus pondok pesantren modern.


Adapun kegiatan ekstra kurikulernya adalah sebagai berikut:
1) Ketangkasan; memanah
2) Bela diri; tapak suci
3) Kepanduan; Hizbul Wat…

Bazar Meriahkan Pengajian Halalbihalal PDM di Kromengan

Malangmu.or.id -KROMENGAN- Mengawali syawalan 1440 H, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang menggelar pengajian dwi bulanan sekalgus Halal-bihalal di Cabang Kromengan (23/6). Salah satu Cabang Muhammadiyah yang terletak di penghujung perbatasan kabupaten Blitar ini, dipilih sebagai tempat pengajian, tepatnya di Masjid Al Ikhlas desa Kromengan kec. Kromengan. Kromengan adalah salah satu kecamatan di kabupaten Malang yang dikelilingi desa yang banyak non Muslim.

Seperti lumrahnya, pengajian daerah ini selalu dimeriahkan oleh Bazar Produk usaha Muhammadiyah yang dikoordinir oleh Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM. Beberapa aneka produk usaha seperti busana muslim, es puter cak rozi, makanan olahan, kecapmu, helm dan lain sebagainya ikut menghiasai stand stand bazar. Menurut Bahtiar, Ketua Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM Kab. Malang, event Bazar produk usaha Muhammadiyah selalu hadir dalam acara seperti pengajian daerah. Disamping untuk memberikan kesempatan kepada p…

Pengajian PDA Kabupaten Malang Wilker Barat Berlangsung di Masjid "Tajmahal" Malang

Malangmu.or.id -- Ahad, 04 Februari 2018, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) kabupaten Malang menggelar acara rutin tiga bulanan, yaitu "Pengajian Wilayah Kerja (wilker) Barat" yang bertempat di masjid terindah di kecamatan Dau yakni masjid Salman Alfarisi di Karangwidoro, yang terkenal dengan masjid "Tajmahal" Malang.

Pengajian Wilker Barat yang beranggotakan lima Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) yakni Dau, Karangploso, Pujon, Ngantang dan Kasembon memiliki agenda rutin. Penyampaian profil masing masing-masing PCA, sejarah berdirinya, perkembangan dan tantangan yang sedang dihadapi serta keunikan dan keunggulan.

Sebagai penyelenggara, PCA Dau mengemas acara tersebut dengan Wisata Religi. Menyuguhkan kemasan acara yang berbeda dari biasanya, sekaligus menjadikan moment special bagi berdirinya PRA baru Karangwidoro yang ditempati sebagai tuan rumah.

Dalam acara ini, dilangsungkan Pelantikan PRA oleh PDA Kab.Malang, Ibu Dra.Hj.Siti Asmah, M.Pd. "PRA adalah penggerak …