Minggu, 06 November 2016

Posted by hilmi Posted on November 06, 2016 | No comments

Mursidi ingin Kader Muhammadiyah itu seperti Gentong



dari kiri, Ahsan Ismail, Ahad AJ, Mursidi dalam acara Baitul Arqam MPK PDM, Minggu (06/11)

“Saya ingin kader Muhammadiyah itu seperti gentong, bagian atasnya kecil, namun tengahnya besar”. Kalimat yang pendek namun tegas dan padat akan makna itu disampaikan oleh Bapak Drs. Mursidi, MM ketika memberikan sambutan pada acara Baitul Arqam yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Kader (MPK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang, Ahad (06/11).

Gentong yang berbentuk kecil atasnya, sedangkan tengah dan bawah berbentuk besar harus menjadi filosofi perkaderan Muhammadiyah. Gentong itu tempat minuman yang memuat banyak air. Artinya, kader itu harus berilmu agar bisa menjaga ideology dan lebih bisa mengambangkan sayap gerakan persyarikatan. Selain itu, dari sisi pergerakan, orang-orang yang diatas, kalangan elit yang pinter-pinter itu hanya sedikit, sedangkan di bagian tengah, banyak komunitas-komunitas tengahan yang secara ekonomi dan pendidikan berada di tengah-tengah harus menjadi pusat perhatian kader Muhammadiyah. Jelas Mursidi kepada seluruh peserta Baitul Arqam, para pengurus PCM se-Kab. Malang yang membidangi kader.

Pada kesempatan ini, Mursidi menegaskan lagi, Jangan seperti pohon pisang, berbuah hanya sekali. Jadilah seperti Apel yang selalu berbuah memberikan manfaat terus menerus kepada ummat. Kader Muhammadiyah itu selalu memupuk diri, baik secara keilmuan maupun skill lainnya. Kader Muhammadiyah itu senantiasa mengembangkan sayapnya. Berkiprah di tengah-tengah ummat. Memberikan sesuatu yang bermanfaat dan terbaik kepada bangsa. Ujar ketua PDM kab. Malang.

Acara bertajuk “Penguatan Kompetensi Kader Menuju Masyarakat Berkemajuan” yang dilaksanakan di Basement Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah itu diikuti sejumlah 70an peserta perwakilan PCM se-Kab Malang. Dalam acara pembukaan, dihadirkan Bapak Ahsan Ismail sebagai pemberi taushiyah. Beliau banyak memberikan semangat/motivasi kepada peserta sebagai lokomotif gerakan kaderisasi di Muhammadiyah. Dihadirkan pula Ketua PDM Batu, Bapak Nurbani Yusuf dan Bapak Ridwan Joharmawan (wakil ketua PDM kab. Malang) sebagai nara sumber dalam acara perkaderan yang berlangsung sampai pukul 17.00wib kemaren. (hilmi)

0 komentar:

Posting Komentar