Langsung ke konten utama

Bahtiar Effendy: Madura Sebagai Gudang Kaum Cerdik Cendekia


Dr. Bahtiar Effendy ketika memberikan testimony milad Muhammadiyah di Bangkalan.

Madura dikenal tidak saja dikenal dengan Karapan Sapi, Sate atau Pulau Garam. Tetapi Madura dikenal juga sebagai gudang kaum cerdik cendekia yang menjadi pondasi untuk membangun bangsa. Jika kam cerdik cendekia itu bersatu, Indonesia yang berkemajuan akan cepat tercapai sesuai cita-cita Muhammadiyah juga.

Demikian intisari pendapat Prof. Dr. Bahtiar Effendy (Ketua PP Muhammadiyah) dalam testimoninya dalam acara Milad ke 107 Muhammadiyah yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur di Bangkalan, Madura (27/11/16).

“Saya baru tahu jika Muhammadiyah di Madura sudah ada sejak tahun 1925. Ini jelas potensi yang tidak bisa dianggap remeh untuk membangun bangsa ini ke arah kemajuan. Sebaiknya pemerintah tahu bahwa jika kaum cerdik cendekia itu bersatu Indonesia akan lebih sejahtera, “kata dosen UIN Jakarta itu.

Beberapa cendekiawan yang dimaksud Bahtiar antara lain; Prof. Dr. Didik J. Rachbini (Pamekasan/Guru Besar IPB), Prof. Dr. Bustanul Arifin (Bangkalan/ekonom INDEF), Prof. Dr. Amir Santosa (Guru Besar Fisip UI).

Doktor lulusan Ohio State University Amerika itu kemudian juga menambahkan saatnya pemerintah memberikan ruang gerak yang lebih. Jika itu dilakukan Indonesia akan menjadi negara maju dan berkemajuan dan siap bersaing dengan negara-negara lain.

Bahtiar juga berpesan, Muhammadiyah sudah dan akan terus berperan besar di masa depan. Kemenangan akan ada di depan kita. (nrd)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muhammadiyah Malang Buka Pesantren Putri

Malangmu.or.id -- Lembaga pendidikan pesantren yang dinanti-nanti oleh warga Muhammadiyah Malang kini telah hadir. Berlokasi di Kepanjen, Pesantren Muhammadiyah Al-Amin Putri mulai beroperasional. Tahun ajaran baru ini 2018/2019 dibuka pendaftaran dengan kuota yang terbatas.

Kelas terbatas, hanya 20 santriwati yang bakal menjadi santri perdana di pesantren ini. Didesain Program khusus yang bekerjasama dengan SMP Muhammadiyah 03 dan SMA Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan dalam program ini, yakni:
1) Semua kegiatan pembelajaran terpadu dan terintegrasi di Pesantren.
2) Kurikulum nya mengikuti Sisdiknas dan KMI (Pondok modern).
3) Bahasa yang digunakan dalam kesehariannya adalah Inggris dan Arab.
4) Qiroatul Kutub (membaca kitab).
5) Tahfidz Qur'an.
6) Tahsin Al-quran.
7) Pengajar dan mentor alumnus pondok pesantren modern.


Adapun kegiatan ekstra kurikulernya adalah sebagai berikut:
1) Ketangkasan; memanah
2) Bela diri; tapak suci
3) Kepanduan; Hizbul Wat…

Bazar Meriahkan Pengajian Halalbihalal PDM di Kromengan

Malangmu.or.id -KROMENGAN- Mengawali syawalan 1440 H, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang menggelar pengajian dwi bulanan sekalgus Halal-bihalal di Cabang Kromengan (23/6). Salah satu Cabang Muhammadiyah yang terletak di penghujung perbatasan kabupaten Blitar ini, dipilih sebagai tempat pengajian, tepatnya di Masjid Al Ikhlas desa Kromengan kec. Kromengan. Kromengan adalah salah satu kecamatan di kabupaten Malang yang dikelilingi desa yang banyak non Muslim.

Seperti lumrahnya, pengajian daerah ini selalu dimeriahkan oleh Bazar Produk usaha Muhammadiyah yang dikoordinir oleh Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM. Beberapa aneka produk usaha seperti busana muslim, es puter cak rozi, makanan olahan, kecapmu, helm dan lain sebagainya ikut menghiasai stand stand bazar. Menurut Bahtiar, Ketua Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM Kab. Malang, event Bazar produk usaha Muhammadiyah selalu hadir dalam acara seperti pengajian daerah. Disamping untuk memberikan kesempatan kepada p…

Pengajian PDA Kabupaten Malang Wilker Barat Berlangsung di Masjid "Tajmahal" Malang

Malangmu.or.id -- Ahad, 04 Februari 2018, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) kabupaten Malang menggelar acara rutin tiga bulanan, yaitu "Pengajian Wilayah Kerja (wilker) Barat" yang bertempat di masjid terindah di kecamatan Dau yakni masjid Salman Alfarisi di Karangwidoro, yang terkenal dengan masjid "Tajmahal" Malang.

Pengajian Wilker Barat yang beranggotakan lima Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) yakni Dau, Karangploso, Pujon, Ngantang dan Kasembon memiliki agenda rutin. Penyampaian profil masing masing-masing PCA, sejarah berdirinya, perkembangan dan tantangan yang sedang dihadapi serta keunikan dan keunggulan.

Sebagai penyelenggara, PCA Dau mengemas acara tersebut dengan Wisata Religi. Menyuguhkan kemasan acara yang berbeda dari biasanya, sekaligus menjadikan moment special bagi berdirinya PRA baru Karangwidoro yang ditempati sebagai tuan rumah.

Dalam acara ini, dilangsungkan Pelantikan PRA oleh PDA Kab.Malang, Ibu Dra.Hj.Siti Asmah, M.Pd. "PRA adalah penggerak …