Rabu, 26 Oktober 2016

Siswa SMK Mutu selesai mengikuti BM Teaching Bank BNI Syariah

MALANG - Ada yang tidak biasa dalam pembelajaran terkait perbankan di SMK Muhammadiyah 7 (SMK MUTU) Gondanglegi Kabupaten Malang, Selasa (25/10) kemarin. Kelas perbankan ini tidak diajarkan guru seperti biasanya, melainkan oleh praktisi langsung perbankan syari'ah.
Sang pengajar kali diketahui bernama Yuddy Tresna Fadias. Belakangan, ia adalah kepala cabang BNI Syariah Malang. Yuddy menyempatkan diri terjun langsung memberikan wawasan soal perbankan syariah kepada para siswa dalam program kegiatan bertajuk Branch Manager Teaching: Mengenal BNI Syariah ini.

Acara yang berlangsung pada hari Selasa,  25 Oktober 2016, ini diikuti oleh seluruh siswa program keahlian perbankan sejumlah lebih dari 300 siswa dari kelas X, XI, XII Perbankan. BM Teaching  BNI Syariah ini bertempat di aula SMK setempat.

Kepala program keahlian Perbankan SMK Muhammadiyah 7, Virdina Astiningsih SE mengatakan, penguatan materi tentang perbankan sangat penting guna mendukung penguasaan kompetensi di bidang perbankan bagi siswa yang disiapkan untuk bekerja di bank. Acara BM TEACHING BNI SYARIAH ini sendiri merupakan perwujudan program teaching factory program keahlian perbankan menindaklanjuti kerja sama BNI syariah dengan SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi yang telah terjalin.

Sementara itu, Kepala cabang BNI Syariah Malang, Yudha Krisna,  Berharap setelah teaching class ini peserta didik dapat memperoleh gambaran tentang produk dan jasa bank yang didukung dengan etika dalam pelayanan akan menyempurnakan kompetensi pada saat lulus dan bekerja di bank kelak.

Selain diberi pengetahuan tentang produk simpanan dan pembiayaan yang bervariasi, siswa juga mendapat pencerahan tentang pentingnya etika dalam pelayanan yang menjadi satu kesatuan dalam menjual produk bank.  Selain itu, lanjutnya, bekerja di bank syariah memberi keberkahan karena penghasilan yang diperoleh bebas dari riba dan hal-hal yang dilarang agama.
Dalam sesi yang berlangsung sekitar 3 jam ini,  BNI menyediakan beberapa souvenir menarik bagi siswa yang mengajukan dan menjawab pertanyaan. Tidak sedikit siswa yang antusias bertanya terkait dengan kebutuhan pegawai bank dari lulusan SMK. Sehingga banyak pertanyaan yang mengarah pada syarat-syarat menjadi pegawai bank secara umum.

Sebelum mengakhiri sesi, pihak BNI Syariah berpesan agar tidak berhenti menambah ilmu tentang perbankan guna memenuhi kriteria menjadi pegawai bank yang profesional.  Harapannya, nantinya ada siswa lulusan perbankan SMK MUTU yang menjadi bagian dari BNI Syariah dan harus siap ditempatkan di kantor cabang BNI seluruh Indonesia. (amin)

0 komentar:

Posting Komentar