Minggu, 09 Oktober 2016



Prof. Dr. Syafiq A. Mughni, MA dalam Acara Pengajian Daerah di Pagak



“Muhammadiyah itu menggembirakan. Orang susah digembirakan. Orang capek di sehatkan. Orang bodoh dipinterkan. Itulah Muhammadiyah, yang memberikan kontribusi besar dan semakin besar terhadap pembangunan masyarakat ummat di bangsa ini.” Demikian tutur Prof. Dr. Syafiq A. Mughni, MA di awal tausiyahnya pada pengajian daerah di Pagak, Ahad 09 Oktober 2016.



Dalam kesempatan ini pula, Ketua PP Muhammadiyah ini mengingatkan kepada jamaah pengajian bahwa “Muhammadiyah ini harus menjadi muslim yang sebenar-benarnya atau dalam bahasa lain adalah Islam berkemajuan.” Islam berkemajuan menurutnya adalah bukan berarti agama baru atau Islam baru, tetapi pemahaman Islam yang mendorong kita untuk maju. Pengalaman dan pengamalan yang menggambarkan kemajuan dan keunggulan ajaran Allah SWT, al islamu ya’lu wala yu’la alaihi.

Demikian juga Muhammadiyah mengajarkan bahwa, Islam yang berkemajuan itu sesungguhnya adalah manifestasi atau perwujudan dari ahlul qur’an wa sunnah, karena Muhammadiyah itu mengikuti al-Quran dan Sunnah Rasulullah SAW. Dua-duanya tidak bisa dipisahkan, keduanya adalah kesatuan yang harus dipegang teguh. Jika dipisahkan, maka kita akan menjadi orang yang tersesat. Jadi kalau Muhammadiyah itu disebut ahlussunnah itu baru sebagian cocok, harus ditambah dengan ahlussunnah wa al-Qur’anatau ahlul qur’an wa sunnah. Demikian pemaparan Professor kelahiran Lamongan ini. (Hilmi)

0 komentar:

Posting Komentar