Jumat, 07 Oktober 2016

Peserta Pelatihan Manajemen Panti Asuhan Berbasis Pesantren pada sesi pengambilan gambar.

Salah satu materi penting pada Pelatihan Manajemen Panti Asuhan Berbasis Pesantren MPS PWM Jawa Timur yang bertempat di Prigen pada (1-2/10/2016) adalah pemaparan tentang Standar Nasional Pengasuhan Anak. Menurut ibu Budiyati, MPKS Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur dan juga selaku tim fasilitator SNPA Propinsi Jatim bahwa SNPA digunakan sebagai pedoman dalam mengikuti Akreditasi Panti Asuhan. "Panti sebagai layanan sosial punya standar yang harus di akreditasi. Panti-Panti yang sudah terakreditasi baik A, B dan C akan memperoleh kemudahan dalam hal pelatihan dan pendanaan, baik dari dinas sosial maupun luar negeri", ungkap Ibu Budiyati.    
Terkait perijinan dan akreditasi panti, Ibu Budiyanti menyarankan agar Panti Asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah mengurusnya secara berkelompok untuk lebih memudahkan prosesnya. "Karena dengan berkelompok bisa diadvokasi edukasi, negoisasi dan pencairannya lebih mudah jika menggunakan satu nama misalnya Forpama ato yang lain" tutur Budiyanti.
Sementara itu,  untuk lebih mengembangkan sarana dan prasarana serta peningkatan SDM, PAMA bisa kerjasama dengan AMCF (Asia Muslim Charity Foundation). Yayasan Muslim Asia yang bergerak untuk peningkatan kompetensi ustadz/ustadzah, pembangunan sarana ibadah, pemanfaatan lulusan Ma’had Aljamiah untuk mengatasi kekurangan ustadz/ustadzah.

Kerjasama lain yang memungkinkan dengan LIPIA untuk pelatihan pembelajaran bahasa Arab, Kemah/Camping Berbahasa Arab, Beasiswa S1 di Perguruan Tinggi di timur Tengah, Bantuan Buku Bahasa Arab. Program Dompet Dhuafa juga bisa menawarkan Beasiswa Etos, Smart Boarding school 5 tahun SMP dan SMA yang mayoritas lulusannya diterima di PT Negeri. Dengan YDSF bisa bergerak pada pemberdayaan panti asuhan Islam model, penguatan program yatim melaui pembinaan dan program pendampingan akhlak, ibadah dan pendidikan, Jambore PA, Beasiswa yatim anak Panti dan bantuan insentif bagi guru/pengasuh Panti. Kemudian bisa juga  kerjasama dengan Baznas  seperti yang disampaikan oleh ustadz Nadjib Hamid, Sekretaris PWM Jatim, yaitu Program Santunan tunai fakir/jompo, renovasi rumah dhuafa, tanggap bencana daerah, program pemberdayaan beasiswa SMU/SMK, Jaringan klinik gratis, Modal bergulir UMKM. (Nurma/Rid)

0 komentar:

Posting Komentar