Jumat, 07 Oktober 2016

Para Pemateri Pelatihan Manajemen Panti Asuhan berbasis Pesantren PWM Jatim

Pada hari Sabtu - Ahad (1-2/10/2016) tim Majelis Pelayanan Masyarakat PDM Kab Malang mengikuti acara Pelatihan Manajemen Panti Asuhan Muhammadiyah - ‘Aisyiyah (PAMA) se-Jawa Timur dilaksanakan di Agro Mulia Prigen. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Majelis Pelayanan Sosial Pimpinan WIlayah Muhammadiyah Jawa Timur yang diikuti kurang lebih 68 peserta laki-laki dan 26 peserta perempuan.

Menurut Drs. Basrowi, M.Si, Wakil Ketua MPS PWM, pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan mendalami keberadaan panti berbasis pesantren. "Panti adalah tempat anak anak asuh atau santri untuk pengajaran keislaman yang dikelola sesuai yang dipahami Muhammadiyah" jelas Basrowi.

Unsur PAMA berbasis Pesantren harus memiliki pengurus panti yang bertanggung jawab secara kelembagaan dalam melaksanakan program-program kepesantrenan. Untuk mensukseskannya harus didukung dan didampingi oleh pimpinan baik PWM, PDM, PCM.  Hal ini bagian dari rangkuman materi Standard Perencanaan Program yang dipresentasikan  Ustadz Abdul  Basith, LC. , Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren PWM Jatim. Lebih lanjut, Ust. A Basit menekankan bahwa panti berbasis pesantren akan menyiapkan lulusan yang berkompeten menjadi (1) kader ulama, (2) umara (pemimpin) dan (3) pendidik yang mampu berjuang dan berkontribusi positif bagi pembangunan dan kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara. 

Tujuan profil lulusan PONTRENMU (Pondok Pesantren Muhammadiyah) adalah kader yang  bertaqwa kepada Allah SWT yang beraqidah lurus, beribadah secara benar, dan bermuamalah hasanah, berakhlak mulia. Santri atau anak asuhnya diharapkan mampu membaca al-Qur’an dengan fasih, lancar, dan memahami maknanya dengan benar serta mampu menghafal minimal 5 juz al-Qur’an. Disamping itu mampu menghafal minimal 250 hadits pilihan, menjadi pendidik, muballigh/muballighat, dan imam sholat. Kompetensi kepemimpinan, pengkaderan, mahir berbahasa Arab, Inggris, mandiri serta berjiwa wirausahamerupakan bagian dari tujuan pesantren ini. Ada 4 (Empat) pilar penting yang diharap bisa terlaksana di panti adalah pendidikan, kepesantrenan, kewirausahaan dan kepantian.

"Tentu hal ini adalah pekerjaan besar bagi MPS se Jawa TImur untuk mewujudkan Panti Muhammadiyah-’Aisyiyah berbasis Pesantren. Diantaranya adalah menyiapkan sarana prasarana pendukungnya seperti pengadaan silabus kepesantrenan, buku panduan standar pesantren, buku-buku  rujukan dan ketersediaan Pengasuh yang bertanggung jawab dalam mengelola dan malaksanakan program-program tersebut"tutur Ai Mulyani az Zahra, ketua MPS PDM kab. Malang setelah berkoordinasi dengan Nurma Ningsih Sekretaris PAM Lawang yang ikut serta menjadi peserta pada pelatihan tersebut (nurma/rid)

0 komentar:

Posting Komentar