Langsung ke konten utama

Pelatihan Panti Berbasis Pesantren, Targetkan Santri Hafal 5 juz dan 250 Hadist

Para Pemateri Pelatihan Manajemen Panti Asuhan berbasis Pesantren PWM Jatim

Pada hari Sabtu - Ahad (1-2/10/2016) tim Majelis Pelayanan Masyarakat PDM Kab Malang mengikuti acara Pelatihan Manajemen Panti Asuhan Muhammadiyah - ‘Aisyiyah (PAMA) se-Jawa Timur dilaksanakan di Agro Mulia Prigen. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Majelis Pelayanan Sosial Pimpinan WIlayah Muhammadiyah Jawa Timur yang diikuti kurang lebih 68 peserta laki-laki dan 26 peserta perempuan.

Menurut Drs. Basrowi, M.Si, Wakil Ketua MPS PWM, pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan mendalami keberadaan panti berbasis pesantren. "Panti adalah tempat anak anak asuh atau santri untuk pengajaran keislaman yang dikelola sesuai yang dipahami Muhammadiyah" jelas Basrowi.

Unsur PAMA berbasis Pesantren harus memiliki pengurus panti yang bertanggung jawab secara kelembagaan dalam melaksanakan program-program kepesantrenan. Untuk mensukseskannya harus didukung dan didampingi oleh pimpinan baik PWM, PDM, PCM.  Hal ini bagian dari rangkuman materi Standard Perencanaan Program yang dipresentasikan  Ustadz Abdul  Basith, LC. , Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren PWM Jatim. Lebih lanjut, Ust. A Basit menekankan bahwa panti berbasis pesantren akan menyiapkan lulusan yang berkompeten menjadi (1) kader ulama, (2) umara (pemimpin) dan (3) pendidik yang mampu berjuang dan berkontribusi positif bagi pembangunan dan kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara. 

Tujuan profil lulusan PONTRENMU (Pondok Pesantren Muhammadiyah) adalah kader yang  bertaqwa kepada Allah SWT yang beraqidah lurus, beribadah secara benar, dan bermuamalah hasanah, berakhlak mulia. Santri atau anak asuhnya diharapkan mampu membaca al-Qur’an dengan fasih, lancar, dan memahami maknanya dengan benar serta mampu menghafal minimal 5 juz al-Qur’an. Disamping itu mampu menghafal minimal 250 hadits pilihan, menjadi pendidik, muballigh/muballighat, dan imam sholat. Kompetensi kepemimpinan, pengkaderan, mahir berbahasa Arab, Inggris, mandiri serta berjiwa wirausaha merupakan bagian dari tujuan pesantren ini. Ada 4 (Empat) pilar penting yang diharap bisa terlaksana di panti adalah pendidikan, kepesantrenan, kewirausahaan dan kepantian.

"Tentu hal ini adalah pekerjaan besar bagi MPS se Jawa TImur untuk mewujudkan Panti Muhammadiyah-’Aisyiyah berbasis Pesantren. Diantaranya adalah menyiapkan sarana prasarana pendukungnya seperti pengadaan silabus kepesantrenan, buku panduan standar pesantren, buku-buku  rujukan dan ketersediaan Pengasuh yang bertanggung jawab dalam mengelola dan malaksanakan program-program tersebut"tutur Ai Mulyani az Zahra, ketua MPS PDM kab. Malang setelah berkoordinasi dengan Nurma Ningsih Sekretaris PAM Lawang yang ikut serta menjadi peserta pada pelatihan tersebut (nurma/rid)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Muhammadiyah Malang Buka Pesantren Putri

Malangmu.or.id -- Lembaga pendidikan pesantren yang dinanti-nanti oleh warga Muhammadiyah Malang kini telah hadir. Berlokasi di Kepanjen, Pesantren Muhammadiyah Al-Amin Putri mulai beroperasional. Tahun ajaran baru ini 2018/2019 dibuka pendaftaran dengan kuota yang terbatas.

Kelas terbatas, hanya 20 santriwati yang bakal menjadi santri perdana di pesantren ini. Didesain Program khusus yang bekerjasama dengan SMP Muhammadiyah 03 dan SMA Muhammadiyah 1 Kepanjen.

Ada banyak keunggulan yang ditawarkan dalam program ini, yakni:
1) Semua kegiatan pembelajaran terpadu dan terintegrasi di Pesantren.
2) Kurikulum nya mengikuti Sisdiknas dan KMI (Pondok modern).
3) Bahasa yang digunakan dalam kesehariannya adalah Inggris dan Arab.
4) Qiroatul Kutub (membaca kitab).
5) Tahfidz Qur'an.
6) Tahsin Al-quran.
7) Pengajar dan mentor alumnus pondok pesantren modern.


Adapun kegiatan ekstra kurikulernya adalah sebagai berikut:
1) Ketangkasan; memanah
2) Bela diri; tapak suci
3) Kepanduan; Hizbul Wat…

Reuni Veteran Pemuda Muhammadiyah, Bangkitkan Semangat Ber-Muhammadiyah

Bazar Meriahkan Pengajian Halalbihalal PDM di Kromengan

Malangmu.or.id -KROMENGAN- Mengawali syawalan 1440 H, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang menggelar pengajian dwi bulanan sekalgus Halal-bihalal di Cabang Kromengan (23/6). Salah satu Cabang Muhammadiyah yang terletak di penghujung perbatasan kabupaten Blitar ini, dipilih sebagai tempat pengajian, tepatnya di Masjid Al Ikhlas desa Kromengan kec. Kromengan. Kromengan adalah salah satu kecamatan di kabupaten Malang yang dikelilingi desa yang banyak non Muslim.

Seperti lumrahnya, pengajian daerah ini selalu dimeriahkan oleh Bazar Produk usaha Muhammadiyah yang dikoordinir oleh Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM. Beberapa aneka produk usaha seperti busana muslim, es puter cak rozi, makanan olahan, kecapmu, helm dan lain sebagainya ikut menghiasai stand stand bazar. Menurut Bahtiar, Ketua Majelis Pemberdayaan dan Ekonomi PDM Kab. Malang, event Bazar produk usaha Muhammadiyah selalu hadir dalam acara seperti pengajian daerah. Disamping untuk memberikan kesempatan kepada p…